Model Baru

Indomobil eMotor Luncurkan Motor Listrik QT di IIMS 2026, Hadir di Saat yang Tepat

×

Indomobil eMotor Luncurkan Motor Listrik QT di IIMS 2026, Hadir di Saat yang Tepat

Share this article
Logo Indomobil eMotor - dok.Istimewa

Jakarta, Mobilitas – Hadir di gelaran di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 yang berlangsung di JIEXpo, Kemayoran, 5 – 15 Februari, Indomobil eMotor kembali menggedor pasar sepeda motor listrik di Tanah Air.

Setelah sukses meniagakan tiga model – yakni Adora, Tyranno dan Sprinto – pabrikan di bawah bendera Indomobil Group itu akan meluncurkan model anyar yang bernama (mungkin nama sementara) QT. Model ini diduga sebagi model entry level berbanderol Rp 20 juta.

“PT Indomobil Emotor Internasional PT (IEI) selaku APM motor listrik Indomobil eMotor akan meluncurkan produk baru yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan kaum urban akan fleksibilitas, kualitas, dan inovsi, ” bunyi undangan yang diterima Mobilitas di Jakarta, Rabu (4/2/2026).

Semenatara dugaan motor setrum merupakan model untuk entry level, didasarkan pada pernyataan Chief Executive Officer PT IEI beberapa waktu lalu yang menyebut pihakanya akan meluncurka model anyar di 2026. “Model tersebut dipossikan untuk model di segmen entry level, ” kat dia.

Hanya, hingga kini belum ada keterangan terkait dengan spesifikasi model tersebut. Namun, , siluet motor anyar itu yang diposting di akun instagram resmi Indomobil eMotor terlihat motor tersebut memiliki tampilan seperti skuter matik Eropa dengan desain agak membulat, dengan lampu di setang.

Sepeda motor listrik Adora yang dipasarkan PT Indomobil Emotor Internasional – dok. Istimewa

Siluet itu disertai keterangan “Siap Untuk Memulai Perjalanan Pertamamu”. Jika hal itu benar model entry level, maka Indomobil eMotor membidik target yang tepat.

Setidaknya itu yang disampaikan Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (Aismoli), Budi Setiyadi, yang dihubungi Mobilitas, di Jakarta, Rabu (4/2/2026). Menurut dia, dengan kondisi pasar seperti itu ditambah tidak adanya insentif dari pemerintah, kretifitas dan inovasi pabrikan untuk menyiasatinya merupakan langkah penting.

“Karena, kalau kita lihat profil customer potensial di pasar kendaraan bermotor roda dua itu yang terbesar memang segmen entry level. Nah, apalagi di tengah kondisi daya beli masyarakat yang menurun ya. Potensi segmen itu semakin besar, karena bagaimana pun orang butuh kendaraan untuk mobilitas, ” ungkap Budi. (Jrr/Aa)

Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id