<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>bantuan pembelian motor listrik &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/bantuan-pembelian-motor-listrik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Thu, 16 Nov 2023 16:29:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>bantuan pembelian motor listrik &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Target Penjualan Motor Listrik Bersubsidi 2023 Sulit Tercapai, Gegara Faktor Ini</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/target-penjualan-motor-listrik-bersubsidi-2023-sulit-tercapai-gegara-faktor-ini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Nov 2023 04:54:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan pembelian motor listrik]]></category>
		<category><![CDATA[harga motor listrik]]></category>
		<category><![CDATA[jumlah ATPM motor listrik di RI]]></category>
		<category><![CDATA[merek motor listrik di RI]]></category>
		<category><![CDATA[Motor listrik]]></category>
		<category><![CDATA[pabrikan motor listrik]]></category>
		<category><![CDATA[pajak motor listrik]]></category>
		<category><![CDATA[Sisapira]]></category>
		<category><![CDATA[subsidi motor listrik]]></category>
		<category><![CDATA[syarat mendapat bantuan pembelian motor listrik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=15245</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Pemerintah memberi bantuan pembelian (subsidi)...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Pemerintah memberi bantuan pembelian (subsidi) sebesar Rp 7 juta untuk setiap satu Nomor Induk Kependudukan (NIK) dalam pembelian motor setrum.</p>
<p>Bahkan, pemerintah juga telah memperluas target sasaran yang berhak menerima bantuan itu, dengan menyederhanakan syarat. Jika sebelumnya dibatasi untuk pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) saja, sejak 28 Agustus 2023 diperluas menjadi semua orang dengan syarat satu NIK untuk satu unit motor.</p>
<p>Namun, meski ada pertambahan peminat pembelian motor dengan menfaatkan bantuan itu, namun hingga 13 November 2023, ternyata jumlah peminat dan pembeli motor lsitrik dengan skema bantuan itu masih belum mencapai 10 persen dari traget penjualan yang sebanyak 200.000 unit di tahun 2023 ini.</p>
<p>Data di situs resmi penyaluran bantuan pembelian sepeda kotor listrik Sisapira yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Senin (13/11/2023) menunjukkan, hingga pukul 11.22 WIB, ternyata sisa kuota bantuan yang disediakan masih tersisa 188.171 unit.</p>
<figure id="attachment_11020" aria-describedby="caption-attachment-11020" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-11020" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Motor-listrik-Yadea-saat-dipmaerkan-di-IIMS-2023-dok.Mobilitas-e1678113672162.jpg" alt="" width="700" height="518" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Motor-listrik-Yadea-saat-dipmaerkan-di-IIMS-2023-dok.Mobilitas-e1678113672162.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Motor-listrik-Yadea-saat-dipmaerkan-di-IIMS-2023-dok.Mobilitas-e1678113672162-300x222.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Motor-listrik-Yadea-saat-dipmaerkan-di-IIMS-2023-dok.Mobilitas-e1678113672162-150x111.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Motor-listrik-Yadea-saat-dipmaerkan-di-IIMS-2023-dok.Mobilitas-e1678113672162-485x360.jpg 485w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Motor-listrik-Yadea-saat-dipmaerkan-di-IIMS-2023-dok.Mobilitas-e1678113672162-696x515.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Motor-listrik-Yadea-saat-dipmaerkan-di-IIMS-2023-dok.Mobilitas-e1678113672162-568x420.jpg 568w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Motor-listrik-Yadea-saat-dipmaerkan-di-IIMS-2023-dok.Mobilitas-e1678113672162-80x60.jpg 80w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-11020" class="wp-caption-text">Ilustrasi, sepeda motor listrik Yadea &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Sedangkan yang sudah termanfaatkan baru sebanyak 11.829 unit. Rinciannya, yang sudah tersalurkan sebanyak 4.1148 unit (motor yang sudah terbeli), masih dalam status terverifikasi 1.771 unit, dan masih proses pendaftaran 5.910 unit.</p>
<p>Menyinggung pencapaian pemanfaatan bantuan dan realisasi penjualan motor listrik bersubsidi itu, Ketua Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (Aismoli), Budi Setyadi, saat dihubungi <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Senin (13/11/2023) mengaku sulit untuk mencapai target. Khususnya di tahun 2023 ini.</p>
<p>Pasalnya, kata Budi, dengan sisa waktu yang masih satu setengah bulan di 2023 ini (pertengahan November sampai akhir Desember 2023) dan realisasi yang masih belum sampai 10 persen, sulit untuk mengejar target.</p>
<p>&#8220;Karena kami banyak kehilangan waktu untuk penjualan. Antara lain saat ada perubahan atau revisi siapa yang berhak menerima bantuan untuk pembeli (subsidi). Sebab, verifikator juga butuh waktu untuk melakukan penyesuaian,” papar dia. (Opi/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Nilai Bantuan Biaya Konversi Motor Listrik Bakal Naik di Tahun 2024</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/nilai-bantuan-biaya-konversi-motor-listrik-bakal-naik-di-tahun-2024/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Nov 2023 07:53:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mobility]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan konversi motor listrik]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan pembelian motor listrik]]></category>
