Jakarta, Mobilitas – Padahal di kurun waktu yang sama, pasar mobil di Indonesia menggeliat. Itu terlihat dari kenaikan penjualan -baik penjualan secara grosir dari pabrik ke dealer (wholesales) maupun secara eceran dari dealer ke konsumen (penjualan ritel) – yang cukup lumayan.
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dinukil Mobilitas di Jakarta, Kamis (14/5/2026) menunjukkan, di periode Januari – April.2026 itu, wholesales mobil di Tanah Air mencapai 289.787 unit. Jumlah tersebut menanjak 12,5 persen dibanding wholesales di periode yang sama tahun sebelumnya yang sebanyak 257.647 unit.
Sementara, total penjualan ritel pada kurun waktu yang sama, sebanyak 287.581 unit. Total penjualan eceran ke konsumen tersebut meningkat 6,9 persen dibanding periode sama tahun lalu yang masih sebanyak 268.940 unit.
Namun, di tengah berseminya pasar mobil Indonesia ini, ternyata penjualan mobil Chery yang dijajakan oleh PT Chery Sales Indonesia (PT CSI) justru meredup. Fakta data berbicara, di Januari – April 2026 itu, total wholesales yang diraup merek ini hanya 4.348 unit, anjlok 27,8 persen.

Di bulan April saja, Chery melalui PT CSI mencetak total wholesales sebanyak 1.137 unit. Jumlah tersebut anjlok 29,8 persen dibanding total penjualan grosir yang dibukukannya pada bulan yang sama di 2025.
Sedangkan catatan total penjualan ritel yang berhasil ditorehkan Chery Indonesia di empat bulan pertama 2026 tersebut 4.490 unit. Jumlah ini anjlok 19,7 persen dibanding periode sama di tahun 2025.
Adapun di bulan April saja, merek mobil asal Republik Rakyat Cina itu mengoleksi total angka penjualan ritel sebanyak 1.057 unit. Jumlah itu anjlok hingga 31,8 persen dibanding total penjualan ritel yang dicetaknya pada bulan April 2025. (Jrr/Aa)
Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id












