Model Baru

Ini Dia Nio Firefly, Hatchback Listrik Rp 400 Jutaan yang Mulai Serbu Asia Tenggara

×

Ini Dia Nio Firefly, Hatchback Listrik Rp 400 Jutaan yang Mulai Serbu Asia Tenggara

Share this article
Nio Firefly - dok.The Driven

Bangkok, Mobilitas – Nio Inc, produsen mobil listrik premium asal Shanghai, Cina, kini makin agresif memperluas pasar di Asia, termasuk Asia Tenggara. Pabrikan yang didirikan pada tahun 2014 itu pada 26 Maret 2026 di Thailand dalam gelaran Bangkok International Motor Show (BIMS) 2026 meluncurkan hatchback kompak listrik Nio Firefly versi setir kanan.

Laporan The Bangkok Herald yang dikutip Mobilitas di Jakarta, Senin (30/3/2026) menyebut mobil listrik ini dibekali motor listrik yang menyemburkan tenaga 105 kW atau setara 141 hp dan torsi maksimum 200 Nm. Baterainya LFP 42 kWh yang menyokong mobil mampu berjalan hingga 330 km (WLTP) atau 420 km (CLTC) sekali cas daya.

Mobil berdimensi panjang 4.003 mm, lebar 1.781 mm, tinggi 1.557 mm dan jarak sumbu roda 2.615 mm ini ji mengggunakan pengisian daya cepat hanya butuh waktu 29 menit untuk menambah daya dari 10-80 persen.

Nio memberinya sejumlah fitur, salah satunya fitur keselamatan sistem ADAS level dua. Di sistem ini terdapat Automatic Parking Assist, Adaptive Cruise Control with Distance Keeping sampai Highway Lane Change Assist.

Nio Firefly meluncur di Bangkok International Motor Show (BIMS) 2026 – dok.CnEVPost

Mobil yang di Negeri Gajah Putih itu dibanderol 799.000 Baht atau sekitar Rp 410 jutaan.ini diduga kuat bakal masuk pasar Indonesia. Hal ini terdeteksi dari pendaftaran hak patennya di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum RI.

Hak itu didaftarkan oleh Nio Technology (Anhui) Co., Ltd dan tercantum dalam Berita Resmi Desain Industri No. 5/DI/2025 dengan nomor permohonan A00202404667. Meski hingga kini belum ada kabar resmi kapan mobil itu diluncurkan di Tanah Air.

Sekadar informasi Nio dikenal sebagai pabrikan dengan inovasi teknologi pertukaran baterai (battery swap), produsen teknologi mobil otonom berkinerja tinggi, hingga pelopor layanan pengguna kelas premium. Penjualan mobilnya cukup moncer di Cina.

Data Asosiasi Pabrikan Mobil Cina (CAAM) yang dikutip Mobilitas di Jakarta, Senin (30/3/2026) menunjukkan di tahun 2025 kemarin Nio menjual mobil ke konsumen sebanyak 326.028 unit. Jumlah itu melonjak 46,9 persen dibanding total penjualannya di tahun 2024. (Din/Aa)

Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id