<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>bahaya ban mobil kurang angin &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/bahaya-ban-mobil-kurang-angin/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Fri, 17 Mar 2023 18:18:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>bahaya ban mobil kurang angin &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tiga Hal Sepele yang Bisa Bikin Ban Mobil Bocor Halus</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/tiga-hal-sepele-yang-bisa-bikin-ban-mobil-bocor-halus/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Mar 2023 04:12:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pedia]]></category>
		<category><![CDATA[bahaya ban mobil kurang angin]]></category>
		<category><![CDATA[ban]]></category>
		<category><![CDATA[bana bocor]]></category>
		<category><![CDATA[cara menambal ban]]></category>
		<category><![CDATA[cara mengatasi ban bocor halus]]></category>
		<category><![CDATA[deteksi ban bocor halus]]></category>
		<category><![CDATA[HT]]></category>
		<category><![CDATA[tekanan angin ban]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=11352</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Banyak pemilik mobil yang tidak...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Banyak pemilik mobil yang tidak mengetahui penyebab ban kendaraannya bocor halus.</p>
<p>Bocor halus adalah kondisi tingkat tekanan atau volume angin di dalam ban kendaraan terus berkurang meskipun dengan tingkat atau intensitas yang kecil setiap harinya. Namun, proses berkurangnya isi angin ban itu terus berlangsung setiap detik, menit, jam, dan hari.</p>
<p>“Kondisi ini sulit memang sulit dideteksi karena penyebabnya tidak secara kasat mata bisa dilihat. Sehingga, pemilik kendaraan perlu melihat secara cermat ban kendaraannya itu untuk mencari penyebab bocor halus,” ungkap pemilik T&amp;T Ban, Iswahyudi, saat ditemui <em>Mobilitas,</em> Karang Tengah, Ciledug, Tangerang, Kamis (16/3/2023).</p>
<p>Umumnya ada tiga hal yang menyebabkannya. Ketiganya adalah:</p>
<p>Pertama, mobil tak digunakan dalam waktu lama. Dalam kondisi seperti itu, angin ban akan berkurang karena saat mobil dalam posisi diam dalam waktu lama dan ban tidak bergerak maka temperatur di dalam ban akan dingin sehingga angin di dalamnya merapat.</p>
<figure id="attachment_6279" aria-describedby="caption-attachment-6279" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-6279" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/04/Memastikan-tekanan-angin-ban-sesuai-standar-pabrikan-dok.Barum_-e1650617411461.jpg" alt="" width="700" height="503" /><figcaption id="caption-attachment-6279" class="wp-caption-text">Memastikan tekanan angin ban sesuai standar pabrikan dok.Barum</figcaption></figure>
<p>“Karena memadat maka volume angin seperti berkurang. Ini kebalikan dengan kondisi jika mobil bergerak, permukaan ban akan memanas karena bergesekan dengan permukaan jalan sehingga angin akan memuai,” jelas Yudi.</p>
<p>Kedua, karena pentil ban bocor. Ini terjadi karena ada kotoran di pentil atau karet karet O-ring pentil getas karena faktor usia pakai. “Jika ada kotoran bersihkan, tetapi kalau karet O-ring yang getas ya harus diganti dengan yang baru,” saran Yudi.</p>
<p>Ketiga, karena punggung pelek yang dihinggapi kotoran menumpuk. Untuk mengatasinya cukup mudah. Ampelas hingga bersih kotoran itu, lalu bersihkan dengan kain yang dibasahi. (Jrr/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
