Jakarta, Mobilitas – Fakta berbicara, di bulan pertama 2026 tersebut , truk ringan Toyota Dyna yang dijajkan oleh PT Toyota Astra Motor (TAM) tidak terjual sama sekali alias tak laku.
Padahal, seperti terlihat di data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip Mobilitas di Jakarta, Jumat (13/2/2026) menunjukkan di bulan Januari 2025, truk Toyota Dyna yang terjual secara eceran dari dealer ke konsumen alias penjualan ritel sebanyak 2 unit.
Tapi di Januari 2026, penjualan ritel yang dibukukan truk itu kosong alias ambrol hingga100 persen. Tetapi Toyota tak sendirian,karena merek lain yakni Mercedes-Benz, penjulannya juga ambrol meski tak separah merek asal Jepang itu.

Data memperlihatkan truk merek asal Jerman tersebut di bulan Januari 2026 yang dibeli konsumen hanya 64 unit. Jumlah ini anjlok hingga 27,4 persen dibanding total penjualan ritel yang dibukukannya pada Januari 2025 yang masih sebanyak 95 unit.
Kinerja penjualan ritel kedua merek kondang ini berkebalikan dengn kondisi pasar yang justru menggeliat alias mencetak kenaikan. Total truk (berbagai kategori dari 10 merek anggota Gaikindo) yang terlego ke konsumen (penjualan ritel) di Januari 2026 mencapai 5.502 unit.
Jumlah itu meningkat 7, 8 persen dibanding penjualan di bulan sama pada2025 yang sebanyak 5. 105 unit. Artinya, tiotal penjualan ritel truk di bulan kesatu 2026 itu bertambah banyak 397 unit. (Jrr/Aa)
Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id












