Di Indonesia, Penjualan Toyota Corolla Cross Jeblos

0
2061
Ilustrasi, Toyota Corolla Cross Hybrid - dok.Istimewa

Jakarta, Mobilitas – Mobil ini mulai dijajakan di Indonesia pada Agustus 2022, dengan pilihan yakni bermesin bensin dan hybrid.

Varian pertama mengusung mesin bensin bertipe 2ZR-FBE dengan kapasitas 1.8 liter yang bertenaga 138 hp. Sementara varian hybrid menggunakan mesin 2ZR-FXE 4 silinder DOHC berteknologi VVT-I 1.8 liter yang bertenaga 96,6 hp dan sebuah motor listrik bertenaga 71 hp.

Namun, sejak Maret 2022, PT Toyota Astra Motor (TAM) fokus berjualan varian kedua, dan tak lagi menjajakan varian pertama. Bahkan pada 16 Februari 2023, di hajatan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2023, agen pemegang merek Toyota di Indonesia ini menyodorkan Corolla Cross Hybrid berlabel GR Sport.

Harapannya, penjualan mobil ini di Tanah Air juga terdongkrak. Maklum, di tahun 2022 lalu, rata-rata saban bulannya hanya terjual ke diler (wholesales) sebanyak 84 unit.

“Saya rasa, dengan GR Sport ini, (penjualan) akan meningkat. Mungkin bisa ke 150 unit per bulan, atau bahkan mungkin bisa lebih,”ujar Marketing Director PT TAM, Anton Jimmi Suwandy, kepada media, di JIExpo, Jakarta, Pusat, 17 Februari 2023 lalu.

Toyota Corolla Cross hybrid – dok.Istimewa

Penjualan mobil ini di 2022 lalu memang jeblok dibanding tahun sebelumnya. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip Mobilitas, di Jakarta, Kamis (30/3/2023) menunjukkan, sepanjang 2021, wholesales Toyota Corolla Cross masih sebanyak 1.519 unit, tetapi di tahun berikutnya ambrol menjadi 1.001 unit.

Sedangkan di tahun 2023 ini, selama Januari hanya terjual sebanyak 4 unit. Jumlah ini ambrol sangat dalam dibanding Januari 2022 yang masih sebanyak 24 unit, dan Januari 2021 yang mencapai 132 unit.

Penjualan Corolla Cross di Tanah Air juga jauh di bawah Thailand. Data Federasi Industri Otomotif Thailand yang dinukil Mobilitas, Kamis (30/3/2023) memperlihatkan, di 2021 di Negeri Gajah Putih itu Corolla Cross terjual sebanyak 18.770 unit, dan tahun berikutnya 21.443 unit. (Din/Aa)

.