Bisnis

Penjualan dan Pangsa Pasar Mobil Toyota di RI Selama 2025 Ternyata Jeblok Segini

×

Penjualan dan Pangsa Pasar Mobil Toyota di RI Selama 2025 Ternyata Jeblok Segini

Share this article
Ilustrasi, Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid - dok.Istimewa

Jakarta, Mobilitas – PT Toyota Astra Motor (TAM) sepanjang tahun 2025 kemarin tercatat membukukan penjualan grosir mobil dari pabrik ke dealer (wholesales) sebanyak 250.431 unit. Jumlah tersebut setara dengan 31,2 persen dari total wholesales mobil nasional (dari seluruh merek mobil yang ada di Indonesia) yang sebanyak 803.687 unit.

Data Gabungan Industri Kendaran Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip Mobilitas di Jakarta, Senin (26/1/2026) menunjukkan dari total wholesales mobil Toyota sebanyak itu, 59 Persen model MPV. Kemudian23 persen model SUV, 12 persen kendaraan komersial, 6 persen hatchback, dan 0,2 persen sedan.

Namun, dibanding tahun 2024 lalu, ternyata total wholesales mobil Toyota di tahun 2025 itu jeblok. Pasalnya, sepanjang tahun 2024, total wholesales merek asal Jepang yang diageni Grup Astra itu masih sebanyak 288.982 unit, dengan kata lain di tahun 2025 itu berkurang 38.551 unit.

Fakta juga berbicara, di tahun 2025 itu ternyata pangsa pasar yang diraup Toyota Indonesia juga melorot. Sebab, di tahun 2024, pangsa pasar yang berhasil di comot Toyota melalui PT TAM masih sebesar 33,4 persen.

LCGC Toyota Agya dalam balutan Gazoo Racing – dok.Mobilitas

Sementara, total penjualan eceran mobil Toyota dari dealer ke konsumen alias penjualan ritel yang dibukukan Toyota di tahun 2025 sebanyak 258.923 unit. Dengan penjualan sebanyak itu, Toyota mendulang pangsa pasar sebesar 31,1 persen.

Seperti halnya wholesales, ternyata penjualan ritel di 2025 tersebut juga anjlok karena di tahun 2024, total penjualan ritel mobil Toyota masih sebanyak 293.788 unit. Artinya, di tahun 2025 itu penjualan eceran Toyota berkurang 34. 865 unit.

Sedangkan pangsa pasar yang berhasil didulang di tahun 2025 juga merosot. Pasalnya, di tahun 2024, pangsa pasar yang dicomot Toyota masih sebesar 33 persen. (Anp/Aa)

 

Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id