Changsha, Mobilitas – Truk kategori kelas berat bersumber tenaga dari listrik buatan Sany Group, pabrikan alat berat terbesar di dunia yang berasal dari Changsha, Republik Rakyat Cina itu hadir di Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2026, April lalu.
Saat itu, Sany memperkenalkan beberapa model truk listrik. Salah satunya tractor semi trailer SE58. Truk berat listrik 6×4 ini memiliki baterai 588 kWh yang menjadikannya sanggup berjalan sejauh 350 km, dengan mengangkut beban 120 ton.
Sementara, di Cina, ternyata truk Sany (gabungan semua model) penjualannya terbanyak di segmen heavy duty truck listrik. Data riset Chinatrucks yang disitat Mobilitas di Jakarta, Selasa (30/6/2026) menunjukkan selama periode Januari – Mei 2026, Sany membukukan angka penjualan sebanyak 337.064 unit.

Jumlah Penjualan Sany itu setara dengan 29,5 persen dari total penjuan truk berat bertenag listrik selama periode lima bulan pertama 2026. Bahka, menurut catatan Commercial EV Tracker, Sany menjadi pabrikan truk listrik dengan penjualan terbanyak di dunia.
Sany juga dikabarkan telah memasarkan truk hybrid e263 di Eropa, dengan pembeli pertama perusahaan di Jerman. Pabrikan ini juga akan membuat gebrakan besar dengan model-model baru. Mereka akan diperkenalkan pameran IAA Transportation 2027 Hanover, Jerman. (Din/Aa)
Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id












