Bisnis

Selama Januari 2026, Mitsubishi Xforce Asal Indonesia Laku Keras di Vietnam

×

Selama Januari 2026, Mitsubishi Xforce Asal Indonesia Laku Keras di Vietnam

Share this article
Mitsubishi Xforce -dok.Mobilitas

Hanoi, Mobilitas – Penjualan mobil di Vietnam – khususnya yang tercatat sebagai anggota Asosiasi Produsen Otomotif Vietnam (VAMA) – selama bulan Januari 2026 meroket alias meningkat sangat tinggi dibang penjualan pada bulan yang sama di 2025.

Data VAMA yang disitat Mobilitas di Jakarta, Minggu (22/2/2026) jumlah mobil yang terjual di Negeri Paman Ho itu selama bulan perdana 2026 mencapai 36.875 unit. Jumlah tersebut meroket 95 persen dibanding penjualan di bulan Januari 2025, yang sebanyak 18.893 unit.

Menariknya, dalam penjualan itu, baik mobil produksi lokal maupun yang diimpor secara utuh (CBU) mencatatkan kinerja yang meningkat berlipat-lipat alias meroket. Total mobil produksi lokal yang terjual mencapai 18.034 unit, meroket 98 persen dibanding Januari 2025.

Sementara, mobil impor dalam wujud CBU, di bulan kesatu 2026 itu laku sebanyak 18.841 unit. Jumlah penjualan mobil impor tersebut meroket 93 persen dibanding Januari 2025.

Ilustrasi, salah satu fitur unggulan Mitsubishi XForce, Mode Berkendara Mitsubishi XForce – dok.Mobilitas

Sekadar informasi, VAMA mencatat, di bulan Januari 2026 itu, jumlah mobil CBU yang diimpor Vietnam mencapai 14.606 unit dengan total nilai US$385 juta. Jumlah dan nilai impor mobil CBU itu meroket 104 persen dan 140 persen dibanding Januari 2025.

Fakta juga berbicara, 90 persen lebih dari jumlah mobil CBU yang diimpor tersebut berasal dari Indonesia, Thailand, dan Cina. Tercatat, Indonesia menjadi eksportir terbesr disusul Negeri Gajah Putih dan Cina.

Adapun mobil terlaris (di luar VinFast yang bukan anggota VAMA ) adalah Mazda CX-5 yang laku sebanyak 2.104 unit. Dia disusul Mitsubishi Xforce (asal Indonesia) yang terjual sebanyak 1.666 unit.

Kemudian Ford Ranger dengan 1.520 unit dan Territory 1.545 unit. Lalu Ford Everest yang terjual 1.390 unit. (Anp/Aa)

Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id