<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>AION &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/aion/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Wed, 06 May 2026 14:39:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>AION &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Aion N60 SUV Berfitur LiDAR sebagai Standar, Berharga Mulai Rp 270 Jutaan</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/aion-n60-suv-berfitur-lidar-sebagai-standar-berharga-mulai-rp-270-jutaan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 May 2026 09:00:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Model Baru]]></category>
		<category><![CDATA[AION]]></category>
		<category><![CDATA[GAC GRoup]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Aion]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Aion]]></category>
		<category><![CDATA[SUV Aion N60]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=27772</guid>

					<description><![CDATA[Guangzhou, Mobilitas – Produsen produsen otomotif kondang asal...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Guangzhou, Mobilitas</strong> – Produsen produsen otomotif kondang asal Guangzhou, Republik Rakyat Cina, Guangzhou Automobile Group Co.,Ltd alias GAC Group, melalui submereknya Aion meluncurkan SUV denga bodi belakang mirip van bernama Aion N60.</p>
<p>Laporan CarNewsChina yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu ` menyebut SUV listrik berdimensi panjang sekitar 5.600 milimeter (mm) dengan wheelbase 2.775 mm itu mempunyai ruang kabin yang lapang. Dia dilengkapi sensor LiDAR dan radar gelombang milimeter 4D yang menyokong penggunaan fitur Navigate On Autopilot (NOA).</p>
<p>Kabinnya berkonsep minimalis dengan layar sentuh besar 15,6 inci (39,62 cm) dengan sistem operasi ADiGO 6.0. Menariknya, di kabin ini terdapat kursi penumpang dengan fungsi pijat, ventilasi, dan pemanas, bahkan terdapat kulkas mini dan perangkat audio 11 speaker.</p>
<p>Untuk sistem sumber dayanya, Aion melengkapinya dengan motor listrik tunggal yang dipasang di roda depan. Motor listrik tersebut mampu menyemburkan tenaga hingga165 kW.</p>
<figure id="attachment_27774" aria-describedby="caption-attachment-27774" style="width: 703px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2026/05/Tampilan-bagian-paras-atau-bagian-depan-Aion-N60-dok.Istimewa-e1778078276263.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-27774" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2026/05/Tampilan-bagian-paras-atau-bagian-depan-Aion-N60-dok.Istimewa-e1778078276263.jpg" alt="" width="703" height="504" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2026/05/Tampilan-bagian-paras-atau-bagian-depan-Aion-N60-dok.Istimewa-e1778078276263.jpg 703w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2026/05/Tampilan-bagian-paras-atau-bagian-depan-Aion-N60-dok.Istimewa-e1778078276263-180x130.jpg 180w" sizes="(max-width: 703px) 100vw, 703px" /></a><figcaption id="caption-attachment-27774" class="wp-caption-text">Tampilan bagian paras atau bagian depan Aion N60 &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Sedangkan baterainya berjenis LFP, dengan tiga pilihan berdasar kapasitasnya. Varian baterai tipe tertinggi menawarkan jarak tempuh mobil hingga 610 km berdasar standar CLTC.</p>
<p>SUV dengan tiga varian tipe – yakni tipe 410 Ultra, tipe 510 Ultra, dan tipe 610 Ultra – diklaim memiliki kemampuan akselerasi dari posisi diam (0 kilometer per jam/ kpj) hanya dalam tempo 7,9 hingga 8,5 detik. Itu tergantung varian tipe.</p>
<p>Dengan serangkaian keungggulan tersebut, Aion membanderol masing-masing tipe 109.800 yuan atau setara Rp 279 juta (kurs 1 yuan = Rp 2.539,06), dan 119.800 yuan atau sekitar Rp 304 juta. Sedangkan tipe tertinggi dihargai 129.800 yuan atau sekitar Rp 329 juta. (Din/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penjualan Mobil Aion di RI, Wholesales dan Ritel pada Kuartal I 2026 Masih Melejit Segini</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/penjualan-mobil-aion-di-ri-wholesales-dan-ritel-pada-kuartal-i-2026-masih-melejit-segini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Apr 2026 23:09:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[AION]]></category>
		<category><![CDATA[Aion UT]]></category>
		<category><![CDATA[Aion V]]></category>
		<category><![CDATA[Aion Y Plus]]></category>
