Berproduksi di Thailand, Great Wall Motor dan Neta Auto Serbu Indonesia

0
1602
Penjualan Neta V di Cina sepanjang Januari - Juli 2023 ambrol hingga 55 persen lebih - dok.Istimewa

Jakarta, Mobilitas – Keduanya akan memperkenalkan mobil listrik maupun konvensional produksinya di GIIAS 2023.

Kabar masuknya dua lagi pabrikan mobil Cina itu terungkap dari pernyataan Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Yohannes Nangoi, saat konferensi pers tentang jadwal hajatan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2023, di Jakarta, Rabu (24/5/2023). Nangoi menyebut sejumlah merek yang telah menyatakan akan berpartisipasi di gelaran yang berlangsung 10 – 20 Agustus nanti itu.

Dari 26 merek yang dipastikan turut serta di pameran otomotif tahun tersebut, empat di antaranya merupakan merek anyar di Indonesia yang berasal dari Cina. Mereka adalah HAVAL, Ora, Tank, serta Neta.

Tiga merek yang pertama yakni HAVAL, Ora, dan Tank adalah merek yang berada di payung pabrikan Great Wall Motor (GWM), produsen mobil yang berkantor pusat di Baoding, Hebei, Cina. Sedangkan Neta Auto merupakan merek milik Hozon Auto, sebuah pabrikan mobil yang bermarkas di Shanghai, Cina.

Seperti diketahui, GWM mulai masuk ke Thailand pada 2020 dan membeli pabrik bekas milik General Motors (GM) di Rayong, Thailand. Bahkan, produsen mobil yang berdiri sejak 1984 itu membangun pabrik tersebut pada 2021 lalu dan pada 2024 nanti rencananya akan memproduksi mobil listrik di pabrik tersebut untuk disebar ke negara-negara Asia Tenggara lainnya.

Selain mobil listrik Ora Good Cat, GWM juga menjajakan mobil merek HAVAL dan Tank di Negeri Gajah Putih tersebut. Data Asosiasi Diler Mobil Thailand dan Federasi Industri Thailand yang dikutip Mobilitas di Jakarta, Kamis (25/5/2023) menunjukkan, sepanjang 2022 kemarin GWM berhasil 11.616 mobilnya di negara itu. Jumlah ini tiga kali lipat dibanding tahun sebelumnya.

Mobil listrik Ora Good Cat yang juga dijajakan di Thailand – dok.Autovista Group

Sementara, Neta Auto yang masuk ke pasar Thailand sejak akhir 2022 menyatakan akan memproduksi mobil listrik di negara ini. Produk tersebut juga akan dijajakan ke negara-negara Asia Tenggara, bahkan Australia dan Selandia Baru.

Seperti dilaporkan laman Shanghai Metal Markets, 6 Mei kemarin, juru bicara pemerintah Thailand, Tipanan Sirichana mengatakan Hozon New Energy (induk Neta Auto) meneken perjanjian dengan perusahaan perakitan mobil lokal Bangchan untuk memulai produksi pada 2024. “Mobil listrik yang akan dirakit adalah Neta V,” kata dia.

Sedangkan di GIIAS 2023 nanti, Neta Auto akan memperkenalkan mobil listrik Neta V. Mobil listrik ini sebelumnya telah dijual di Thailand (Agutus 2022) dan diluncurkan di Malaysia pada 4 Mei 2023.

Neta V memang fenomenal, karena penjualan langsung melaju meski terbilang pendatang baru. Data Asosiasi Mobil Penumpang Cina (CPCA) dan Asosiasi Produsen Mobil Cina (CAAM) yang dikutip Mobilitas, di Jakarta, Jumat (12/5/2023) menunjukkan, sepanjang Januari – April tahun ini, Neta V laku sebanyak 2.502 unit. (Din/Aa)