Bisnis

MG Kembali Bukukan Anjloknya Penjualan di RI pada Januari – Februari 2026

×

MG Kembali Bukukan Anjloknya Penjualan di RI pada Januari – Februari 2026

Share this article
Logo MG - dok.Mobilitas

Jakarta, Mobilitas – Morris Garage (MG) yang merupakan merek asal Inggris namun sejak tahun 2007 diakuisisi perusahaan asal Cina, SAIC Motor Corporation Limited, itu di tahun 2025 lalu juga telah membukukan amblesnya penjualan. Baik penjualan grosir dari pabrik ke dealer (wholesales) maupun penjualan eceran dari dealer ke konsumen alias penjualan ritelnya merosot.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang disitat Mobilitas di Jakarta, Kamis (19/3/2026) menunjukkan di tahun 2025, total wholesales mobil MG di Indonesia mencapai 2.018 unit. Jumlah tersebut, merosot cukup dalam dibanding total wholesales yang dibukukannya pada tahun 2024 yang masih mencapai 3.974 unit.

Sementara, total penjualan ritel yang dikemas oleh MG Motor Indonesia di tahun 2025 hanya sebanyak 1.856 unit. Jumlah itu anjlok parah dibanding total angka penjualan eceran ke konsumen yang dibukukannya sepanjang tahun 2024 yang mencapai 4.123 unit.

Mirisnya, ternyata muramny penjualan mobil merek MG di Indonesia itu, masih terus terus terjadi hingga dua bulan pertama atau periode Januari – Februari 2026. Fakta berbicara, di kurun waktu itu total angka wholesales yang berhasil dikoleksi MG Indonesia hanya 254 unit.

Mobil listrik MG ZS EV – dok.Mobilitas

Jumlah penjualan grosir tersebut anjlok hingga 31,5 persen dibanding total wholesales-nya di periode Januari – Februari 2025. Dan ternyata anjloknya penjualan grosir tersebut juga terjadi di bulan Februari, dimana totalnya hanya 111 unit, anjlok hingga 51,1 persen dibanding Februari 2025.

Sedangkan total angka penjualan ritel yang berhasil diraup MG Motor Indonesia di Januari – Februari 2026, sebanyak 125 unit. Jumlah tersebut anjlok hingga 69,4 persen dibanding total penjualan eceran di periode yang sama pada tahun 2025.

Memang, anjloknya penjualan ritel yang lebih parah teltah terjadi di bulan Februari 2026, dimanan totalnya hanya 59 unit. Jumlah tersebut ambrol hingga 75,7 persen dibanding total penjualan ritel di bulan Februari 2025. (Anp/Aa)

 

Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id