		<category><![CDATA[harga motor listrik]]></category>
		<category><![CDATA[konversi motor biasa jadi motor listrik]]></category>
		<category><![CDATA[konversi motor listrik]]></category>
		<category><![CDATA[pajak motor listrik]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan motor listrik]]></category>
		<category><![CDATA[Subsidi pembelian motor listrik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=15213</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Sampai saat ini, bantuan dana...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Sampai saat ini, bantuan dana untuk konversi motor biasa menjadi motor listrik yang sebesar Rp 7 juta per unit dinilai kurang menarik minat masyarakat.</p>
<p>Hal itu diakui Deputi Menko Kemaritiman dan Investasi Bidang Infrastruktur dan Transportasi, Rachmat Kaimuddin, saat ditemui awak media di sela sebuah acara yang berlangsung di Hotel Kempinski, Jakarta, Jumat (10/11/2023).</p>
<p>“Karena untuk konversi (motor biasa menjadi motor listrik) itu kan kendala dan proses yang harus dilakukan pemilik kan lebih berat ya ketimbang langsung membeli motor (listrik) baru. Biayanya juga lebih besar, sehingga (bantuan) Rp 7 juta kurang menarik minat orang (untuk melakukan konversi). Oleh karena itu kita akan evaluasi bantuan ini (untuk konversi motor),” papar Kaimuddin.</p>
<p>Hanya, Kaimuddin mengaku belum bisa menyebutkan berapa besaran bantuan untuk konversi motor tersebut yang disediakan oleh negara.</p>
<figure id="attachment_15214" aria-describedby="caption-attachment-15214" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-15214" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/11/Ilustrasi-penyerahan-sepeda-motor-listrik-hasil-konversi-pertama-kepada-pemilik-oleh-Kementerian-ESDM-pada-27-Oktober-2023-dok.Kementerian-ESDM-e1699602713898.jpg" alt="" width="700" height="480" /><figcaption id="caption-attachment-15214" class="wp-caption-text">Ilustrasi, penyerahan sepeda motor listrik hasil konversi pertama kepada pemilik oleh Kementerian ESDM pada 27 Oktober 2023 &#8211; dok.Kementerian ESDM</figcaption></figure>
<p>“Belum bisa disebut, karena kita masih evaluasi. Kita hitung, komponen-komponen yang dibutuhkan (perkembangan harga terkini) dan biaya jasa dan sebagainya. Kita diskusikan dengan bengkel-bengkel yang ditunjuk menjadi tempat konversi, karena dalam bantuan konversi ini, yang menagih ke pemerintah itu mereka,” papar Kaimuddin.</p>
<p>Sebelumnya, Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konversi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral (Kementerian ESDM) Yudo Dwinanda, Jumat (27/10/ 2023) lalu, saat penyerahan motor listrik pertama hasil konversi mengatakan pemerintah menargetkan di tahun ini paling tidak ada 50.000 motor listrik hasil konversi. Namun, Yudo tak memungkiri biaya konversi cukup mahal, yakni sekitar Rp 17 juta.</p>
<p>“Program konversi sepeda motor listrik ini merupakan program unggulan untuk mendorong percepatan penggunaan kendaraan listrik roda dua,” ungkap Yudo yang dirilis melalui situs resmi ebtke.esdm.go.id, yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Jumat (10/11/2023).</p>
<figure id="attachment_11011" aria-describedby="caption-attachment-11011" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-11011" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Sepeda-motor-listrik-Yadea-di-IIMS-2023-dok.Mobilitas-e1677252484722.jpg" alt="" width="700" height="502" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Sepeda-motor-listrik-Yadea-di-IIMS-2023-dok.Mobilitas-e1677252484722.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Sepeda-motor-listrik-Yadea-di-IIMS-2023-dok.Mobilitas-e1677252484722-300x215.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Sepeda-motor-listrik-Yadea-di-IIMS-2023-dok.Mobilitas-e1677252484722-150x108.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Sepeda-motor-listrik-Yadea-di-IIMS-2023-dok.Mobilitas-e1677252484722-696x499.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Sepeda-motor-listrik-Yadea-di-IIMS-2023-dok.Mobilitas-e1677252484722-586x420.jpg 586w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-11011" class="wp-caption-text">Ilustrasi, sepeda motor listrik Yadea yang dijual di Indonesia &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Pada sisi lain, ternyata pemanfaatan bantuan pembelian sepeda motor listrik sebesar Rp 7 juta per unit untuk satu Nomor Induk Kependudukan oleh masyarakat ternyata masih jauh dari kuota yang disediakan. Seperti terlihat di situs resmi Sisapira.id, yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Jumat (10/11/2023) hingga pukul 14.38 WIB, bantuan pembelian yang sudah tersalurkan sebanyak 4.148 unit.</p>
<p>Sedangkan yang masih dalam status terverifikasi sebanyak 1.488 unit, dan yang masih dalam proses pendaftaran sebanyak 5.886 unit. Walhasil, sisa kuota bantuan yang tersedia mencapai 188.478 unit, dengan kata lain pemanfaatan bantuan pembelian itu oleh masyarakat masih jauh dari target yang ditetapkan. (Jon/Din/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