		<category><![CDATA[GAC Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Gaikindo]]></category>
		<category><![CDATA[Hyptec HT]]></category>
		<category><![CDATA[Indomobil Group]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Aion]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=27543</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Mobil listrik Aion yang di...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Mobil listrik Aion yang di Indonesia diniagakan oleh GAC Indonesia (Indomobil Group) itu masih membukukan lonjakan penjualan – baik secara grosir dari pabrik ke dealer (<em>wholesales</em>) maupun secara eceran dari dealer ke konsumen alias penjualan ritel – selama periode Januari – Maret atau kuartal pertama 2026.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dinukil <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (14/4/2026) menunjukkan secara kumulatif sepanjang kuartal I 2026, <em>wholesales</em> mobil Aion sebanyak 2.148 unit. Jumlah penjualan grosir ini melambung hingga 78,9 persen dibanding periode sama di tahun 2025.</p>
<p>Sementara, penjualan ecerannya ke konsumen – di saat yang sama – sebanyak 1.940 unit. Jumlah penjualan ritel itu meroket hingga 94,8 persen dibanding total penjualan ritel selama tiga bulan pertama 2025.</p>
<figure id="attachment_25625" aria-describedby="caption-attachment-25625" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/09/Aion-V-di-Indonesia-dok.-Mobilitas-2-e1758038992576.jpg"><img decoding="async" class="size-full wp-image-25625" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/09/Aion-V-di-Indonesia-dok.-Mobilitas-2-e1758038992576.jpg" alt="" width="700" height="492" /></a><figcaption id="caption-attachment-25625" class="wp-caption-text">Aion V di Indonesia &#8211; dok. Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Sekadar informasi, saat ini GAC Indonesia memasarkan empat model mobil Aion. Pertama, hatchback Aion UT yang memiliki jangkauan jarak hingga 500 km (NEDC) dan pengisian daya cepat.</p>
<p>Kedua, SUV Aion V. Mobil istrik 5-seater ini ditawarkan dalam dua varian, yaitu Exclusive dengan harga Rp449 juta dan Luxury yang berbanderol Rp489 juta. Varian tertinggi memiliki daya jelajah hingga 602 km sekali isi daya.</p>
<p>Ketiga, Hyptec HT sebuah SUV premium dengan pintu <em>gull-wing</em>. Mobil ini dibanderol Rp691 juta hingga Rp843,5 juta. Dan keempat, Aion Y Plus yang dipasarkan dengan harga Rp419 &#8211; Rp479 juta. (Anp/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ternyata Begini Rapor Penjualan Ritel Mobil Cina di Indonesia Januari – Februari 2026</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/ternyata-begini-rapor-penjualan-ritel-mobil-cina-di-indonesia-januari-februari-2026/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Mar 2026 02:00:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[AION]]></category>
		<category><![CDATA[BAIC]]></category>
		<category><![CDATA[BYD]]></category>
		<category><![CDATA[Changan]]></category>
		<category><![CDATA[Chery]]></category>
		<category><![CDATA[Denza]]></category>
		<category><![CDATA[Dongfeng (DFSK)]]></category>
		<category><![CDATA[FAW]]></category>
		<category><![CDATA[Geely]]></category>
		<category><![CDATA[Great Wall Motor]]></category>
		<category><![CDATA[Jaecoo]]></category>
		<category><![CDATA[Jetour]]></category>
		<category><![CDATA[Maxus]]></category>
		<category><![CDATA[merek Cina]]></category>
		<category><![CDATA[MG]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Cina]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Cina di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Neta]]></category>
		<category><![CDATA[Polytron]]></category>
		<category><![CDATA[Seres]]></category>
		<category><![CDATA[Skyworth]]></category>
		<category><![CDATA[Wuling]]></category>
		<category><![CDATA[Xpeng]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=27355</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas &#8211; Fakta memperlihatkan, saat ini jumlah...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> &#8211; Fakta memperlihatkan, saat ini jumlah merek mobil asal Republik Rakyat Cina yang berjualan di Indonesia mencapai 18 merek.</p>
<p>Sekadar informasi, jumlah tersebut termasuk Skyworth yang penjualannya menggunakan nama Polytron dan Morris Garage (MG) merek asal Inggris yang sejak tahun 2007 diakuisisi SAIC Motor Cina. Sehingga disebut sebagai mobil Cina.</p>
