Gokil, Januari – November 2023 BYD Sudah Jual 2,68 Juta Lebih Mobil Listrik

0
5
BYD Dolphin, salah satu mobil listrik yang diekspor pabrikan asal Cina, BYD - dok.Xinhua

Shenzhen, Mobilitas – Pabrikan yang didirikan Wang Chuanfu pada tahun 2003 itu kini telah menjadi pabrikan mobil Cina dengan penjualan terbanyak.

Data Asosiasi Mobil Penumpang Cina (CPCA) dan Asosiasi Pabrikan Mobil Cina (CAAM) yang dinukil Mobilitas di Jakarta, Minggu (3/12/2023) menunjukkan, sepanjang Januari – November tahun ini, Build Your Dream (BYD) melego mobil 2.683.374 mobil elektrifikasi (hybrid, plug-in hybrid, hingga listrik murni atau BEV).

Total penjualan selama sebelas bulan pertama 2023 itu, melonjak 64,29 persen dibanding jumlah angka penjualan yang berhasil diraup pabrikan bermarkas di Shenzhen, Republik Rakyat Cina itu. “Kami mematok target penjualan sebanyak 3 juta unit pada tahun 2023 ini,” ungkap Chief Executive Officer (CEO) BYD, Wang Chuanfu, dalam keterangan resmi yang dirilis Maret lalu.

Dengan totral penjualan yang sebanyak 2,68 juta unit lebih hingga akhir November tersebut, pabrikan yang sebagian sahamnya dimiliki investor kondang asal Amerika Serikat, Warren Buffet, itu setidaknya harus menjual 316.626 unit pada bulan Desember ini, agar mencapai target penjualan 3 juta unit.

BYD Seagull, mobil listrik yang ditujukan untuk konsumen usia muda – dok.Istimewa

Besaran volume penjualan itu tak mustahil terpenuhi jika mengingat rata-rata penjualan di dua bulan terakhir (yakni Oktober dan November) penjualan mobil elektrifikasi BYD sebanyak 301.833 unit dan 301.903 unit.

Fakta data juga berbicara, ternyata dari total penjualan mobil elektrifikasi BYD sepanjang Januari – November 2023 itu, yang terbanyak adalah mobil listrik baterai (BEV). Totalnya mencapai 1.384.068 unit. Jumlah ini meroket hingga 73,18 persen dibanding jumlah angka penjualan yang berhasil diserok BYD di periode sama 2022.

Sementara, 1.288.660 unit lainnya merupakan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). Jumlah penjualan kendaraan hybrid ini melonjak 56,47 persen dibanding total angka penjualan yang berhasil dikoleksinya pada Januari – November 2022. (Anp/Aa)