Jakarta, Mobilitas – Morris Garage (MG) Indonesia di bulan pertama 2026 itu mencatatkan penurunan penjualan – baik secara grosir dari pabrik ke dealer (wholesales) maupun penjualan eceran dari dealer ke konsumen alias penjualan ritel – dibanding Januari 2025.
Namun, meski menurun, namun penurunan wholesales mobil merek asal Inggris (yang sejak tahun 2007 dibeli pabrikan otomotif asal Cina SAIC Motor) itu reltif kecil. Sedangkan penjualan ritelnya jeblok parah.
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip Mobilitas di Jakarta, Rabu (18 /2/2026) menunjukkan di bulan kesatu 2026 itu, total wholesales MG sebanyak 143 unit. Jumlah ini melorot 0,7 persen dibanding Januari 2025.

Sementara, total penjualan ritelnya – di saat yang sama – sebanyak 66. Jumlah tersebut anjlok hingga 60 persen dibanding total penjualan ritel di bulan yang sama di tahun 2025 yang sebanyak 208 unit.
Sekadar informasi periode Januari-Desember 2025, MG mencetak penjualan ritel sebanyak 1.856 unit. Jumlah tersebut anjlok parah dibanding total penjualan ritel yang dibukukan MG Indonesia di tahun 2024 yang sebanyak 4.123 unit. (Din/Aa)
Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id