<p>Data Gabungan Indusri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Sabtu (28/3/2026) menunjukkan saat ini merek dan submerek mobil asal Negeri Panda itu yang menjajakan mobilnya di Indonesia adalah BYD, Wuling, Chery, Jaecoo, Aion, Denza, Geely, MG, Great Wall Motor, Dongfeng (DFSK), Jetour, BAIC, Xpeng, dan Neta. Kemudian, Polytron (Skyworth), FAW, Maxus, Seres, serta Changan.</p>
<p>Namun, ternyata tidak semua merek mobil asal Cina itu yang menorehkan kinerja penjualan eceran dari dealer ke konsumen alias penjualan ritel yang positif di bulan Januari 2026. Data memperlihatkan, di bulan pertama 2026 itu, merek asal Cina yang penjualannya melorot ada empat yakni Chery, Wuling, Morris Garage, dan Maxus.</p>
<figure id="attachment_26669" aria-describedby="caption-attachment-26669" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/12/Jaecoo-J7-SHS-dok.Jaecoo-e1767113102377.jpg"><img decoding="async" class="size-full wp-image-26669" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/12/Jaecoo-J7-SHS-dok.Jaecoo-e1767113102377.jpg" alt="" width="700" height="503" /></a><figcaption id="caption-attachment-26669" class="wp-caption-text">IlustrJasi aecoo J7 SHS &#8211; dok.Jaecoo</figcaption></figure>
<p>Sementara, empat merek yang membukukan penjualan eceran dari dealer ke konsumen alias penjualan ritel terbanyak adalah BYD, Jaecoo, Chery, dan Wuling. Gaikindo mencatat BYD membukukan penjualan ritel sebanyak 6.112 unit unit, Jaecoo 5.059 unit, Wuling 2.550 unit, Chery 2.358 unit, dan Geely 1.686 unit.</p>
<p>Berikut data penjualan ritel mobil merek asal Cina di Indonesia sepanjang Januari 2026 :<br />
BYD : 6.112 unit<br />
Jaecoo : 5.059 unit<br />
Wuling : 2.550 unit<br />
Chery : 2.358 unit<br />
Geely : 1.686 unit<br />
Aion : 1.387 unit<br />
GWM : 561 unit<br />
Denza : 543 unit<br />
Jetour : 366 unit<br />
Xpeng : 253 unit<br />
Dongfeng (DFSK) : 201 unit<br />
FAW: 177 unit<br />
BAIC : 127 unit<br />
MG : 125 unit<br />
Polytron : 109 unit<br />
Neta : 75 unit<br />
Changan : 66 unit<br />
Maxus : 37 unit<br />
<em>Sumber: Gaikindo, 2025</em>. (Anp/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lima Merek Mobil Cina dengan Penjualan Terbanyak di Indonesia Selama 2025</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/lima-merek-mobil-cina-dengan-penjualan-terbanyak-di-indonesia-selama-2025/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Jan 2026 02:00:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[AION]]></category>
		<category><![CDATA[BAIC]]></category>
		<category><![CDATA[BYD]]></category>
		<category><![CDATA[Changan]]></category>
		<category><![CDATA[Chery]]></category>
		<category><![CDATA[dan Neta. Kemudian]]></category>
		<category><![CDATA[Denza]]></category>
		<category><![CDATA[Dongfeng (DFSK)]]></category>
		<category><![CDATA[Geely]]></category>
		<category><![CDATA[Great Wall Motor]]></category>
		<category><![CDATA[Jaecoo]]></category>
		<category><![CDATA[Jetour]]></category>
		<category><![CDATA[Maxus]]></category>
		<category><![CDATA[merek mobil Cina]]></category>
		<category><![CDATA[MG]]></category>
		<category><![CDATA[Seres]]></category>
		<category><![CDATA[Wuling]]></category>
		<category><![CDATA[Xpeng]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=26787</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Merek-merek mobil asal Republik Rakyat...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Merek-merek mobil asal Republik Rakyat Cina terus merangsek menggarap pasar mobil di Indonesia. Tercata hingga akhir tahun 2025 kemarin jumlah merek mobil asal Cina yang berjualan di Indonesia mencapai 18 merek.</p>
<p>Data Gabungan Indusri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Senin (19/1/2026) menyebut merek mobil asal Negeri Tirai Bambu itu termasuk Skyworth yang penjualannya menggunakan nama Polytron dan Morris Garage merek asal Inggris yang sejak tahun 2007 diakuisisi SAIC Motor Cina.</p>
<p>Secara rinci merek mobil asal Cina itu adalah BYD, Wuling, Chery, Jaecoo, Aion, Denza, Geely, MG, Great Wall Motor, Dongfeng (DFSK), Jetour, BAIC, Xpeng, dan Neta. Kemudian, Polytron (Skyworth), Maxus, Seres, serta Changan.</p>
