Penjualan Makin Menderu, Fuso Buka Dealer Baru di Pekanbaru

0
1246
Showroom PT. DIPO Pekanbaru - dok.PT KTB

Jakarta, Mobilitas – PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), yang merupakan distributor resmi kendaraan Mitsubishi Fuso di Indonesia bersama dealer Dipo Internasional Pahala Otomotif (DIPO) membuka jaringan penjualan berkonsep Sales, Service, Spare Parts (3S) di kawasan Pekanbaru, Riau. Dealer baru ini dilengkapi dengan peralatan standar fasilitas Euro 4.

Direktur Sales & Marketing PT KTB. Duljatmono, dalam keterangan resmi yang diterima Mobilitas, di Jakarta, Kamis (16/6/2022) menyebut dealer anyar itu didukung lima unit service stall dan satu truck pit. “Outlet baru itu akan siap menghadirkan pelayanan yang optimal untuk 20 pelanggan guna perawatan truk setiap harinya,” kata dia.

Pembukaan dealer itu, lanjut Duljatmono, didasari alasan bahwa di Riau, berbagai sektor bisnis tumbuh. SEktor-sektor bisnis itu meliputi sektor perkebunan, perdagangan, logistik, dan pertambangan.

“Saya percaya bahwa pasar ini akan terus tumbuh dari tahun ke tahun dan kami ingin mendukung konsumen setia melalui dealer 3S terbaru ini, bersama dengan PT DIPO. Kami siap mendukung pertumbuhan bisnis konsumen untuk memaksimalkan kepuasan pelanggan,” tandas Duljatmono.

Peresmian Dealer PT. DIPO Pekanbaru – dok.PT KTB

Dealer bernama DIPO SM Amin Pekanbaru itu berlokasi di jalan SM. Amin, Kelurahan Tabek Gadang, Kec. Binawdiya, kota Pekanbaru. Dealer ini sekaligus menjadi dealer ke-35 untuk DIPO Group di Indonesia.

Keberadaan jaringan penjualan baru itu juga mengandalkan penjualan lini produk berstandar emisi Euro 4 antara lain Fuso Canter dan Fighter X, serta layanan purna jual kepada seluruh konsumen di Indonesia, khususnya di wilayah Pekanbaru.

Presiden Direktur PT DIPO Internasional Pahala Otomotif, Tonny Chandra, menjelaskan seluruh lini produk Fuso memiliki karakter yang sesuai dengan berbagai kebutuhan di wilayah Pekanbaru. Namun ada beberapa model yang menjadi unggulan antara lain Canter 74 HDX, Canter 74 Super HDX dan Fighter 6×4.

“Canter 74 HDX dan Super HDX untuk perkebunan. Untuk Fuso ada 6×4 untuk daerah ini, terutama logging dan migas. Sedangkan untuk armada logistik bisa memanfaatkan Fuso 6×2,” jelas Tonny.

Area Workshop PT. DIPO Pekanbaru – dok.PT KTB

Mitsubishi Fuso hingga saat ini masih tercatat sebagai “penguasa” pasar truk di Indonesia. Data di Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip Mobilitas, Kamis (16/6/2022) menunjukkan, sepanjang Januari – Mei tahun ini Fuso membukukan penjualan ke konsumen (ritel) sebanyak 12.481 unit. Dengan jumlah ini Fuso meraup pangsa pasar lebih dari 46 persen.

Tahun sebelumnya atau tahun 2021, Mitsubishi Fuso Indonesia meraup angka penjualan ritel sebanyak 34.375 unit. Jumlah ini menanjak 30,1 persen dibanding jumlah penjualan ritel yang dikantongi selama tahun 2020, yang mencapai 24.000-an unit. (Jrr/Aa)