Jakarta, Mobilitas – Fakta data berbicara, sepanjang periode Januari hingga Februari 2026, total penjualan mobil listrik baterai (BEV) di Indonesia lebih banyak dibanding penjualan mobil hybrid (HEV).
Bahkan sangat jauh lebih banyak dibanding penjualan mobil Plug-in Hybrid (PHEV) di saat yang sama. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dinukil Mobilitas di Jakarta, Selasa (24/3/2026) menunjukkan di periode Januari – Februari 2026, total jumlah mobil BEV yang terjual ke dealer alias wholesales 22. 320 unit.
Rincian penjualannya, pada Januari sebanyak 10.061 unit dan Februari 12.259 unit. Sementara, di saat yang sama mobil HEV yang terlego sebanyak 10.203 unit yang tercetak pada Januari sebanyak 6.008 unit dan Februari sebanyak 4.195 unit.
Sedangkan penjualan mobil PHEV di kurun waktu yang sama laku sebanyak 1.153 unit yang tercetak pada Januari sebanyak 502 unit dan Februari sebanyak 651 unit. Total penjualan ritelnya 906 unit.

Ihwal lebih larisnya BEV ketimbang hybrid dan plug-in hybrid itu, pengamat otomotif dri Institut Teknologi Bandung, Yannes Martinus Pasribu, menyebut karena mobil listrik murni dinilai memiliki beberapa kelebihan oleh masyarakat.
“Saat ini, harus diakui harga BEV di Indonesia semakin terjangkau. Sehingga semakin kompetitif. Kemudian, biaya operasionalnya baik biaya pembelian energi listrik maupun biaya perawatannya lebih murah, dan kalau bicara soal keramahan ke lingkungan ya lebih ramah karena emisinya jauh lebih rendah atau nol,” ujar Yannes saat dihubungi Mobilitas di Jakarta, Selasa (24/3/2026).
Terlebih, lanjut Yannes, infrastruktur pengecasan daya baterai mulai tumbuh. Sehingga kepercayaan masyarakat untuk menggunakan mobil listrik juga semakin meningkat.
Sementara, bagi sebagian masyarakat, menggunakan HEV maupun PHEV biaya energi dan perawatan lebih mahal. Sedangkan harga mobil tidak jauh berbeda dengan BEV. (Jrr/Aa)
Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id












