Jakarta, Mobilitas – Penjualan sepeda motor selama bulan Januari 2026 yang terekam di data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) ini merupakan penjualan grosir dari pabrik ke dealer alias wholesales. Meski begitu, penjualan tersebut menjadi cerminan optimisme industri terhadap potensi pasar.
Data AISI yang disitat Mobilitas di Jakarta, Selasa (10/2/2026) menunjukkan total jumlah sepeda motor yang terjual secara grosir di bulan pertama 2026 itu mencapai 577.763 unit. Jumlah tersebut meningkat 3,1 persen dibanding total wholesales di Januari 2025 yang sebanyak 560.301 unit.
Sementara, dibanding bulan sebelumnya atau Desember 2025, total wholesales di bulan Januari 2026 tersebut melonjak 25,1 persen. Sebab pada bulan terakhir di 2025 itu, total wholesales motor hanya sebanyak 461.925 unit.

Ihwal kinerja penjualan yang positif ini, Ketua Bidang Komersial AISI, Sigit Kumala, yang dihubungi Mobilitas di Jakarta, Selasa (10/2/2026) menyebut kenaikan wholesales Januari 2026 dibanding bulan yang sama di tahun lalu karena permintaan dealer yang juga naik. Dan permintaan dealer naik, karena pesanan dari konsumen juga meningkat.
“Meskipun kenaikan dibanding Januari 2025 tipis ya, tetapi itu membuktikan optimisme masyarakat terhadap kondisi ekonomi nasional. Terlebih di awal tahun itu, umumnya banyak konsumen yang membeli karena pertimbangan pembayaran pajak berikutnya juga panjang,” papar Sigit.
Selain itu, faktanya juga banyak masyarakat yang membutuhkan motor di awal tahun untuk keperluan trasnsportasi anak sekolah maupun untuk sarana menuju tempat kerja. Sebab di tengah kondisi biaya hidup yang naik tetapi pendapatan tidak bertamabah masyarakat mencri alternatif transportasi yang murah, efisien, dan fleksibel yakni sepeda motor. (Jrr/Aa)
Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id