<figure id="attachment_25077" aria-describedby="caption-attachment-25077" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/07/Mobil-Chery-di-Indonesia-dok.Mobilitas-e1753538332421.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-25077" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/07/Mobil-Chery-di-Indonesia-dok.Mobilitas-e1753538332421.jpg" alt="" width="700" height="500" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/07/Mobil-Chery-di-Indonesia-dok.Mobilitas-e1753538332421.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/07/Mobil-Chery-di-Indonesia-dok.Mobilitas-e1753538332421-180x130.jpg 180w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /></a><figcaption id="caption-attachment-25077" class="wp-caption-text">Mobil Chery di Indonesia &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Data berbicara, di tahun 2025 itu, gabungan seluruh merek asal Cina itu berhasil menggenggam pangsa pasar mobil di Indonesia hingga 14 persen. Dalam penjualan grosir dari pabrik ke dealer (<em>wholesales</em>) mereka membukukan penjualan sebanyak 112.516 unit dari total<em> wholesales</em> seluruh mobil dari seluruh merek yang ada, sebanyak 803.687 unit.</p>
<p>BYD menjadi merek dengan penjualan <em> wholesales</em> terbanyak Indonesia, dengan total 46.711. Dia disusul Chery yang menjual sebanyak 19.391 unit, Wuling dengan penjualan 18.605 unit, Denza 7.474 unit, dan Aion 6.839 unit. (Swe/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Aion di Cina Bonyok, Penjualan Grosirnya selama Januari – November 2025 Anjlok</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/aion-di-cina-bonyok-penjualan-grosirnya-selama-januari-november-2025-anjlok/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Dec 2025 04:00:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[AION]]></category>
		<category><![CDATA[Aion Cina]]></category>
		<category><![CDATA[Aion Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[GAC GRoup]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Aion]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=26609</guid>

					<description><![CDATA[Beijing, Mobilitas – Aion yang merupakan bagian dri...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Beijing, Mobilitas</strong> – Aion yang merupakan bagian dri GAC Group itu membukukan anjloknya penjualan grosir dari pabrik ke dealer alias <em>wholesales</em> di negerinya, Republik Rakyat Cina, tidak hanya di periode Januari – November 2025 semata, tetapi juga di bulan November saja.</p>
<p>Data Asosiasi Pabrikan Mobil Cina (CAAM) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Jumat (19/12/2025) menunjukkan di periode Januari – November 2025, totala angka wholesales atau penjualan grosir yang dikantongi Aion sebanyak 265.441 unit. Jumlah tersebut anjlok 19,7 persen dibanding periode sama di tahun 2024.</p>
<p>Sementara, di bulan November saja, total penjualan grosir yang dicetak merek itu sebanyak 24.071 unit. Jumlah tersebut ambrol hingga 38,1 persen dibanding total angka <em>wholesales</em> yang diraupnya di bulan yang sama di 2024.</p>
<figure id="attachment_19228" aria-describedby="caption-attachment-19228" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/07/Aion-Hyptec-HT-diluncurkan-di-hajatan-GIIAS-2024-dok.Mobilitas-e1721315668730.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-19228" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/07/Aion-Hyptec-HT-diluncurkan-di-hajatan-GIIAS-2024-dok.Mobilitas-e1721315668730.jpg" alt="" width="700" height="498" /></a><figcaption id="caption-attachment-19228" class="wp-caption-text">Ilustrasi, mobil listrik Aion Hyptec HT &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Fakta berbicara, di sebelas bulan pertama atau Januari – November 2025, beberapa model mobil kondang Aion penjualan grosirnya tumbang. Mereka antara lain, Aion Y yang membukukan penjualan grosir sebanyak 70.051 unit, ambrol 52,07 persen dibanding periode sama di tahun 2024.</p>
<p>Kemudian Aion Hyper HT yang laku sebanyak 8.388 unit, 12.6 persen. Lalu Aion Hyper GT yang penjualan grosirnya 1.558 unit (ambrol 73,7 persen) dan Aion LX yang terjual hanya sebanyak 139 unit atau ambrol 68,57 dibanding periode sama di tahun 2024. (Jap/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penjualan Ritel Mobil Cina di RI Januari – November 2025: BYD Juaranya, Meroket 237,1 Persen</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/penjualan-ritel-mobil-cina-di-ri-januari-november-2025-byd-juaranya-meroket-2371-persen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Dec 2025 02:00:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[AION]]></category>
