Bisnis

Penjualan Ferrari dan Lamborghini di Italia Januari – Februari 2026 Moncer

×

Penjualan Ferrari dan Lamborghini di Italia Januari – Februari 2026 Moncer

Share this article
Ilustrasi, Ferrari LaFerrari - dok.Istimewa via RM Sotheby

Roma, Mobilitas – Total mobil yang terjual di Italia – baik mobil merek lokal maupun merek dari negara lain atau asing – di bulan Januari hingga Februari menanjak hingga 10,2 persen dibanding periode sama pada tahun 2025.

Data Asosiasi Industri Otomotif Italia (ANFIA) dan Asosiasi Produsen Mobil Italia (UNREA) yang dikutip Mobilitas di Jakarta, , Rabu (4/3/2026) menunjukkan di dua bulan pertama 2026 itu, sebanyak 299.373 unit. Sementara, di Januari – Februari 2025, jumlah mobil yang terjual di Negeri Pizza itu masih sebanyak 271.638 unit.

Tercatat, meski tidak semua merek mobil membukukan kenaikan penjualan produknya, namun dua merek supercar lokl – yakni Ferrari dan Lamborghini – mencetak kenaikan yang lumayan signifikan. Itu membuktikan bahwa keduany bukn sekadar mobil sport mewah yang diburu oleh konsumen dunia di berbagai dunia di berbagai negara.

Lamborghini Urus, paling banyak terjual di antara mobil Lamborghini yang ada – dok.Istimewa

Fakta data berbicara, di Januari – Februari 2026 itu, Ferrari membukukan penjualan supercar berlambang kuda jingkrk itu mencapai 164 unit. Jumlah ini melonjak 15,5 persen dibanding total penjualan selama periode sama di tahun 2025 yang sebanyak 142 unit.

Sementara itu, di periode yang sama – yakni Januari – Februari 2026 – Lamborghini mengoleksi angka penjualan sebanyak 126 unit. Jumlah tersebut menanjak 23,5 persen dibanding total penjualannya pada dua bulan pertama 2025 yang masih sebanyak 102 unit.

Sedangkan di bulan Februari saja, Ferrari di kampung halamannya sendiri itu mengoleksi angka penjualan sebanyak 76 unit, melonjak 24,6 persen dibanding total penjualannya di bulan yang sama pada 2025. Adapun Lamborghini mengantongi 60 unit, melonjak 39,5 persen secara year on year itu. (Anp/Aa)

 

Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id