Tokyo, Mobilitas – Meski secara total delapan pabrikan kendaraan bermotor roda empat atau lebih – yakni Toyota, Daihatsu, Nissan, Honda, Suzuki, Mazda, Subaru, Mitsubishi Fuso, dan Hino – membukukan kenaikan penjualan 7 persen di Januari 2026, ternyata Mazda mencatatkan kemerosotan penjualan.
Laporan laman Nippon yang disitat Mobilitas di Jakarta, Selasa (3/3/2026) menyebut di bulan perdana 2026 itu, Mazda Motor Corporation, melaporkan penurunan penjualan kendaraannya di pasar global 91.024 unit. Jumlah ini melorot 10 persen dibanding penjualan di bulan yang sama pada tahun 2025 yang mencapai 101.293 unit.
Sementara, total penjualan delapan pabrikan besar Jepang tersebut, di saat yang sama, mencapai 1,94 juta unit. Jumlah tersebut naik 0,7 persen dibanding penjualan selama Januari di tahun sebelumnya.
Sedangkan laporan Global data yang dinukil Mobilitas di Jakarta, Selasa (3/3/2026) memperlihatkan di bulan kesatu tahun 2026 itu penjualan mobil Mazda di pasar domestik Jepang merosot 10,6 persen menjadi 11.654 unit. Adapun total penjualannya di luar negeri turun 10,1 persen menjadi 79.370 unit.

Fakta berbicara, penjualan di Amerika Serikat turun 14persen menjadi 28.958 unit dan penjualan di Cina anjlok 34 persen lebih menjadi 3.775 unit. Kemudian di Eropa turun 0,5 persen menjadi 11.237 unit, dan di pasar lain secara gabungan turun 6,1 persen menjadi 35.400 unit.
Khusus di Indonesia, ternyata penjualan mobil Mazda secara grosir dari pabrik ke dealer (wholesales) di bulan Januari 2026 masih meningkat dibanding Januari 2025. Namun, untuk penjualannya secara eceran dari dealer ke konsumen atau penjualan ritel anjlok cukup dalam.
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip Mobilitas di Jakarta, Selasa (3/3/2026) memperlihatkan, di bulan Januari 2026 wholesales Mazda sebanyak 187 unit, naik 3,9 persen dibanding Januari. Adapun penjualan ritelnya 192 unit, anjlok 22,3 persen. (Anp/Aa)
Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id









