Bisnis

Penjualan Ritel Mobil Listrik BYD di Cina Januari – Februari 2026 Ambrol 56,9 Persen

×

Penjualan Ritel Mobil Listrik BYD di Cina Januari – Februari 2026 Ambrol 56,9 Persen

Share this article
Ilustrasi, BYD Atto 3 - dok.AutoApp

Jakarta, Mobilitas – Penjualan eceran dari dealer ke konsumen alias penjualan ritel mobil elektrifikasi (mobil hybrid, plug-in hybrid, dan mobil listrik baterai atau BEV) besutan namun Build Your Dreams (BYD) di Cina ambrol karena turun hingga hampir 57 persen di Januari – Februari 2026.

Meski begitu BYD masih menjadi pabrilan dengan penjualan mobil elektrifikasi terbanyak di Cina selama periode tersebut.

Data Asosiasi Mobil Penumpang Cina (CPCA) yang dinukil Mobilitas di Jakarta, Jumat (20/3/2026) menunjukkan di periode dua bulan pertama 2026 itu mobil elektrifikasi – atau secara umum disebut mobil listrik – BYD yang terjual ke konsumen sebanyak 182.873 unit. Jumlah tersebut ambrol hingga 56,9 persen dibanding total penjualan ritel selam periode sama di tahun 2025.

BYD – dok. The China Global South Project

Meski begitu, pabrikan yang dipimpin Wang Chuanfu itu masih bercokol di urutan pertama di daftar produsen mobil listrik dengan penjualn ritel terbanya. Dia menggengam pangsa pasar 17,2 persen.

Fakta data berbicara, di bulan Februari saja mobil elektrifikasi BYD yang terjual ke konsumen sebanyak 88.697 unit. Total penjualan sebanyak itu ambrol hingga 55,04 persen dibanding total penjualan ritelnya di bulan yang sama pada tahun 2025. (Anp/Aa)

Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id