Honda Bangun Pabrik Mobil Listrik di Cina, Begini Potensi Negeri Panda

0
1205
Ilustrasi, peluncuran mobil listrik Honda e di Eropa - dok.Istimewa via China Daily

Jakarta, Mobilitas – Honda Motor China Investment Co.Ltd mengumumkan GAC Honda Automobile Co., Ltd atau Honda Motor di Cina telah memulai proses pembangunan pabrik kendaraan listrik di negara tersebut. Pabrik yang dibangun di areal seluas 400.000 meter persegi itu berada di Guangzhou Economic and Technological Development District, kota Guangzhou, provinsi Guangdong.

“Total nilai investasi pabrik baru dari GAC Honda ini senilai 3.49 miliar RMB dimana pabrik ini ditargetkan selesai pada tahun 2024 mendatang dan menghasilkan total produksi sebanyak 120.000 unit setiap tahunnya,” bunyi pernyataan resmi Honda yang diterima Mobilitas, di Jakarta, Selasa (21/6/2022).

Honda berencana meluncurkan sepuluh kendaraan berbasis listrik yaitu e: N Series pada tahun 2027 mendatang. Model-model tersebut akan diproduksi di pabrik GAC Honda dan juga di Dongfeng Honda.

“Sehingga ketika kedua pabrik tersebut sudah dapat beroperasi di tahun 2024 mendatang, Honda memproyeksikan total kumulatif kapasitas produksi dari kedua pabrik tdapat mencapai 1.73 juta unit per tahunnya,” tandas pabrikan asal Jepang tersebut.

Pabrik mobil GAC Honda di Cina – dok.Istimewa

GAC Honda Automobile Co., Ltd merupakan perusahaan kongsi antara Honda dengan mitra lokalnya di Cina, yang didirikan pada Juli 1998. Kepemilikan saham perusahaan ini, 40 persen dimilki oleh Honda Motor Co.Ltd, lalu 10 persen Honda Motor (China) Investment Co., Ltd, dan 50 persen oleh Guangzhou Automobile Group Co., Ltd. (GAC Group).

Hanya, Honda tidak memberikan penjelasan apakah mobil listrik hasil produksinya nanti hanya untuk pasar dalam negeri Cina, atau juga diekspor. Sekadar informasi, Cina saat ini tercatat sebagai pasar terbesar mobil elektrifikasi (terdiri dari hybrid, plug-in hybrid, serta listrik murni atau baterai) terbesar di dunia, sekaligus pengekspor yang sangat produktif.

Data China Association of Automobile Manufacturers (CAAM) yang dikutip Mobilitas, Rabu (22/6/2022) memperlihatkan sepanjang tahun 2021 lalu penjualan mobil elektrifikasi di Cina mencapai 3,334 juta unit. Pada tahun yang sama, Cina mengekspor 424.346 unit NEV ke sejumlah negara.

Jajaran mobil Honda yang dijual di Cina oleh GAC Honda – dok.Istimewa

Sementara di tahun 2022 ini – yaitu di sepanjang Januari hingga Mei – sebanyak 2,01 juta unit mobil elektrifikasi terjual di Negeri Panda tersebut. Pada saat yang sama jumlah mobil elektrifikasi yang diekspor ke berbagai negara kurang lebih 231.032 unit.

Masih menurit data yang sama, ada 10 negara yang tercatat sebagai pengimpor mobil elektrifikasi asal Cina dengan jumlah besar. Berdasar jumlah yang mereka impor, urutan negara itu adalah Belgia, Bangladesh, Inggris, India, Thailand, Jerman, Prancis, Slovenia, Australia, dan Filipina.(Vto/Aa)