Bisnis

BYD Rajai Penjualan Ritel Mobil Listrik di Cina pada Januari – Oktober 2025

×

BYD Rajai Penjualan Ritel Mobil Listrik di Cina pada Januari – Oktober 2025

Share this article
Logo BYD - dok.Istimewa via Driving ELectric

Beijing, Mobilitas –Meski di bulan Oktober saja, penjualan mobil (berbagai model dan jenis mobil maupun sumber daya baik konvensional maupun listrik) dari pabrik ke dealer alias penjualan eceran atau ritel di Cina menurun.

Data Asosiasi Pabrikan Mobil Cina (CAAM) yang dikutip Mobilitas di Jakarta, Sabtu (29/11/2025) menunjukkan di periode Januari – Oktober 2025 mencapai 18.558.340 unit. Total penjualan ritel tersebut meningkat 6,8 persen dibanding periode yang sama di tahun 2024.

Sementara itu, data Asosiasi Mobil Penumpang Cina (CPCA) memperlihatkan di kurun waktu yang sama, total penjualan ritel mobil energi baru alias elektrifikasi atau umumnya disebut mobil listrik – yang terdiri dari mobil listrik baterai (BEV), hybrid, dan Plug-in Hybrid alias PHEV – sebanyak 10.151. 256 unit. Jumlah ini melonjak 21,9 persen dibanding periode sama pada tahun sebelumnya.

Changan Deepal S7 terbaru, tampilan bagian belakang – dok.You Tube

Fakta juga berbicara, di sepuluh bulan pertama 2025 tersebut, BYD menjadi pabrikan dengan penjualan mobil elektrfikasi terbanyak. Totalnya, 2.838.110 unit dengan pangsa pasar 28,0 persen.

Dia disusul Geely yang bercokol di urutan kedua dengan penjualan sebanyak 1.256.404 unit, dengan pangsa pasar 12,4 persen. Kemudin, Changan di posisi ketiga setelah menjual 663.179 unit dengan pangsa pasar 6,5 persen.

Adapun Tesla, menempati urutan kelima, setelah menjual 458.710 mobil ke konsumen dan meraup 4,5 persen pangsa pasar. Namun berbeda dengan tiga pabrikan lokal itu, Tesla hanya menjual bev, dan tidak memiliki model hybrid maupun PHEV. (Din/Aa

Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id