Washington, Mobilitas – Toyota Motor di Amerika Serikat menarik kembali (me-recall) ribuan unit crossover Toyota Corolla Cross Hybrid milik konsumen karena terindentifikasi mengalami masalah pada baut di dalam inverter.
Keterangan di dokumen laporan recall Lembaga Nasional Keselamatan Jalan Raya Nasional (NHTSA) Amerika Serikat yang disitat Mobilitas di Jakarta, Rabu (4/3/2026) menyebut total jumlah Corolla Cross yang di-recall di Negeri Paman Sam itu mencapai 3.761 unit.
“Baut di dalam inverter longgar karena cacat produksi di perusahaan pemasok. Cacat ini dapat menyebabkan hilangnya daya secara tiba-tiba atau bahkan kebakaran,” bunyi keterangan tersebut.
Sekadar informasi, inverter merupakan perangkat elektronik yang mengubah arus searah (DC) menjadi arus bolak-balik (AC). Alat ini penting untuk menyalakan perangkat lampu, motor, elektronik yang menggunakan sumber listrik DC seperti baterai atau panel surya.

Toyota menyebut telah memberitahu pemiliki mobil untuk datang ke bengkel resmi agar mendapatkan perbaikan sejak pertengahan Februari 2026 hingga kini masih berlangsung. Proses ini diberikan secara gratis.
Namun tidak ada keterangan apakah juga dialami oleh Corolla Cross di negara-negara lain. Maklum, Corolla Cross – termasuk versi hybrid – merupakan salah satu model yang Toyota yang diminati pelanggan.
Sementara itu, Global Data melaporkan Corolla Cross Hybrid merupakan mobil terlaris kedua di pasar global di periode Januari – Februari 2026. Total penjualannya mencapai 1.520.077 unit. (Anp/Aa)
Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id











