Bisnis

Januari – Februari 2026, Penjualan Ritel Mobil Neta di Indonesia Anjlok 30,6 Persen

×

Januari – Februari 2026, Penjualan Ritel Mobil Neta di Indonesia Anjlok 30,6 Persen

Share this article
Mobil listrik Neta GT - dok.Mobilitas

Jakarta, Mobilitas – Seperti diketahui, penjualan eceran dari dealer ke konsumen alias penjualan ritel mobil Neta di Indonesia pada tahun 2025 sudah anjlok hingga 28,77 persen dibanding tahun 2024. Namun penjualan grosirnya dari pabrik ke dealer alias wholesales masih naik 8,24 persen.

Data Gabungan Indushtri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dinukil Mobilitas di Jakarta, Rabu (17/3/2026) menunjukkan di tahun 2025 tersebut total wholesales yang dicetak Neta Indonesia sebanyak 657 unit, naik 8,24 persen dibanding tahun 2024 yang masih sebanyak 607 unit. Sementara, penjualan ritel di tahun yang sama sebanyak 406 unit,anjlok 28,77 persen dibanding tahun 2024 yang mencapai 570 unit.

Tetapi kini, di periode Januari – Februari 2026, baik wholesales maupun penjualan ritel mobil asal Republik Rakyat Cina itu membukukan anjloknya wholesales maupun penjualan ritel. Tercatat, wholesales mobil Neta di periode dua bulan pertama 2026 itu sebanyak 47 unit, anjlok hingga 72 persen dibanding periode sama di tahun 2024.

Neta V saat diperkenalkan di GIIAS 2023 – dok.Mobilitas

Sedangkan penjualan ritelnya mencapai 75 unit. Jumlah tersebut masih muram dibanding total penjualan ritel yang dibukukan selama Januari – Februari 2025, karena anjlok hingga 30,6 persen.

Padahal di bulan Februari, penjualan ritel mobil Neta itu masih menunjukkan tren positif, dimana totalnya sebanyak 75 unit, melonjak 36,4 persen dibanding Februari 2025. Meski penjualan wholesales di bulan kedua 2026 tersebut anjlok 39,7 persen dibanding bulan Februari 2025, karena totalnya hanya 47 unit. (Din/Aa)

 

Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id