<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Asuransi Zurich Syariah &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/asuransi-zurich-syariah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Thu, 04 Apr 2024 08:35:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>Asuransi Zurich Syariah &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mudik Lebaran Tahun Ini, 500.000 Kendaraan Diprediksi Gunakan Asuransi Zurich Syariah</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/mudik-lebaran-tahun-ini-500-000-kendaraan-diprediksi-gunakan-asuransi-zurich-syariah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Apr 2024 08:35:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mobility]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi Zurich Syariah]]></category>
		<category><![CDATA[kendaraan oemudik berasuransi Zurich Syariah]]></category>
		<category><![CDATA[pemudik oengguna asuransi Zurich Syariah]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Asuransi Zurich Syariah]]></category>
		<category><![CDATA[PT Zurich General Takaful Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=17546</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Prediksi itu seiring dengan bertumbuhnya...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Prediksi itu seiring dengan bertumbuhnya penjualan produk asuransi kendaraan Zurich Syariah, yakni Autocilin Syariah dan Motopro Syariah di tahun lalu.</p>
<p>Seperti diungkap Chief Sales and Distribution Officer PT Zurich General Takaful Indonesia (Zurich Syariah), Auralusia Rimadiana, sepanjang tahun 2023 kemarin asuransi kendaraan Zurich Syariah membukukan pertumbuhan yang signifikan.</p>
<p>“Autocilin Syariah, asuransi untuk kendaraan bermotor roda empat tumbuh mencapai 29 persen (dibanding tahun sebelumnya. Sementara, Motopro Syariah, asuransi untuk kendaraan bermotor roda dua tumbuh sebesar 25 persen dibanding tahun sebelumnya,” papar Rima saat Media Gathering dan Buka Puasa Bersama Asuransi Zurich Syariah, di Jakarta, Selasa (2/4/2024).</p>
<p>Bahkan di tahun ini, selama dua bulan pertama atau dari Januari hingga Februari, kedua produk asuransi Zuroch Swiss itu penjualan semakin melonjak. Data Zurich Swiss menyebut, lonjakan penjualan mencapai 33 persen dibanding penjualan selama kurun waktu yang sama di tahun 2023.</p>
<p>Oleh karena itu, lanjut Rima, pihaknya optimis lini bisnis kendaraan bermotor tersebut akan dinikmati masyarakat. Khususnya seiring dengan potensi mobilitas masyarakat yang tinggi saat mudik Lebaran 2024 ini.</p>
<figure id="attachment_17548" aria-describedby="caption-attachment-17548" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-17548" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/04/Ilustrasi-asuransi-mobil-dok.Istimewa-via-Mytips-e1712219618611.jpg" alt="" width="700" height="505" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/04/Ilustrasi-asuransi-mobil-dok.Istimewa-via-Mytips-e1712219618611.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/04/Ilustrasi-asuransi-mobil-dok.Istimewa-via-Mytips-e1712219618611-180x130.jpg 180w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-17548" class="wp-caption-text">Ilustrasi, asuransi mobil &#8211; dok.Istimewa via Mytips</figcaption></figure>
<p>Dengan kata lain, kendaraan bermotor yang digunakan untuk sarana mobilitas masyarakat pada masa mudik Lebaran 2024 ini jumlahnya juga lebih banyak dibanding tahun lalu.</p>
<p>“Tahun 2023, di saat mudik seperti ini kendaraan bermotor yang diasuransikan di Zurich Syariah sudah 390.000 kendaraan. Tahun ini kita prediksi akan ada di angka 500.000 di masa mudik ini, total aktif kendaraan bermotor di Zurich Syariah,” tandas Rima.</p>
<p>Sementara itu, Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Johannes Nangoi, yang dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Kamis (4/4/2024) menyebut dinamika pasar kendaraan bermotor sangat berpengaruh terhadap geliat industri asuransi umum, khususnya asuransi kendaraan.</p>
<p>“Karena, setiap kendaraan bermotor yang dibeli secara kredit diminta oleh perusahaan pembiayaan untuk diasuransikan. Ini tentu sebagai satu cara untuk memitigasi risko bagi perusahaan pembiayaan maupun konsumen pembeli kendaraan. Artinya, setiap kendaraan baru yang dibeli pasti diasuransikan, Sementara, kita tahu, dari total pembelian mobil di Indonesia sekitar 80 persen itu dibeli secara kredit, bahkan kalau kendaraan niaga bisa 90 persen,” ujar Nangoi.</p>
<p>Menariknya, kini di kalangan pembeli mobil, baik secara kredit maupun tunai ada kesadaran untuk menambah perlindungan dari asuransi untuk mobil mereka agar lebih aman ketika terjadi risiko.</p>
