Penjualan di Jerman 2022, Hyundai Masih Tekuk Toyota

0
1580
Hyundai Kona EV -dok.Electreck

Berlin, Mobilitas – Selain mobil buatan pabrikan lokal, di Jerman juga dijajakan mobil merek Eropa, Amerika, dan Eropa.

Data Dana Moneter Internasional (IMF) yang dikutip Mobilitas, Selasa (17/1/2023) menunjukkan, sepanjang 2022 Jerman masih bertengger di urutan pertama negara dengan ekonomi terbesar di Eropa. Gross Domestic Product (GDP) Negeri Panzer itu mencapai US$ 4,9 triliun, mengalahkan Inggris, Prancis, Italia, dan Rusia.

Moncernya perekonomian ditopang oleh sektor jasa (71%), industri (28%), dan pertanian 1%. Bicara industri, negara berpenduduk 83,01 juta jiwa ini merupakan gudangnya pabrikan mobil kondang di dunia seperti Volkswagen, Mercedes-Benz, BMW, Audi, Porsche, dan beberapa lainnya.

Daya beli masyarakat juga sangat tinggi. Begitu pun dengan selera masyarakat dalam mengonsumi sebuah produk, termasuk soal produk otomotif terutama mobil.

Tak hanya mobil buatan pabrikan adalam negeri saja yang dibeli oleh konsumen tetapi juga luar negeri, termasuk dari Asia. Ada dua pabrikan Asia yang kondang di negara itu, yakni Hyundai dan Toyota.

Toyota Corolla hybrid – dok.Toyota

Data Otoritas Transportasi Federal Jerman (KBA) yang dikutip Mobilitas, Selasa (17/1/2023) menunjukkan ternyata, untuk urusan penjualn Hyundai lebih unggul. Total penjualan yang dibukukannya mencapai 105.074 unit.

Penjualan itu susut 1,5% dibanding tahun 2021 yang sebanyak 106.620 unit. Meski begitu, dia masih bertengger di urutan ke-9 di daftar 10 pabrikan dengan penjualan terbanyak di Jerman.

Sedangkan Toyota, menjual sebanyak 78.366 unit, naik 9% dibanding tahun sebelumnya yang sebanyak 71.890. Namun, dia hanya nangkring di urutan ke-11.

Meski dari total jumlah model yang dijajakan keduanya tak terpaut banyak (lebih banyak Toyota), namun Hyundai memiliki andalan mobil listrik. Mobil setrum itu laris.

Total jumlah mobil yang terjual di Jerman saat itu mencapai 2.651.357 unit. Jumlah ini naik tipis 1,1% dibanding tahun sebelumnya yang sebanyak 2.622.132 unit. (Din/Aa)