Jakarta, Mobilitas – Bahkan, di dua bulan pertama 2026 tersebut GAC Aion menduduki posisi ke-14 di daftar pabrikan dengan penjualan eceran dari dealer ke konsumen atau penjualan ritel mobil di Indonesia.
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang disitat Mobilitas di Jakarta, Sabtu (21/3/2026) menunjukkan, di kurun waktu Januari – Februari 2026 tersebut GAC Aion Indonesia berhasil mengemas angka penjualan ritel sebanyak 1.387 unit. Jumlah penjualan eceran itu meroket hingga 388,4 persen dibanding periode sama di tahun 2025.
Di bulan Februari saja, merek ini berhasil mengoleksi angka penjualan ke konsumen sebanyak 712 unit. Total jumlah mobil yang terlego ke konsumen tersebut meroket 460,6 persen dibanding total penjualan ritel di bulan yang sama tahun 2025.
Menariknya, tak hanya penjualan ritel saja yang meroket, namun juga penjualan secara grosir dari pabrik ke dealer atu wholesales. Tercatat, selama dua bulan pertama 2026, total wholesales mobil GAC Aion di Tanah Air sebanyak 1.545 unit.

Jumlah penjualan grosir tersebut meroket 538,4 persen dibanding total wholesales yang dibukukannya pada Januari – Februari 2025. Dan dengan penjualan sebanyak itu, GAC Aion bercokol di urutan ke-15 dalam daftar merek dengan wholesales terbanyak di Indonesia.
Sementara, di bulan Februari saja, GAC Aion berhasil mengoleksi angka wholesales sebanyak 921 unit. Total penjualan grosir tersebut meroket 479, 2 persen dibanding total wholesales di bulan Februari 2025.
Sekadar informasi, saat ini GAC Aion Indonesia memasarkan model Aion UT (hatchback), Aion Y Plus (SUV kompak), Aion V (SUV), dan Hyptec HT (SUV premium). Sedangkan jumlah dealer yang dimiliki sebanyak 40 dealer lebih. (Anp/Aa)
Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id












