Ekspor Mobil RI dan Thailand ke Vietnam di Januari-Agustus Anjlok

0
1167
Suzuki Ertiga di Vietnam - dok.Istimewa via Vietnam Post

Hanoi, Mobilitas – Total impor mobil Vietnam sepanjang Januari – Agustus anjlok 44% dibanding tahun lalu.

Data Departemen Umum Bea Cukai Vietnam (GDVC) yang dikutip Mobilitas, Selasa (27/9/2022) menunjukkan selama delapan bulan pertama itu jumlah mobil yang diimpor Vietnam mencapai 53.800 unit. Jumlah ini anjlok 43,4% dibanding jumlah impor selama periode sama di tahun lalu.

Dari jumlah mobil yang diimpor tersebut, 74% atau 39.600 di antaranya merupakan mobil penumpang. Namun, jumlah impor mobil penumpang ini anjlok 43% dibanding periode sama di 2021.

GDVC menyebut 83% mobil yang diimpor Negeri Paman Ho itu berasal dari Thailand dan Indonesia. Rinciannya, 37.748 unit berasal dari Thailand dan 38.469 unit dari Indonesia.

“Jumlah mobil impor baik yang berasal dari Thailand maupun Indonesia, selama delapan bulan pertama tahun ini sama-sama merosot,” bunyi keterangan lembaga tersebut.

Jumlah impor dari Thailand anjlok hingga 56% dibanding Januari – Agustus 2021. Sedangkan dari Indonesia anjlok hingga 28%.

Toyota Agya atau disebut Toyota Wigo di Vietnam – dok.Istimewa

Sepanjang tahun 2021 lalu, ekspor mobil utuh Indonesia masih tertinggal oleh Thailand. Bahkan, selisihnya cukup banyak.

Data yang dirilis Vietnam Automobile Manufacturers Association (VAMA) menunjukkan jumlah mobil asal Thailand yang diimpor Vietnam pada tahun tersebut mencapai 80.903 unit. Total nilainya mencapai US$1,5 miliar.

Sedangkan Indonesia yang berada di urutan kedua, mencatatkan volume ekspor sebanyak 44.250 unit dengan nilai US$559,5 juta. Sementara, terbanyak ketiga berasal dari Cina, dengan jumlah 22.753 unit yang nilainya US$873 juta. (Din/Aa)