<figure id="attachment_17243" aria-describedby="caption-attachment-17243" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-17243" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/03/Iludstrasi-menyewa-mobil-di-perusahaan-rental-kendaraan-dok.Istimewa-e1710923029198.jpg" alt="" width="700" height="488" /><figcaption id="caption-attachment-17243" class="wp-caption-text">Ilustrasi, membeli mobil baru &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>“Istilahnya, pembeli mobil ini membeli perluasan proteksi untuk mobil merek. Meskipun, ini masih pada mobil segmen atas. Tetapi, tumbuh. Artinya kebutuhan dan awareness soal pentingnya asuransi itu tumbuh. Sehingga, bisa saja meskipun penjualan unit mobil sedikit turun di 2023, tetapi nilai premi asuransi naik,” tandas Jongkie.</p>
<p>Ungkapan Jongkie tak salah. Data laporan kinerja industri asuransi di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Kamis (4/4/2024) menunjukkan pendapatan premi asuransi umum sepanjang tahun 2023 meningkat 15,3 persen dibanding tahun sebelumnya. Total nilainya Rp 103,86 triliun.</p>
<p>Pada periode tersebut, asuransi kendaraan merupakan sektor yang membukukan pangsa pasar terbesar ketiga. Asuransi kendaraan mencatatkan total pendapatan premi senilai Rp 19,49 triliun, menanjak 7,4 persen dibanding tahun 2022. (Any/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Soal Asuransi Mobil Listrik, Zurich Syariah Berharap OJK Segera Terbitkan Regulasi</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/soal-asuransi-mobil-listrik-zurich-syariah-berharap-ojk-segera-terbitkan-regulasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Apr 2024 23:15:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[asuransi mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi Zurich Syariah]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[OJK]]></category>
		<category><![CDATA[Otoritas Jasa Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[pertumbuhan penjualan asuransi Zurich Syariah]]></category>
		<category><![CDATA[premi asuransi mobil listrik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=17509</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Sampai saat ini perusahaan asuransi...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Sampai saat ini perusahaan asuransi yang menawarkan produk perlindungan dari risiko untuk mobil setrum di Tanah Air dengan menggunakan pedoman premi <em>pricing</em> seperti kendaraan konvensional atau bermesin pembakaran internal (ICE).</p>
<p>Padahal, seperti diungkap Presiden Direktur PT Zurich General Takaful Indonesia (Zurich Syariah) Hilman Simanjuntak, karakter mobil listrik berikut potensi risiko yang terjadi pada kendaraan listrik berbeda dengan kendaraan ICE.</p>
<p>“Oleh karena itulah, kami saat ini posisisinya menunggu regulasi yang menjadi acuan kami dari regulator (khususnya Otoritas Jasa Jeuangan atau OJK),” kata Hilman saat ditemui di sela Media Gathering Berbuka Puasa Bersama Media di Jakarta, Selasa (2/4/2024).</p>
<p>Kendati begitu, lanjut Hilman, pihaknya tetap melakukan penjualan produk asuransi untuk mobil listrik itu, mengingat tren pertumbuhan penjualan mobil listrik terus meningkat. Terlebih, kebutuhan dan permintaan masyarakat pembeli mobil setrum itu juga ada.</p>
<p>“Karena kita melihat potensi pasar segmen ini (kendaraan listrik) sangat besar. Karena itu, kami juga menawarkan produk asuransi itu mereka. Walaupun untuk besaran premi <em>pricing</em>-nya kami masih mengacu pada mobil konvensional. Dan kami juga terus mempelajarinya,” kata Hilman.</p>
<figure id="attachment_17510" aria-describedby="caption-attachment-17510" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-17510" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/04/Presiden-Direktur-Zurich-Syariah-Indonesia-Hilman-Simanjuntak-dok.Mobilitas-e1712099685967.jpg" alt="" width="700" height="490" /><figcaption id="caption-attachment-17510" class="wp-caption-text">Presiden Direktur Zurich Syariah Indonesia, Hilman Simanjuntak &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Salah satu yang dipelajari Zurich Syariah terkait dengan produk asuransi untuk mobil listrik ini adalah <em>coverage area</em> perlindungan yang diberikan, berikut beragam risiko yang  ada. Karena sekitar 40 persen – 60 persen dari struktur harga mobil listrik adalah baterai, maka bagian ini menjadi fokus yang dipelajari.</p>
<p>Pernyataan senada diungkap Chief Sales and Distribution Officer Zurich Syariah Auralusia Rimadiana. Bahkan Rima menyebut sampai saat ini pihaknya telah berhasil menjual produk asuransi untuk kendaraan listrik ini.</p>
<p>“Jumlahnya saat ini masih sedikit ya,” kata dia.</p>
<p>Sekadar informasi, data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (2/4/2024) menunjukkan sepanjang tahun 2023 lalu, sebanyak 17.0581 mobil listrik baterai (BEV) terjual di Indonesia. Sedangkan di tahun 2024 ini, pada Januari – Februari sebanyak 3.506 unit, meroket 403,73 persen dibanding periode sama di tahun lalu. (Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
