Jakarta, Mobilitas – Anjloknya penjualan mobil Hyundai – baik secara grosir dari pabrik ke dealer (wholesales) maupun secara eceran dari dealer ke konsumen (penjualan ritel) – selama bulan Januari 2026 itu menjadi kelanjutan dari terpuruknya penjualan mobil merek asal Korea Selatan itu selama 2025.
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip Mobilitas di Jakarta, Sabtu (14/2/2026) menunjukkan di sepanjang tahun 2025, mobil Hyundai yang dijajakan PT Hyundai Motors Indonesia (PT HMID) mencetak wholesales sebanyak 19.007 unit. Jumlah ini merosot 15 persen dibanding tahun 2024 yang sebanyak 22.097 unit.
Sementara, total penjualan ritel mobil Hyundai di tahun 2025 tersebut tercatat sebanyak 19.664 unit. Jumlah penjualan eceran ke konsumen itu melorot 11 persen dibanding tahun 2024 yang sebanyak 20.543 unit.

Sedangkan di bulan Januari 2026, total angka wholesales yang berhasil didulang Hyundai melalui PT HMID sebanyak 1.425 unit. Jumlah ini anjlok hingga 38,3 persen dibanding total wholesales selama Januari 2025 yang sebanyak 2.308 unit.
Adapun, penjualan ecerannya ke konsumen atau penjualan ritel di bulan perdana 2026 yang dicetak Hyundai Indonesia sebanyak 1.403 unit. Total penjualan ritel tersebut 29,9 persen dibanding total penjualan ritel di bulan yang sama di tahun 2025, yang masih mencapai 2.001 unit. (Anp/Aa)
Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id