		<category><![CDATA[BYD]]></category>
		<category><![CDATA[Chery]]></category>
		<category><![CDATA[Denza]]></category>
		<category><![CDATA[Geely]]></category>
		<category><![CDATA[GWM]]></category>
		<category><![CDATA[Mobil Cina di RI 2025]]></category>
		<category><![CDATA[mobil merek Cina]]></category>
		<category><![CDATA[Wuling]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=26606</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Fakta data memperlihatkan sampai akhir...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Fakta data memperlihatkan sampai akhir November 2025, jumlah merek mobil asal Republik Rakyat Cina yang menjual produknya di Indonesia mencapai 17 merek. Namun dari mereka juga terdapat submerek dari merek lain yang juga berjualan di Indonesia.</p>
<p>Submerek itu antara lain Denza yang merupakan bagian dari merek Build Your Dreams (BYD) dengan memproduksi mobil listrik kelas premium. Kemudian Jetour dan Jaecoo (bagian dari Chery), dan Seres (bagian dari Dongfeng Sokon alias DFSK).</p>
<p>Selain itu di daftar merek asal Negeri Panda yang beroperasi itu juga terdapat nama Morris Garage (MG). Sebab, meski merek tersebut dulunya berasal dari Inggris, namun sejak tahun 2007 dibeli secara penuh oleh pabrikan asal Cina, SAIC Motors setelah sebelumnya dimiliki pabrikan Cina lainnya, Nanjing Automobile.</p>
<p>Lantas bagaimaana penjualan eceran mobil merek asal negeri berpenduduk 1,423 miliar jiwa itu di Indonesia, khususnya di periode Januari – November 2025? Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Jumat (18/12/2025) menunjukkan di rentang waktu sebelas bulan pertama 2025 itu, merek BYD menjadi merek dengan penjualan ritel terbanyak.</p>
<figure id="attachment_25305" aria-describedby="caption-attachment-25305" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/08/Wuling-Binguo-EV-di-GIIAS-2025-–-dok.-Mobilitas-e1755428169117.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-25305" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/08/Wuling-Binguo-EV-di-GIIAS-2025-–-dok.-Mobilitas-e1755428169117.jpg" alt="" width="700" height="516" /></a><figcaption id="caption-attachment-25305" class="wp-caption-text">Wuling Binguo EV di GIIAS 2025 – dok. Mobilitas</figcaption></figure>
<p>BYD disusul Wuling dan Chery di daftar tiga besar. Berikut data penjualan ritel alias penjualan eceran ke konsumen 17 merek mobil asal Cina sepanjang sebelas bulan pertama 2025 tersebut dibanding Januari – November2025:</p>
<p>BYD: 39.289 unit (meroket 237,1 persen)<br />
Wuling: 17.506 unit (anjlok 21,5 persen)<br />
Chery: 18.071 unit (meroket 140,8 persen)<br />
Jaecoo: 1.378 unit (baru)<br />
Aion: 5.439 unit (meroket 514,6 persen)<br />
Denza: 7.047 unit (baru)<br />
Geely: 2.036 unit (baru)<br />
MG: 1.648 unit (anjlok 58,3 persen)<br />
GWM: 1.266 unit (meroket 108,6 persen)<br />
Dongfeng (DFSK): 770 unit (anjlok 23,6 persen)<br />
Jetour: 664 unit (baru)<br />
BAIC: 612 unit (meroket 287,3 persen)<br />
Xpeng: 514 unit (baru)<br />
Neta: 404 unit (anjlok 24,5 persen)<br />
Polytron (Skyworth): 208 unit (baru)<br />
Maxus: 142 unit (baru)<br />
Seres: 128 unit (naik 36,2 persen)<br />
<em>Sumber: Gaikindo, 2025</em>.(Anp/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Rapor Penjualan Ritel 18 Merek Mobil Cina di Indonesia, Januari – Oktober 2025</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/ini-rapor-penjualan-ritel-18-merek-mobil-cina-di-indonesia-januari-oktober-2025/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Nov 2025 08:00:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[AION]]></category>
		<category><![CDATA[BTD]]></category>
		<category><![CDATA[Chery]]></category>
		<category><![CDATA[Denza]]></category>
		<category><![CDATA[DFSK]]></category>
		<category><![CDATA[Geely]]></category>
		<category><![CDATA[Jaecoo]]></category>
		<category><![CDATA[Jetour]]></category>
		<category><![CDATA[Maxus]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Cina di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Neta]]></category>
		<category><![CDATA[Penjualan mobil Cina di RI]]></category>
		<category><![CDATA[Seres]]></category>
		<category><![CDATA[Wuling]]></category>
