<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>bahaya motor kelebihan muatan &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/bahaya-motor-kelebihan-muatan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Fri, 28 Mar 2025 15:17:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>bahaya motor kelebihan muatan &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mudik Bersepeda Motor Jangan Bawa Barang Bawaan Berlebihan, Ini Bahayanya</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/mudik-bersepeda-motor-jangan-bawa-barang-bawaan-berlebihan-ini-bahayanya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Mar 2025 09:00:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pedia]]></category>
		<category><![CDATA[bahaya motor kelebihan muatan]]></category>
		<category><![CDATA[bhaya mudik bermotor]]></category>
		<category><![CDATA[motor overload]]></category>
		<category><![CDATA[mudik pakai motor]]></category>
		<category><![CDATA[tips mudik aman pakai motor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=23707</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Dalam berkendara sepeda motor faktor...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Dalam berkendara sepeda motor faktor utama ynag menjadi keamanan dan keselamatan perjalanan adalah faktor kontrol pengendara terhadap kendaraannya. Kontrol pengendara terhadap motor tersebut tidak hanya dalam handling, namun juga dalam hal laju dan pengereman.</p>
<p>“Dan yang lebih penting adalah bagaimana pengendara itu bisa fokus dan mmpu mengendalikan kendaraannya dengan penuh. Misalnya, mampu menjaga jarak aman. Dan jarak aman itu kan relatif ukurannya, bukan sekadar sekian meter dari kendaraan lain yang ada di depan, tetapi jarak yang masih memungkinkan motor yang dikendarainya dilakukan pengereman secara optimal sehingga terhindar dari kecelakaan,” papar Head of Safety Riding Promotion Wahana Honda, Agus Sani, saat ditemui <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (26/3/20250.</p>
<p>Sementara, agar motor bisa dikendalikan dan dalam posisi jarak aman seperti itu, bukan saja pengendarany fokus. Namun juga harus tidak kelebihan muatan.</p>
<p>“Karena kalau kelebihan muatan, motor akan kehilangan keseimbangan.Kondisi seperti ini yang membahayakan. Selain itu, jika motor tidak kelebihan muatan maka posisi pengendara juga tidak terganggu dan bisa leluasa, termasuk leluasa melakukan manuver jika diperlukan,” papar Agus.</p>
<figure id="attachment_17428" aria-describedby="caption-attachment-17428" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/03/Ilustrasi-pengendara-sepeda-motor-dok.Science-Photo-Library-e1711776588965.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-17428" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/03/Ilustrasi-pengendara-sepeda-motor-dok.Science-Photo-Library-e1711776588965.jpg" alt="" width="700" height="493" /></a><figcaption id="caption-attachment-17428" class="wp-caption-text">Ilustrasi, pengendara sepeda motor &#8211; dok.Science Photo Library</figcaption></figure>
<p>Oleh karena itu, Agus mewanti-wanti para pemudik bermotor agar tidak menumpuk barang bawaan diikat di bagian belakang motor. Apalagi dengan membuat rak tambahan, misalnya dari kayu di bagian belakang motor. Hal itu sangat membahayakan.</p>
<p>Jika ingin menambahkan perangkat untuk membawa barang, lanjut Agus, sebaiknya menggunakan box yang dibuat pabrikan khusus pembuat box. Itu pun juga harus diperhatikan kapasitas box jangan melebihi daya angkut beban motor.</p>
<p>“Karena bisa berbahaya, selain menganggu kestabilan berkendara, juga shockbreaker ambles. Sebaiknya konsultasikan dengan ahli saat akan memasang box yang tepat,” tandas Agus. (Upi/Aa0</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
