Bisnis

Ekonomi Tersengal, Ferrari dan Lamborghini di Italia Januari – Maret 2026 Tetap Laris

×

Ekonomi Tersengal, Ferrari dan Lamborghini di Italia Januari – Maret 2026 Tetap Laris

Share this article
Ilustrasi, Ferrari LaFerrari - dok.Istimewa via RM Sotheby

Roma, Mobilitas – Positifnya kinerja penjualan dua merek supercar yang merupakan pabrikan lokal asli Italia tersebut turut memberi kontribusi menjadikan total penjualan mobil (gabungan seluruh model dari semua merek yang ada) di Negeri Pizza selama Januari – Maret atau kuartal pertama 2026 meningkat.

Data Asosiasi Industri Otomotif Italia (ANFIA) dan Asosiasi Produsen Mobil Italia (UNREA) yang dikutip Mobilitas di Jakarta, Sabtu (4/4/2026) menunjukkan di tiga bulan pertama 2026 tersebut 484.802 mobil terjual di Negeri Pizza itu. Jumlah itu meningkat 9,2 persen dibanding total penjualan selama kuartal pertama 2025.

Selama bulan Maret saja, Italia membukukan penjualan mobil sebanyak 185.367 unit. Jumlah tersebut meningkat 7,6 persen dibanding total penjualan mobil yang tercetak pada bulan Maret 2025 di negeri tersebut.

Sementara, di kuartal pertama 2026 tersebut, Ferrari berhasil menjual 270 unit mobilnya, meningkat 17,9 persen dibanding periode sama di tahun 2025. Selama Maret saja, merek berlambang kuda jingkrak ini menjual 106 mobil, melonjak 21,8 persen dibanding penjualan yang dibukukannya pada bulan yang sama di 2025.

Lamborghini Revuetto – dok.Istimewa

Sedangkan Lamborghini berhasil mencetak jumlah penjualan sebanyak 220 unit selama tiga bulan pertama 2026. Jumlah penjualn tersebut melonjak hingga 41,9 persen dibanding total penjualan yang dibukukannya pada periode sama di tahun 2025.

Di bulan Maret saja, pabrikan yang bermarkas di Sant Agatha, Italia, ini meraup angka penjualan sebanyak 94 unit. Total penjualn sebanyak itu melonjak hingga 77,4 persen dibanding Maret 2025.

Sekadar informasi, Dana Moneter Internasional (IMF) menyebut di periode Januari – Februari 2026 menyebut ekonomi Italia awal 2026 menghadapi tekanan inflasi yang meningkat, mencapai 1,5 persen pada Februari (dibanding bulan yang di 2025). Tingkat inflasi meningkat dibanding Januari yang masih 1,0 persen.

Tetapi Badan Pengawas Anggaran Italia menyatakan di periode Januari – Februari 2026, ekonomi negeri itu naik tipis 0,7 persen, kepercayaan konsumen Italia jatuh ke level 92,60 pada Maret 2026, meski di bulan Februari masih 97,4. Kendati begitu, sektor otomotif menunjukkan tren positif dengan lonjakan penjualan. (Din/Aa)

Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id