		<category><![CDATA[XpENGM mg]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=26369</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Jika nama Morris Garage atau...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta, Mobilitas – Jika nama Morris Garage atau MG (merek asal Inggris yang sejak tahun 2007 berada di bawah payung SAIC Motors Cina) dan Polytron (yang mobil dagangannya merupakan mobil buatan Skyworth Ciba) dimasukkan sebagai produk asal Cina, maka hingga akhir Oktober 2025, telah ada 18 merek mobil Cina yang berjualan di Indonesia.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa(18/11/2025) menunjukkan, sepanjang periode Januari – Oktober 2025 beberapa merek asal Negeri Tiri Bambu itu membukukan kenaikan penjualan dari dealer ke konsumen (penjualan ritel) alias penjualan eceran yang naik diband<br />
ing periode sama di tahun lalu.</p>
<p>Namun , sebagian yang lain mencatatkan anjloknya penjualan. Sementara, beberapa merek belum terlihat mencetak kenaikan penjualan atau sebaliknya menurun, karena di tahun lalu merek tersebut belum berjualan, sehingga diberi status “baru ”</p>
<p>Berikut data penjualan ritel dari 18 merek asal Cina itu selama Januari – Oktober 2025 dibanding kurun waktu yang sama di tahun 2024 :</p>
<figure id="attachment_25326" aria-describedby="caption-attachment-25326" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/08/Geely-Xingyuan-di-GIIAS-2025-dok.-Mobilitas-e1755661430611.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-25326" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/08/Geely-Xingyuan-di-GIIAS-2025-dok.-Mobilitas-e1755661430611.jpg" alt="" width="700" height="500" /></a><figcaption id="caption-attachment-25326" class="wp-caption-text">Geely Xingyuan di GIIAS 2025 &#8211; dok. Mobilitas</figcaption></figure>
<p>BYD : 31.046 unit (meroket 252 persen)<br />
Chery : 16.667 unit (meroket 148,8 persen)<br />
Wuling : 15.728 unit (anjlok 20,5 persen)<br />
Denza : 6.757 unit (baru)<br />
Aion : 5.062 unit (meroket 1.012,5 persen)<br />
Geely : 1.801 unit (baru)<br />
MG : 1.528 unit (anjlok 58,7 persen)<br />
GWM : 1.032 unit (meroket 97,3 persen)<br />
FAW : 912 unit (melonjak 34,9 persen)<br />
Dongfeng (DFSK) : 676 unit (anjlok 26.,9 persen)<br />
Jaecoo : 604 unit (baru)<br />
Jetour: 534 unit (baru)<br />
BAIC : 514 unit (meroket 324,8 persen)<br />
Neta : 398 unit (melorot 6,4 persen)<br />
Xpeng : 361 unit (baru)<br />
Polytron (Skyworth):150 unit (baru)<br />
Maxus : 116 unit (baru)<br />
Seres : 121 unit (melonjak 34,9 persen)<br />
<em>Sumber: Gaikindo, 2025</em>. (Jrr/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penjualan Aion di Cina Januari &#8211; Oktober 2025 Terperosok, Aion Y dan Hyper GT Terparah</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/penjualan-aion-di-cina-januari-oktober-2025-terperosok-aion-y-dan-hyper-gt-terparah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Nov 2025 04:00:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[AION]]></category>
		<category><![CDATA[Aion Hyper GT]]></category>
		<category><![CDATA[Aion Hyper HT]]></category>
		<category><![CDATA[Aion Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Aion Y]]></category>
		<category><![CDATA[GAC GRoup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=26326</guid>

					<description><![CDATA[Beijing, Mobilitas – Aion yang merupakan submerek dari...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Beijing, Mobilitas</strong> – Aion yang merupakan submerek dari GAC Group dengan spesialisasi mobil listrik itu, tidak hanya membukukan anjloknya penjulan dari pabrik ke dealer (<em>wholesales</em>) di periode kumulatif Januari – Oktober saja, tetapi juga di bulan Oktober.</p>
<p>Padahal, seperti yang terlihat di data China Association of Automobile Manufacturers (CAAM) yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Jumat (14/11/2025) baik selama bulan Oktober maupun di kurun waktu Januari – Oktober 2025, wholesales mobil di Republik Rakyat Cina masih di teritori meningkat dibanding periode sama di tahun 2024 lalu.</p>
<p>Terlihat, <em>wholesales</em> di Oktober tahun ini 3.322.049 unit. Jumlah tersebut meningkat 8,8 persen dibanding wholesales yang tercetak pada Oktober 2024.</p>
<p>Sementara, pada periode kumulatif Januari – Oktober 2025, mobil yang terjual ke dealer di Negeri Tirai Bambu itu mencapai 27.687.096 unit. Total penjualan grosir tersebut menanjak hingga 12,4 persen dibanding total<em> wholesales</em> yang terjadi di sepuluh bulan pertama 2024.</p>
