Jakarta, Mobilitas – Fakta memperlihatkan, di bulan Februari pasar kendaraan bermotor roda empat atau lebih (baik kendaraan penumpang maupun angkutan barang) atau yang disebut dengan mobil meningkat dibanding total penjualan ritel di Februari 2025.
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang disitat Mobilitas di Jakarta, Kamis (12/3/2026) menunjukkan di bulan Februari 2026 itu, jumlah mobil yang terjual secara eceran dari dealer langsung ke konsumen alias penjualan ritel sebanyak 78.219 unit. Jumlah tersebut naik 11,9 persen dibanding Februari tahun lalu yang sebanyak 69.872 unit.
Banyak merek atau pabrikan mobil asal Jepang, Cina, Eropa yang membukukan kenaikan penjualan ritel di bulan kedua 2026 itu. Tetapi, mobil Hyundai yang dijajakan PT Hyundai Motors Indonesia (PT HMID) justru sebaliknya, penjualan ritelnya malah melorot.
Fakta berbicara, di Februari 2026 tersebut penjualan ritel mobil Hyundai Indonesia hanya 1.734 unit. Jumlah itu anjlok dibanding penjualan ritel di bulan yang sama di tahun 2025 lalu yang sebanyak 2. 153 unit.

Sedangkan total penjualan ritel di bulan sebelumnya tau Januari 2026 yang sebnyak 1.403 unit, ternyata juga sudah ambles dibanding Januari 2025. Sebab, total penjualan eceran mobil Hyundai di bulan Januari 2025 tersebut masih sebanyak 2. 308 unit.
Sekadar informasi, penjualan ritel mobil Hyundai di Indonesia sepanjang tahun 2025 penuh (Januari – Desember 2005) sebanyak 19.664 unit. Jumlah penjualan eceran ke konsumen itu melorot dibanding tahun 2024 yang sebanyak 22.097 unit.
Padahal penjualan ritel di tahun 2024 tersebut telah ambrol signifikan sekitar 37 dibanding periode sama tahun sebelumnya. Karena di tahun 2023 total penjualan ritel Hyundai di Tanah Air mencapai 35.736 unit. (Swe/Aa)
Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id










