Bisnis

Penjualan Mobil Hyundai di Korea Maret 2026 Merosot Lagi, di RI Januari – Februari Terperosok

×

Penjualan Mobil Hyundai di Korea Maret 2026 Merosot Lagi, di RI Januari – Februari Terperosok

Share this article
Ilustrasi, Hyundai Ioniq 6 model 2024- dok.US News Cars

Seoul, Mobilitas – Sebelumnya di periode Januari – Februari 2026, total penjualan mobil Hyundai di Korea Selatan yang merupakan negeri kampung halamannya sendiri juga telah merosot.

Data Asosiasi Importir dan Distributor Mobil Korea (KAIDA) dan Asosiasi Dealer Mobil Korea (KADA) yang dikutip Mobilitas di Jakarta, Kamis (2/4/2026) menunjukkan sepanjan periode tiga bulan pertama atau Januari – Maret 2026, mobil Hyundai yang terjual di Korea sebanyak 159.006 unit.

Jumlah ini merosot 4,4 persen dibanding periode sama pada tahun 2025 yang masih mencapai 166.360 unit. Selama bulan Maret saja, mobil Hyundai yang terlego di kampung halamannya sendiri itu sebanyak 61.850 unit, menyusut 2,02 persen dibang Maret 2025 yang sebanyak 63.099 unit.

Ternyata, penurunan penjualan mobil produksi pabrikan mobil terbesar di Negeri Ginseng tersebut, juga telah terjadi periode Januari – Februari 2026. Fakta berbicara, di dua bulan pertama 2026 tersebut, total jumlah penjualan yang dibukukan Hyundai 97.216 unit. Jumlah itu anjlok hampir 6 persen dibanding periode yang di 2025 yang sebanyak 103.270 unit.

Hyundai Stargazer – dok.Mobilitas

Tetapi tren jebloknya penjualan mobil Hyundai tak hanya terjadi di Korea saja, karena juga terjadi di Indonesia. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang disitat Mobilitas di di Jakarta, Kamis (2/4/2026) menunjukkan di dua bulan pertama 2026 tersebut total wholesales maupun penjualan ritel mobil Hyundai di Bumi Nusantara rontok dibanding periode sama di 2025.

Fakta data berbicara, Total wholesales mobil yang dijajakan PT Hyundai Motors Indonesia (PT HMID) di periode itu 3.166 unit. Jumlah itu terperosok 30,2 persen dibanding Januari – Februari 2025.

Sementara penjualan ke konsumen alias penjualan ritelnya sebanyak 1.734 unit. Total penjualan eceran itu anjlok hingga 19,5 persen.
Ironisnya, jebloknya penjualan Hyundai Indonesi ini terjadi justru di saat pasar mobil secara nasional sedang mekar. Saat itu, total wholesales mobil di Indonesia mencapai 147.631 unit, menanjak 9,9 persen dibanding periode yang sama di 2025 yang sebanyak 134.299 unit.

Sementara penjualan ritelnya sebanyak 145.228 unit. Jumlah itu menanjak 8,45 persen dibanding Januari – Februari tahun 2025, yang sebanyak 133.901 unit. (Anp/Aa)

Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id