Shanghai, Mobilitas – Dua pabrikan mobil listrik segmen premium asli merek Republik Rakayat Cina – yakni Nio dan Zeekr (merek di bawah Geely Holding Group) – telah menarik (me-recall) ratusan ribu dan puluhn ribu mobil mereka. Penyebab recall merek berbeda.
Laporan Reuters yang dikutip Mobilitas di Jakarta, Kamis (12/2/2026) menyebut realla mobil kedua merek tersebut diumumkan Administrasi Negara untuk Regulasi Pasar Cina, pada Senin (9/2/2026).
“Nio melakukan penarikan (recall) produknya sebanyak 246.229 unit. Penarikan ini disebabkan masalah software yang menimbulkan bahaya keselamatan, ” bunyi laporan tersebut.
Model yang di-recall Nio adalah Nio ES8, ES6, dan EC6 yang diproduksi antara 16 Maret 2018 dan 16 Januari 2023. Nio menyatakan akan melakukan pembaruan software jarak jauh untuk kendaraan yang ditarik itu. Pabrikan juga menyatakan menerapkan peningkatan melalui pusat layanan ketika pembaruan jarak jauh tidak memungkinkan.

Sementara itu, Zeekr menarik kembali 38.277 unit mobil buatannya yang telah digunakan konsumen. Penyebabnya, mobil tersebut mengalami masalah pada daya baterai yang tidak konsisten.
Zeekr menjelaskan ada ketidaksesuaian komponen internal baterai dapat menyebabkan peningkatan abnormal pada resistansi internal. Hal ini menyebabkan penurunan kinerja baterai sehingga berpotensi menimbulkan risiko berbahaya.
Menurut informasi resmi dari lembaga pemerintah itu model yang ditarik hanya satu yakni Zeekr 001 yang berbaterai 86 kWh yang diproduksi antara Juli 2021 dan Maret 2024. (Din/Aa)
Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id












