Hangzhou, Mobilitas – Geely Galaxy bulan Maret 2026 resmi memperkenalkan model SUV Cruiser 700. SUV off-road plug-in hybrid itu diperkenalkan di Cina 26 Mei 2026 lalu, tanpa kamuflase ini menjadi pesaing SUV off-road tradisional seperti Land Rover Defender.
Laporan The People Economic Daily yang disitat Mobilitas di Jakarta, Senin (8/6/2026) menyebut SUV ini menjadi modeL Geely yang menggunakan platform mobil elektrifikasi off-road yang dikembangkan sendiri oleh Geely. SUV itu dibekali mesin konvensional dan motor listrik dan merupakan versi produksi dari mobil konsep Galaxy Cruiser (Zhanjian) yang memulai debutnya di Shanghai Auto Show 2025.
“Platform tersebut memang dirancang khusus dari awal untuk kendaraan elektrifikasi. Bukan platform kendaraan bermesin bensin atau diesel yang dikonversi menjadi platform mobil elektrifikasi. Ini terlihat dari paten yang didaftarkan Geely ke kantor urusan hak kekayaan intelektual (di Cina) bernomor CN118769884A,” tulis media itu.
Di paten itu disebutkan bahwa SUV ini merupakan model pertama Geely yang bersasis body on frame. Dia mengggunakan sistem penggerak empat roda (4WD). Geely Galaxy Cruiser 700 berpintu bagasi yang membuka secara horizontal, dan mengintegrasikan ban serep di bagian belakang, sesuai dengan gaya kendaraan off-road sejati.
Lampu belakang disusun vertikal dengan tiga blok persegi panjang. Di sampingnya terdapat bumper belakang yang besar. Dia bersuspensi hidraulik aktif, yakni suspensi double wishbone di bagian depan dan belakang.

Dalam keterangan hak paten itu dinyatakan mobil yang menggunakan mesin bensin yang dikawinkan dengan tiga motor listrik (dengan total semburan tenaga sekitar 1.000 hp) ini memiliki cara kerja gardan belakang. Dengan motor listrik independen di setiap roda, memungkinkan kecepatan roda dapat diatur secara elektronik tanpa memerlukan diferensial mekanis tradisional.
Masing-masing motor menggerakkan rodanya melalui reduksi gigi yang terpisah. Memang, jika salah satu roda berada di lintasan licin dan kehilangan traksi, torsi dari motor roda tersebut tidak dapat secara otomatis dialihkan ke roda lain yang masih memiliki traksi.
Namun itu bisa diatasi dengan sebuah mekanisme pengunci yang menghubungkan kedua poros penggerak belakang melalui kopling berbasis fluida. Sistem ini mirip dengan viscous limited-slip differential (LSD), meski konstruksinya berbeda dengan sistem penggerak off-road konvensional.
Semua sistem itu dikendalikan oleh perangkat lunak. Unit versi produksi mobil itu telah menjalani pengujian, termasuk telah pengujian dalam cuaca dingin di Eropa Utara. Hanya, Geely belum mengungkap secara detil spesifik dari mobil itu, meski dikatakan mobil siap bersaing di pasar mobil off-road. (Din/Aa)
Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id







