Hadang BYD Racco di Jepang yang Laris, Suzuki Sodorkan eSKY

Senior Editor
Hadang BYD Racco di Jepang yang Laris, Suzuki Sodorkan eSKY ▣ Lihat foto
Suzuki e-Sky • globalsuzuki.com

Tokyo, Mobilitas - Seperti diketahui, pabrikan otomotif asal China, Build Your Dreams (BYD) mulai menjual mobil listrik mungil di Jepang, BYD Racoo, 28 Juli 2026. Tak dinyana laku keras. Laporan The Japan Times yang dikutip Mobilitas di Jakarta, Senin (24/8/2026) menyebut, mobil listrik itu sebelumnya diluncurkan di gelaran Japan Mobility Show (JMS), Oktober 2025.

Ternyata, sejak dijual hingga pekan ketiga Agustus 2026 mobil ibi laku sebanyak 1.012 unit. BYD di Jepang bahkan mematok target penjualan sebanyak 10.000 unit hingga akhir tahun ini. Dengan target sebanyak itu, menjadikan BYD Racco, sebagai ujung tombak penjualannya di Jepang, maklum di negeri ini segmen pasar mobil mungil alias kei car merupakan ceruk pasar terbesar.

>>> Sudah Dipatenkan, Skuter Maxi Listrik Vinfast Rasad Siap Gedor Indonesia

Melihat fakta ini, Suzuki Motors tak tinggal diam. Bahkan, sejatinya sudah mempersiapkan penghadang BYD Racco itu di JMS 2025, namanya Suzumi eSKY. Laporan Japan Today menyebut, mobil listrik murni Suzuki ini berdimensi panjang 3.395 milimeter (mm), lebar 1.475 mm, dan tinggi 1.625 mm.

Dia memilikinjarak sumbu roda 2.460 mm, dan bobot kosong 1.030 kilogram. Disebutkan Suzuki eSky mengusung baterai LFP berkapasitas 26 kWh yang menyokongnya mampu menempuh jarak 310 kilometer sekali cas daya. Suzuki mengklaim mobil ini mempunyai potensi efisienai konsumsi energi hingga 20 persen.

>>> Harga Yamaha MX King 150 2026 Tembus Rp29 Jutaan, Ini Spesifikasi dan Simulasi Kredit

Konkretnya, untuk pemakaian dengan jarak pergi - pulang dalam sehari, baterai hanya butuh dicas sekali dalam seminggu. Klaim Suzuki, untuk pemakaian rutin di rentang jarak 20 kilometer bolak-balik dalam satu hari membuat baterai hanya perlu diisi ulang dayanya sekali dalam satu minggu.

>>> Ini Sederet Fitur Chery Q Pendukung Kepraktisan Aktivitas Harian Penggunanya

Untuk pengisian dayanya, 0 -100 persen butuh waktu sampai 8 jam dengan pengisi daya 3kW (200V 16A). Kemudian, sekitar 4,5 jam jika menggunakan pengisi daya 6kW (200V 30A). Opsi fast charging hingga 80 persen bisa dilakukan sekitar 25 menit jika menggunakan pengisi daya 50kW. (Din/Aa)

Siap mencari kendaraan yang paling cocok?

Telusuri berita dan informasi otomotif terbaru untuk membantu Anda menentukan pilihan.

Jelajahi artikel otomotif
Tentang Penulis
Arif Arianto

Senior Editor

Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id