<figure id="attachment_20272" aria-describedby="caption-attachment-20272" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/Mobil-listrik-Aion-Hyper-GT-dok.Istimewa-via-Made-in-China-e1727146851876.webp"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-20272" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/Mobil-listrik-Aion-Hyper-GT-dok.Istimewa-via-Made-in-China-e1727146851876.webp" alt="" width="700" height="505" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/Mobil-listrik-Aion-Hyper-GT-dok.Istimewa-via-Made-in-China-e1727146851876.webp 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/Mobil-listrik-Aion-Hyper-GT-dok.Istimewa-via-Made-in-China-e1727146851876-180x130.webp 180w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /></a><figcaption id="caption-attachment-20272" class="wp-caption-text">Mobil listrik Aion Hyper GT &#8211; dok.Istimewa via Made in China</figcaption></figure>
<p>Namun, berkebalikan tren tersebut, ternyata <em>wholesales</em> Aion malah terperosok. Selama Oktober 2025 saja merek ini hanya berhasil mendulang angka wholesales sebanyak 23.958 unit, anjlok 25 persen dibanding Oktober 2024.</p>
<p>Kemudian di rentang waktu Januari – Oktober 2025, total jumlah wholesales yang berhasil dikemas Aion sebanyak 241.370 unit. Jumlah penjualan itu terperosok 17,34 persen dibanding total <em>wholesales</em> di periode sama pada 2024.</p>
<p>Fakta data juga berbicara, beberapa model kondang andalan Aion, penjualan terperosok di kurun waktu Januari – Oktober 2025. Aion Y misalnya, hanya mengantongi angka penjualan 66.362 unit, terperosok hingga 50,6 persen dibanding periode sama di 2024.</p>
<p>Kemudian Aion Hyper HT, terjual 7.482 unit, menyusut 0,94 persen. Lalu, Aion Hyper GT membukukan penjualan hanya sebanyak 1.466 unit, terperosok hingga70,4 persen dibanding total penjualan grosir yang dibukukannya pada Januari – Oktober 2024 lalu. (Anp/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Delapan Bulan Pertama 2025, Mobil Aion yang Terjual ke Konsumen RI Sudah 4.168 Unit</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/delapan-bulan-pertama-2025-mobil-aion-yang-terjual-ke-konsumen-ri-sudah-4-168-unit/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Sep 2025 02:00:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[AION]]></category>
		<category><![CDATA[Aion UT]]></category>
		<category><![CDATA[Aion V]]></category>
		<category><![CDATA[Aion Y Plus]]></category>
		<category><![CDATA[GAC Aion]]></category>
		<category><![CDATA[Hyptech HT]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Aion]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=25644</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – GAC Aion memulai kiprahnya di...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – GAC Aion memulai kiprahnya di pasar Indonesia sejak pertengahan Juni 2024 lalu, dengan meluncurkan Aion Y Plus pada 19 Juni 2024. Namun penyerahan mobil pesan konsumen mulai dilakukan pada Juli tahun tersebut.</p>
<p>Sebanyak 100 unit model Aion Y Plus diserahkkan kepada konsumen Indonesia. Di saat yang sama diresmikan 10 dealer baru di wilayah Jabodetabek dan Bandung.</p>
<p>Kini, GAC Aion yang diageni PT Indomobil Energi Baru memasarkan empat model yakni Aion Y Plus, Aion V, Hyptech HT, serta Aion UT. Model yang terakhir itu diluncurkan di hajatan GIIAS 2025 pada Juli lalu, tetapi harga resminya baru diumumkan 10 September 2025, yaitu Rp 325 juta – Rp 363 Juta.</p>
<p>Lantas bagaimana rapor penjualn mobil listrik Aion di Indonesia saat ini, khususnya di periode Januari &#8211; Agustus 2025?</p>
<figure id="attachment_19229" aria-describedby="caption-attachment-19229" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/07/Aion-Y-Plus-mobil-listrik-Aion-yang-sejak-19-Juni-2024-telah-dijual-di-Indonesia-dok.Mobilitas-e1721315784237.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-19229" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/07/Aion-Y-Plus-mobil-listrik-Aion-yang-sejak-19-Juni-2024-telah-dijual-di-Indonesia-dok.Mobilitas-e1721315784237.jpg" alt="" width="700" height="503" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/07/Aion-Y-Plus-mobil-listrik-Aion-yang-sejak-19-Juni-2024-telah-dijual-di-Indonesia-dok.Mobilitas-e1721315784237.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/07/Aion-Y-Plus-mobil-listrik-Aion-yang-sejak-19-Juni-2024-telah-dijual-di-Indonesia-dok.Mobilitas-e1721315784237-180x130.jpg 180w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /></a><figcaption id="caption-attachment-19229" class="wp-caption-text">Aion Y Plus, mobil listrik Aion yang sejak 19 Juni 2024 telah dijual di Indonesia &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Kamis (18/9/2025) menunjukkan, pada periode tersebut penjualan – baik dari pabrik ke dealer (<em>wholesales</em>) maupun dari dealer ke konsumen (penjualan ritel) &#8211; moncer.  Terlebih, ini merupakan merek pendatang baru.</p>
