Jakarta, Mobilitas – VinFast mulai memperkenalkan mobil listriknya di Indonesia pada Juli 2024 di gelaran GIIAS 2024. Tidak lama kemudian pabrikan mobil asal Vietnam ini menyerahkan mobil listrik VinFast VF e34 serta VF 5 kepada pemesannya.
Penjualan mobil VinFast semakin mengalir deras terutama setelah pabrikan tersebut mendirikan perusahaan jasa angkutan taksi listrik di Indonesia yang menggunakan mobil VinFast. Selain itu dealer pun terus didirikan, yang kini telah mencapai 37 unit.
“Selain itu, VinFast sebdiri memang agresif dengan memperbanyak meluncurkan model dan skema pembelian mobil ya menarik. Sehingga konsumen pun menimbung-nimbang keuntungannya ,” ungkap Sekretaris Jenderal Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Kukuh Kumara, yang dihubungi Mobilitas di Jakarta, Rabu (25/2/2025).
Menurut Kukuh, pertumbuhan penjualan VinFast di Indonesia tergolong cepat. Terlebih, pabrikan ini juga mendirikan pabrik di Subang, Jawa Barat, yang diresmikan pada 15 Desember 2025 lalu. “Investasi seperti itu semakin menambah kepercayaan masyarakat,” tambah Kukuh.

Sementara itu, data Gaikindo memperlihatkan di sepanjang tahun 2025 lalu (dari Januari – Desember) berhasil mencetak angka penjualan eceran mobilnya dari dealer ke konsumen atu penjualan ritel sebanyak 10.630 unit. Rinciannya, pada Januari sebanyak 28 unit, Februari 45 unit, Maret 162 unit, April 1.227 unit, Mei 241 unit, dan Juni 491 unit.
Kemudian Juli 140 unit, Agustus 134 unit, September 160 unit, Oktober 161 unit, November 168 unit, dan Desember 7.673 unit. Tren moncernya penjualan rotel di Indonesia dari pabrikan besutan Pham Nhat Vuong itu terus berlanjut di Januari 2026.
Fakta berbicara, di bulan perdana 2026 tersebut, VinFast membukukan penjualan grosir dari pabrik ke dealer alias wholesales sebanyak 151 unit, melejit hingga 738,9 persen dibanding Januari tahun lalu. Sementara penjualan ritelnya 141 unit, meroket 403,6 persen dibanding Januari 2025. (Anp/Aa)
Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id












