Bisnis

Penjualan Pick Up di RI Januari – Februari 2026 Melonjak, Ada GIICOMVEC Lebih Melejit?

×

Penjualan Pick Up di RI Januari – Februari 2026 Melonjak, Ada GIICOMVEC Lebih Melejit?

Share this article
Pickup Daihatsu Gran Max, - dok.Istimewa

Jakarta, Mobilitas – Fakta berbicara, pada periode dua bulan pertama atau Januari – Februari 2026, baik penjualan grosir dari pabrik ke dealer (wholesales) maupun penjualan eceran dari dealer ke konsumen atau penjualan ritel kendaraan niaga pick up di Indonesia melonjak dibanding periode sama di 2025.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang disitat Mobilitas di Jakarta, Selasa (7/4/2026) menunjukkan total wholesales kendaraan pick up selama Januari – Februari tahun ini sebanyak 23.383 unit. Jumlah penjualan grosir ini melonjak 51 persen dibanding periode sama di tahun 2025 yang masih sebanyak 15.496 unit.

Sementara, total penjualan ecerannya ke konsumen di saat yang sama mencapai 22.784 unit. Jumlah tersebut bertambah banyak 6.471 unit atau melonjak 40 persen dibanding penjualan ritelnya selama periode Januari – Februari 2025 yang masih sebanyak 16.313 unit.

Pick Up Suzuki Carry – dok.Mobilitas

“Permintaan kendaraan pick up di dua bulan pertama 2026 didoronng oleh pertumbuhan sektor perdgangan ritel baik melalui pasar daring atau online maupun secara offline. Selain itu sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan rakyat maupun sektor konsstruksi juga lumayan permintaannya. Tetapi yang terbanyak sektor perdagangan,” ungkap Sekretaris Jenderal Gaikindo, Kukuh Kumara yang dihubungi Mobilitas di Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Menurut Kukuh, pameran business-to-business (B2B) kendaraan komersial, Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2026memberi potensi permintaan kendaraan niaga jenis itu semakin melejit. Sebab, kata Kukuh, pameran tahunan itu memberi keleluasaan para pelaku bisnis untuk mendapatkan solusi kebutuhan sarana transportasi bisnis mereka.

“Karena di pameran GIICOMVEC ini tidak hanya kecanggihan teknologi produk saja, tetapi juga layanan purna jual, bahkan mungkin paket-paket layanan purna jual yang sangat menarik bagi pebisnis yang merupakan penggunanya. Tidak menutup kemungkinan juga ada tawaran menarik skema maupun sistem pembeliannya. Tentu itu sangat menarik sehingga membuat minat beli juga tinggi,” tandas Kukuh. (Jrr/Aa)

Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id