Begini Penjualan Merek Cina Vs Korea di RI Selama Januari – Agustus

0
2030
Ilustrasi, Wuling Almaz RS - dok.Istimewa

Jakarta, Mobilitas – Penjualan mobil (yakni kendaraan penumpang maupun barang alias kendaraan komersial) di Indonesia sepanjang Januari hingga Agustus tahun ini baik dari pabrik ke diler (wholesales) maupun dari diler ke konsumen (ritel) tercatat menanjak dibanding periode sama tahun 2020. Bahkan, penjualan ritel kenaikannya jauh lebih tinggi ketimbang wholesales.

Data yang dihimpun Mobilitas dari laporan penjualan ke Gaikindo menunjukkan, penjualan ke diler (wholesales) di Januari – Agustus itu mencapai 543.424 unit atau melonjak 68% dibanding periode sama tahun lalu. Sedangkan penjualan ritel di saat yang sama, sebanyak 527.694 unit atau naik 45% dibanding penjualan selama kurun waktu yang sama tahun lalu.

Namun, dari 26 merek mobil yang berlaga di pasar otomotif Indonesia, ternyata tak semuanya membukukan kenaikan penjualan ritel. Tercatat, ada lima merek – yakni Tata Motors, Volkswagen, Audi, FAW, dan Peugeot – yang justeru membukukan ambrolnya penjualan.

DFSK Glory i_auto – dok.DFSK

Namun, fakta yang menarik dari data penjualan ritel sepanjang delapan bulan pertama di tahun ini adalah kinerja yang dicatatkan merek asal Republik Rakyat Cina (Cina) dan Korea Selatan. Merek asal Cina – kecuali FAW – mencatatkan kenaikan penjualan ritel.

Begitu pula dengan merek asal Korea Selatan, yakni Kia dan Hyundai – juga meningkat. Bahkan, total penjualan ritel selama Januari hingga Agustus merek-merek ini “meroket” dibanding selama kurun waktu yang sama tahun 2020 lalu.

Fakta data berbicara, selama periode delapan bulan pertama tahun ini Wuling menjadi merek dengan penjualan ritel terbanyak di antara merek asal Cina maupun Korea di Indonesia. Totalnya. 13.065 unit, alias meroket 127,1% dibanding penjualan ritel selama periode sama tahun lalu.

Kia Sonet – dok.Istimewa

Kemudian Dongfeng Sokon (DFSK), di saat yang sama, mencatatkan penjualan ritel sebanyak 1.975 unit. Jumlah ini menanjak 24,4% dibanding delapan bulan pertama 2020.

Morris Garage (MG) – merek yang dulunya dari Inggris, tetapi kini dimiliki pabrikan Cina SAIC Motor – pada Januari hingga Agustus tahun ini melego mobil ke konsumen sebanyak 690 unit. Merek ini masih terbilang baru di pasar Indonesia.

FAW, merek kendaraan komersial yang juga berasal dari Negeri Tirai Bambu – di periode Januari hingga Agustus hanya berhasil melego 116 unit ke konsumen. Jumlah ini ambrol 26,6% dibanding jumlah yang berhasil dia kantongi sepanjang kurun waktu yang sama di tahun 2020.

Hyundai New Santa Fe – dok.Istimewa

Data juga berbicara, di periode ini penjualan ritel merek asal Korea – yakni Kia – meroket 441,6% dibanding delapan bulan pertama 2020. Totalnya mencapai 2.031 unit.

Kolega Kia dari satu negara, yakni Hyundai, pada saat yang sama berhasil melego produk ke konsumen sebanyak 1.754 unit. Jumlah ini meroket 301,4% dibanding jumlah yang berhasil dikoleksi selama delapan bulan pertama 2020. (Jrr/Aa)