Tokyo, Mobilitas – Padahal, selama tahun 2025 itu – secara umum- total penjualan mobil (seluruh model dari semua merek yang ada, baik lokal maupun asing) di Jepang masih meningkat dibanding tahun 2024.
Data Asosiasi Dealer Otomotif Jepang (JADA) dan Asosiasi Kendaraan Bermotor Ringan dan Sepeda Motor Jepang (JLMVMA) yang dikutip Mobilitas di Jakarta, Rabu (7/1/2026) menunjukkan sebanyak 4.565.777 mobil, truk, dan bus terjual di Jepang. Jumlah tersebut meningkat 3,3 persen dibanding jumlah penjualan di tahun 2024 yang sebanyak 4.421.494 unit.
Dari jumlah itu, 2.898.417 unit merupakan mobil reguler alias mobil dengan mesin di atas 660 cc atau kei car. Jumlah penjualan mobil reguler tersebut meningkat 1,2 persen dibanding totl penjualan selama tahun 2024.

Sementara, jumlah mobil mini alias kei car yang terjual selama 2025 di Jepang, tercatat sebanyak 1.667.360 unit. Jumlah itu meningkat naik 7,02 persen dibanding total penjualannya selama tahun 2024.
Namun, ternyata tidak semua pabrikan lokal Negeri Matahari Terbit itu membukukan kenaikan penjualan di tahun tersebut. Salah satu merek atau pabrikan lokal yang membukukan amblesnya penjualan itu adalah Nissan Motor.
Fakta data berbicara, di tahun 2025 tersebut, Nissan menjul mobilnya di negeri sendiri sebanyak 237.902 unit. Jumlah mobil yang terlego itu ambles 17,04 persen dibanding total penjualan yang dibukukannya di tahun 2024. (Din/Aa)
Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id