<p>Fakta data berbicara di kurun waktu delapan bulan pertama 2025 itu, GAC Aion membukukan <em>wholesales</em> sebanyak 3.851 unit. Sedangkan total penjualan rotel yang dicetaknya di periode sama sebanyak 4.168 unit.</p>
<p>Dengan penjualan sebanyak itu, GAC Aion bercokol di urutan ke-13 dalam daftar pabrikan dengan penjulan mobil terbanyak di Indonesia. Dia berhasil mendulang pangsa pasar 0, 8 persen. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Begini Rapor Penjualan Ritel Mobil Cina di Indonesia, Periode Januari &#8211; Juni 2025</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/begini-rapor-penjualan-ritel-mobil-cina-di-indonesia-periode-januari-juni-2025/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Jul 2025 07:46:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[AION]]></category>
		<category><![CDATA[BAIC]]></category>
		<category><![CDATA[BYD]]></category>
		<category><![CDATA[Chery]]></category>
		<category><![CDATA[Dongfeng]]></category>
		<category><![CDATA[Geely]]></category>
		<category><![CDATA[GWM]]></category>
		<category><![CDATA[Jetour]]></category>
		<category><![CDATA[Merek mobil asal Cina]]></category>
		<category><![CDATA[MG]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Cina di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Neta]]></category>
		<category><![CDATA[Seres]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=24939</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Sampai saat ini, ada 13...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Sampai saat ini, ada 13 merek mobil asal Republik Rakyat Cina (Cina) yang beropersasi di Indonesia. Tetapi dari jumlah itu, ada satu merek yang terdiri dari tiga sub merek, yakni Great Wall Motor yang terditi dari submerek Haval, Tank, dan Ora.</p>
<p>Selain itu ada satu merek yang berasal dari Inggris, tetapi sejak tahun 2007 dibeli oleh grup pabrikan otomotif Cina, yakni Morris Garage (MG). Bahkan MG juga memproduksi mobilnya di Cina selain di Inggris dan beberapa negara lainnya.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (15/7/2025) menunjukkan selama Januari – Juni 2025 penjualan mobik merek asal Cina di Indonesia ada yang melonjak dan tidak sedikit yang menurun. Tetapi dari 13 merek itu, ternyata penjualannya di periode Januari – Juni 2025 belum bisa dibandingkan dengn periode sama di tahun lalu.</p>
<p>Pasanya, di enam bulan pertama atau semester pertama 2024, merek belum berjualan di Tanah Air. Berikut data lengkap penjualan mobil merek asal Negeri Tirai Bambu itu dari dealer ke konsumen (penjualan ritel) di Indonesia selama semester pertama 2025 dibanding periode sama 2024:</p>
<figure id="attachment_23267" aria-describedby="caption-attachment-23267" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/03/Aktivitas-booth-Denza-di-IIMS-2025-dok.BYD-Motor-Indonesia-e1741268999761.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-23267" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/03/Aktivitas-booth-Denza-di-IIMS-2025-dok.BYD-Motor-Indonesia-e1741268999761.jpg" alt="" width="700" height="503" /></a><figcaption id="caption-attachment-23267" class="wp-caption-text">Mobil Denza di IIMS 2025 &#8211; dok.BYD Motor Indonesia</figcaption></figure>
<p>BYD : 13.705 unit (belum bisa dibandingkan)<br />
Chery : 9.812 unit (meroket 152,4 persen)<br />
Wuling : 9.284 unit (anjlok 16,7 persen)<br />
Denza : 5.093 unit (belum bisa dibandingkan)<br />
Aion : 2.716 unit (belum bisa dibandingkan)<br />
MG : 999 unit (anjlok 48,1 persen)<br />
Geely : 786 unit (belum bisa dibandingkan)<br />
Dongfeng (DFSK) : 413 unit (anjlok 36,3 persen)<br />
GWM : 420 unit (meroket 236 persen)<br />
FAW : 355 unit (naik 8,6 persen)<br />
Neta ; 314 unit (melejit 101,3 persen)<br />
BAIC : 241 unit (belum bisa dibandingkan)<br />
Jetour : 199 unit (belum bisa dibandingkan)<br />
Seres : 76 unit (naik 38,2 persen)<br />
<em>Sumber: Gaikindo, 2025</em>. (Anp/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
