Jakarta, Mobilitas – PT Honda Prospect Motor (PT HPM) secara resmi menghadirkan mobil sport coupe hybrid Honda Prelude di Indonesia. Mobil ini ditawarkan dengan kisaran harga di bawah Rp 1 miliar.
Keterangan resmi PT HPM yang diterima Mobilitas di Jakarta, Jumat (23 /1/2026) menyebut, periode pre-booking Honda Prelude dimulai pada 23 Januari 2026 melalui dealer Honda tertentu yang dapat dilihat pada website resmi Honda www.honda-indonesia.com. Sementara proses pengiriman pesan ke konsumen dimulai pada bulan Mei 2026 dan dilakukan secara bertahap.
Prelude ditawarkan dalam jumlah terbatas, tersedia dalam satu varian dengan empat pilihan warna Moonlit White Pearl, Rallye Red, Crystal Black Pearl, dan Racing Blue Pearl. Mobil ini dibangun di atas platform turunan Civic Type R.
Sales & Marketing and After Sales Director PT HPM, Yusak Billy, menyebut Prelude hadir sebagai wajah awal mobil elektrifikasi Honda di Indonesia. Oleh karena itu, model ini memiliki makna strategis bagi Honda.

“Melalui model ini, kami ingin menghadirkan mobil sport hybrid yang tetap mempertahankan karakter Honda yang menyenangkan untuk dikendarai. Mulai hari ini, konsumen Indonesia mendapatkan keistimewaan untuk dapat memesan Honda Prelude secara resmi melalui dealer Honda,” kata Billy.
Menurut Billy, dalam sejarah Honda, Prelude selalu menempati posisi yang unik. Dia bukan sebagai mobil performa ekstrem. Melainkan, sebagai personal coupe berbasis teknologi yang kerap menjadi pionir inovasi serta pendekatan pengendalian yang berorientasi pada pengemudi.
Prelude generasi terbaru ini mengusung sistem hybrid Honda e:HEV yang memadukan mesin bensin 2.0 liter dengan dua motor listrik yang diklaim mampu menghadirkan keseimbangan antara performa dan efisiensi bahan bakar. Salah satu teknologi yang disematkan padanya adalah Honda S+ Shift.
Dengan teknologi itu, Prelude hybrid ini memberikan sensasi perpindahan gigi virtual pada transmisi eCVT untuk memperkuat karakter sporty saat dikendarai. (Swe/Aa)
Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id











