Jakarta, Mobilitas – Padahal, pasar mobil Indonesia di periode Januari hingga Maret alias kuartal pertama 2026 masih lumayan.
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip Mobilitas di Jakarta, Kamis (16/3/2025) memperlihatkan, penjualan ritel (penjualan eceran dari dealer ke konsumen) mobil di Tanah Air pada tiga bulan pertama 2026 sebanyak 211.905 unit. Total penjualan eceran tersebut naik tipis 0,5 persen dibanding total penjualan ritel di periode Januari – Maret 2025 yang masih sebanyak 210.766 unit.
penjualan ritel mobil merek asal Korea Selatan yang di Indonesiia dijajakan oleh PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) mulai terus menerus longsor pada tahun 2024 (periode kuartal pertama alias Januari – Februari). Itu terjadi setelah di tahun2023 melonjak dibanding tiga bulan pertama 2022.
Fakta data berbicara, pada Januari – Maret 2022, Hyundai Indonesia masih membukukan penjualan ritel sebanyak 4.944 unit. Sementara di kurun waktu yang sama di tahun 2023 angka penjualan ritel yang dikemas Hyundai Indonesia melonjak hingga mencapai 9.656 unit.
Namun di tahun berikutnya, atau tahun 2024, untuk periode sama, pabrikan itu mencatatkan mbrolnya penjualan ritel, karena hanya 7.008 unit. Dan ternyata itu bukan ambrolnya penjualan ritel Hyundai yang terakhir kali, karena di Januari – Maret 2025, Hyundai berhasil meraup angka penjualan ritel sebanyak 6.508 unit.

Dan, lagi-lagi, jebloknya penjualan eceran dari dealer ke konsumen alias penjualan ritel mobil yang dijajakan oleh PT Hyundai Motors Indonesia (PT HMID) itu kembali terjadi di tahun 2026 ini, dibanding periode sama di tahun 2025. Kini totalnya malah hanya 4.824 unit, teperosok hingga 25,9 persen.
Mirisnya, ternyata tren penjualan yang melonjk kemudian terperosok terus menerus tak hanya di kuartal satu dari tahun ke tahun. Tercatat di tahun 2022 Hyundai Indonesia meraup angka penjualan ritel sebanyak 30.193 unit, kemudian, di tahun 2023 melonjak menjadii 35.736 unit.
Tetapi ternyata, di tahun 2024, lonjakan penjualan ritel itu terhenti di tahun 2024, dimana total angka penjualan ritel yang diserok Hyundai Indonesia hanya 22.097 unit. Jumlah itu ambrol alias berkurang signifikan hingga 13.639 unit.
Bahkan di tahun 2025, total penjualn ritel yang berhasil dicetk Hyundai Indonesia hanyasebanyak 19.664 unit. Jumlah penjualan eceran ke konsumen itu anjlok signfikan dibanding tahun sebelumnya. (Anp/Aa)
Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id











