Hyundai Sodorkan Sonata Anyar, di Korea Penjualan Versi Lawas Ambyar

0
1247
Hyundai Sonata Facelift - dok.Hyundai

Seoul, Mobilitas – Hyundai Sonata merupakan sedan medium yang diproduksi sejak 1985 dan menjadi “anak emas” Hyundai.

Kini kabar terbaru yang dilansir Korea Business Journal, Jumat (31/3/2023), Hyundai Motor Company, Kamis (30/3/2023) waktu setempat memperkenalkan versi penyegaran (facelift) dari sedan tersebut. Perkenalan dilangsungkan di hajatan Seoul Mobility Show 2023.

“Versi terbaru (facelift) ini juga dihadirkan dalam varian sport Hyundai Sonta N Line,” sebut media tersebut.

Versi paling gres alias paling anyar ini tampil lebih sporty dengan bumper depan yang lebih besar ketimbang versi sebelumnya, dan bagian samping mendapat imbuhan body kit. Tampilan seperti ini lazim disebut sebagai ‘Wajah Robocop”.

Kemudian ukuran pelek juga lebih besar, yakni menjadi 19 inci dengan gaya desain yang terkesan lebih sporty. Bagian belakng juga tampil lebih oke, berkat hadirnya spoiler berdesain baru.

Sederet fitur canggih juga disematkan Hyundai di versi anyar ini. Mulai dari Forward Collision-Avoidance Assist 1.5 (FCA 1.5), hingga Navigation based Smart Cruise Control. Kemudian rem parkir semiotomatis Remote Smart Parking Assist (RSPA), serta fitur memajju-mundurkan mobil menggunakan remote kunci.

Adapun untuk mesin, Hyundai masih menyuguhkan tiga pilihan. Mereka adalah mesin bensin 2.5 liter natural aspirated, 2.5 liter turbo, serta 2.0 liter hybrid.

Ilustrasi, logo Hyundai – dok.Carwale

Sedangkan varian N Line mengusung mesin 2.5 liter turbo dengan transmisi manual atau ada pilihan DCT. Hanya, sampai saat ini belum ada rincian informasi terkait spesifikasi. Begitu pun dengan harga Sonata versi facelift itu.

Tetapi, yang pasti, kehadirannya diyakini bakal menjadi amunisi tajam bagi Hyundai. Terutama di negerinya sendiri. Maklum, dalam beberapa tahun penjualan sedan ini muram, atau bahkan bisa dibilang ambyar.

Data di Asosiasi Diler Mobil Korea yang dikutip Mobilitas di Jakarta, Sabtu (1/4/2023) menunjukkan, di 2018 mobil ini laku sebanyak 82.703 unit. Tetapi di tahun berikutnya anjlok menjadi 65.846 unit.

Meski di 2019 penjualannya melonjak menjadi 100.003 unit, namun di 2020 hingga 2022 terus ambrol. Tercatat di 2020 sebanyak 67.440 unit, dan dua tahun berikutnya masing-masing 63.109 unit dan 51.008 unit. (Din/Aa)