Penjualan VW di RI Masih Merana hingga Kini, Empat Bulan Ambrol Segini

0
574
Logo VW di grill mobil - dok.Volks Affair

Jakarta, Mobilitas – Setelah sepanjang tahun 2023 lalu penjualannya ambles dibanding tahun 2022, selama empat bulan pertama 2024 ini penjualan mobil Volkswagen (VW) masih anjlok.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip Mobilitas di Jakarta, Sabtu (25/5/2024) menunjukkan selama Januari – April tahun ini jumlah mobil VW yang terjual dari pabrik ke dealer (wholesales) sebanyak 34 unit. Jumlah ini ambrol 67 persen dibanding total wholesales selama catur wulan pertama 2023.

Pada bulan April saja, jumlah wholesales yang dikantongi hanya 12 unit. Jumlah ini ambrol 64,7 persen dibanding wholesales yang dicetaknya pada bulan yang sama di tahun 2023.

Sedangkan jumlah yang terjual dari dealer ke konsumen (penjualan ritel) yang dibukukan selama empat bulan pertama 2024 itu, hanya 36 unit. Jumlah tersebut anjlok hingga 58,1 persen dibanding total penjualan ritel yang dicetaknya pada periode Januari – April 2023.

VW Tiguan Allspace yang dijual di Indonesia oleh PT Garuda Mataram Motor – dok.Mobilitas

Selama bulan April saja, angka penjualan ritel yang diraup mobil asal Jerman ini hanya 14 unit. Jumlah yang dibukukan PT Garuda Mataram Motor (Indomobil Group) selaku penjualnya itu, ambrol 64,1 persen dibanding April 2023.

Fakta penjualan tersebut menjadi bukti bahwa tren penjualan mobil VW di Tanah Air masih muram. Sebab, fakta data berbicara, di tahun 2023 (selama setahun penuh dari Januari – Desember) mobil VW terjual sebanyak 249 unit.

Jumlah tersebut anjlok dibanding tahun 2022 yang sebanyak 377 unit. Berkurang 128 unit, jumlah yang tidak sedikit tentunya. (Anp/Aa)