Bisnis

Penjualan Grosir BYD di Cina pada Januari 2026 Anjlok hingga 62,3 Persen, di RI Masih Moncer

×

Penjualan Grosir BYD di Cina pada Januari 2026 Anjlok hingga 62,3 Persen, di RI Masih Moncer

Share this article
Logo BYD - dok.Mobilitas

Shanghai, Mobilitas – Di bulan perdana 2026 tersebut, Build Your Dreams (BYD) tak bercokol di urutan pertama alias terlaris dalam penjualan grosir dari pabrik ke dealer alias wholesales di negerinya sendiri, Republik Rakyat Cina. Dia hanya nangkring di urutan keempat.

Data China Association of Automobile Manufacturers (CAAM) yang dikutip Mobilitas di Jakarta, Selasa (24/2/2026) menunjukkan, di bulan Januari 2026 tersebut BYD membukukan penjualan grosir sebanyak 68.586 unit. Jumlah tersebut anjlok hingga 62,3 persen dibanding wholesales yang dibukukannya pada bulan yang sama di tahun 2025.

Dengan penjualan sebanyak itu, pabrikan mobil besutan Wang Chuanfu ini hanya nangkring di posisi keempat dalam daftar pabrikan dengan wholesales terbanyak alias terlaris dalam penjualan grosir. Dia di belakang Volkswagen yang berhasil melego 160.469 mobil, Geely yang menjual 165.249 unit, dan Toyota yang mencetak wholesales 128.072 unit.

Data CAAM juga memperlihatkan, di bulan Januari 2026 itu, total wholesales mobil – berbagai model dan jenis dari seluruh merek yang berjualan – di Negeri Panda tersebut mencapai 2.346.000 unit. Jumlah ini merosot 3,2 persen dibanding Januari 2025.

BYD Sealion 7 – dok.Mobilitas

Namun berbeda dengan di negara sendiri, penjualan mobil BYD di Indonesia pada saat yang sama masih mentereng. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dinukil Mobilitas di Jakarta, Selasa (24/2/2026) memperlihatkan, BYD Indonesia di bulan Januari 2026 itu membukukan wholesales sebanyak 4.879 unit.

Jumlah penjualan grosir itu meroket 338 persen dibanding Januari 2025. Total penjualan tersebut sekaligus mengantarkan merek tersebut bercokol di urutan keempat di daftar pabrikan dengan wholesales terbanyak di Indonesia.

Sementara, penjualan ecerannya dari dealer ke konsumen alias penjualan ritelny di saat yang sama mencapai 2.516 unit, meroket 150,3 persen dibanding Januari tahun 2025. Di daftar pabrikan dengan penjualan ritel terbanyak BYD berada di urutan ke-7. (Din/Aa)

 

 

Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id