Model Baru

GAC Aion Indonesia Berencana Luncurkan MPV dan SUV Baru, Ada Hybrid dan ICE

×

GAC Aion Indonesia Berencana Luncurkan MPV dan SUV Baru, Ada Hybrid dan ICE

Share this article
Ilustrasi GAC S7 PHEV - dok.CarNewsChina

Jakarta, Mobilitas – Meski manjemen GAC Aion Indonesia belum bersedia menyebutkan nama dari model MPV dan SUV itu, namun di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 yang berlangsung 5-15 Februari memperkenalkan MPV 7-seater premium GAC E8 (PHEV).

Sementara di Republik Rakyat Cina, beberapa waktu lalu, pabrikan asal Guangzhou itu meluncurkan SUV medium plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) bernama GAC S7 (atau Trumpchi S7). Apakah dari empat model anyar yang akan diluncurkan itu, dua diantaranya MPV dan SUV tersebut ?

Chief Executive Officer (CEO) GAC Aion Indonesia, Andry Ciu, belum bersedia menjawabnya. “Seperti yang saya sampaikan untuk penggeraknya ada PHEV, ada EREV, ada EV, dan yang sedang saya coba saya coba masuk masuk adalah ICE semoga lancar. Karena at the end, kalau harganya tidak kompetitif, mungkin saya yang cancel. Tetapi kalau harganya kompetif ya bawa dong semuanyaa,” papar Andry kepada awak media di sela acara Berbuka Puasa Bersama di Jakarta, Rabu (11/3/2026).

Menurut Andry, faktor harga menjadi faktor yang krusial mengingat sengitnya persaingan di pasar mobil Indonesia. “Jadi ada dua MPV dan dua SUV, ukurannya medium dan big premium, keduanya 7-seater. (MPV-nya pernah dipamerkan di IIMS 2026), tetapi ini versi terbarunya,” jelas Andry.

Ilustrasi peluncuran GAC M8 varian plug-in hybrid – dok.Youtube

Dia juga menyebut model-model itu merupakan model dibawah merek GAC bukan Aion, sebab Aion merupakan merek milik GAC yang khusus mengembangkan, memproduksi, serta menjual mobil listrik. “Tujuan kita membawa model-model dengan penggerak ini, termasuk ICE, itu untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat menikmati dan merasakan kualitas keunggulan teknologi GAC Aion,” tandas Andry.

Sementara itu, laporan The People yang mengutip pernyataan GAC dan disitat Mobilitas di Jakarta, Kamis (12/3/2026) menyebut GAC menargetkan di tahun 2026 ini menjual 250.000 hingga 300.000 unit mobilnya – baik listrik murni (BEV), EREV, PHEV maupun ICE – di pasar luar negeri. “Target itu seiring dengan rencana Thousand Network Plan di dunia (menambah jaringan hingga 1.000 unit di dunia), ” bunyi laporan tersebut.

Sekadar informasi, di tahun 2025 kemarin GAC Group menjual 130.976 mobilnya di luar Cina. Jumlah itu melejit lebih dari 45 persen dibanding tahun sebelumnya. (Aa)

 

Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id