<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>baterai mobil listrik &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/baterai-mobil-listrik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Sat, 23 May 2026 10:15:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>baterai mobil listrik &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Peneliti Cina Berhasil Bikin Baterai Solid State, Cas hingga Penuh Cukup 3 Menit</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/peneliti-cina-berhasil-bikin-baterai-solid-state-cas-hingga-penuh-cukup-3-menit/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 May 2026 07:00:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pedia]]></category>
		<category><![CDATA[baterai mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[baterai solid-state lithium-metal]]></category>
		<category><![CDATA[BYD]]></category>
		<category><![CDATA[CATL]]></category>
		<category><![CDATA[Chinese Academy of Sciences]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Cina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=28005</guid>

					<description><![CDATA[Beijing, Mobilitas – Republik Rakyat Cina terus berupaya...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Beijing, Mobilitas</strong> – Republik Rakyat Cina terus berupaya tetap menjadi pemimpin kemajuan teknologi kendaraan listrik di dunia. Kini, kabar terbaru menyebut para peneliti di Negeri Tirai Bambu itu mengaku telah berhasil mengembangkan baterai jenis solid-state lithium-metal.</p>
<p>Laporan Carnewschina dan Journal of the American Chemical Society yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Sabtu (23/5/2026) menyebut peneliti Chinese Academy of Sciences mengklaim baterai solid-state lithium-metal hasil pengembangannya itu berdaya ultra tinggi yang mampu terisi penuh hanya dalam sekitar tiga menit.</p>
<p>“Baterai ini mencapai kepadatan energi 451,5 Wh/kg, jauh di atas rata-rata baterai lithium ferro phosphate (LFP) yang kini banyak digunakan pabrikan. Karena baterai itu memiliki kepadatan di kisaran 200 Wh/kg, ” bunyi keterangan hasil pengembangan para peneliti yang diterbitkan di Journal of the American Chemical Society.</p>
<figure id="attachment_28007" aria-describedby="caption-attachment-28007" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2026/05/Proses-pengembangan-baterai-Solid-State-Lithium-Metal-dok.Georgia-Research-Tech-e1779531317895.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-28007" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2026/05/Proses-pengembangan-baterai-Solid-State-Lithium-Metal-dok.Georgia-Research-Tech-e1779531317895.jpg" alt="" width="700" height="503" /></a><figcaption id="caption-attachment-28007" class="wp-caption-text">Proses pengembangan baterai Solid State Lithium Metal- dok.Georgia Research Tech</figcaption></figure>
<p>Keungggulan lainnya, baterai tetap stabil hingga 700 siklus pengisian ultra cepat dengan tingkat retensi kapasitas mencapai 81,9 persen. Terlebih, elektrolit polimer berbasis polyvinylidene fluoride (PVDF) baterai itu sangat menjanjikan untuk baterai solid-state namun terkendala stabilitas elektrokimia.</p>
<p>Selain pengisian ultra cepat, para peneliti juga menguji pouch cell berskala ampere-hour dengan anoda lithium metal tipis yang mencapai kepadatan energi 451,5 Wh/kg. Hasilnya, baterai itu lolos uji nail penetration, yang biasa digunakan untuk mengukur keamanan internal baterai terhadap risiko kebakaran atau thermal runaway.</p>
<p>Hasil ini sekaligus memperkuat posisi Cina di perlombaan teknologi baterai solid-state global. (Anp/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mobil Listrik Tiba-tiba Mati di Perlintasan Kereta Api? Ini Kemungkinan Penyebabnya</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/mobil-listrik-tiba-tiba-mati-di-perlintasan-kereta-api-ini-kemungkinan-penyebabnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 09:00:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pedia]]></category>
		<category><![CDATA[baterai mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[sistem manajemen baterai]]></category>
		<category><![CDATA[taksi Green SM]]></category>
		<category><![CDATA[taksi VinFast]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=27709</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Banyak pendapat dan perkiraan penyebab...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Banyak pendapat dan perkiraan penyebab mobil listrik yang juga armada taksi Green SM mogok di perlintasan kereta api di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026).</p>
<p>Mobil tersebut tertemper KRL Commuter Line dan berujung kecelakaan maut KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun tersebut yang mengakibatkan belasan korban jiwa dan puluhan lainnya luka-luka. Dugaan spekulatif yang mencuat menyebut kemungkinan besar mobil listrik itu mogok alias mati mendadak karena terpapar elektromagnetik di sekitar area perlintasan kereta.</p>
<p>Namun pengamat otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu, menepis dugaan seperti itu. Sebab, kata Ynnes, mobil listrik modern telah memiliki ketahanan tinggi terhadap gangguan elektromagnetik,</p>
<p>“Mobil listrik produksi sekarang ini, dirancang dengan pelindung interferensi elektromagnetik. Dan hasil rancangan itu juga sudah diuji berkali-kali terhadap paparan gelombang elektromagnetik. Setelah semuanya aman baru dipasarkan. Jadi sangat konyol jika pabrikan memproduksi mobil listrik tanpa uji ini kemudian langsunga menjualnya,” papar Yannes saat dihubungi <em>Mobilitas</em> dari Jakarta, Rabu (30/4/2026).</p>
<figure id="attachment_15653" aria-describedby="caption-attachment-15653" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/12/Ilustrasi-perlintasan-kereta-api-dok.Istimewa-via-Djoko-Setijowarno-e1702270163775.jpg"><img decoding="async" class="size-full wp-image-15653" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/12/Ilustrasi-perlintasan-kereta-api-dok.Istimewa-via-Djoko-Setijowarno-e1702270163775.jpg" alt="" width="700" height="506" /></a><figcaption id="caption-attachment-15653" class="wp-caption-text">Ilustrasi, perlintasan kereta api &#8211; dok.Istimewa via Djoko Setijowarno</figcaption></figure>
<p>Lebih dari itu, sambung Yannes, gelombang dan medan elektromagnetik yang dihasilkan rel kereta api juga terlalu lemah untuk mempengaruhi sistem kelistrikan kendaraan. Bai kendaraan listrik maupun kendaraan bermesin konvensional.</p>
<p>Menurut Yannes, kemungkinan besar yang masuk akal terkait mobil listrik mati mendadak di sekitar rel kereta api ada beberapa kemungkinan. Pertama, karena baterai tegangan rendah 12 volt (aki) sudah lemah yang menjadikan proses booting sistem utama terganggu, sementara ban telah menyangkut di rel kereta butuh dorongan segera.</p>
<p>Kemungkinan kedua, sistem sensor yang terganggu setelah mobil digunakan terus menerus dan terjadi getaran selama perjalanan, akibatnya fitur keamanan seperti immobilizer tiba-tiba aktif begitu ban mobil melindas rel dan mobil terhentak. Mobil pun mati mendadak, karena seluruh sistem kendaraan terkunci.</p>
<p>Kemungkinan ketiga karena sistem manajemen baterai (BMS) bermasalah. BMS salah membaca arus listrik atau kapasitas daya baterai yang tersisa. Akibatnya, sistem di mobil mematikan kendaraan alias tiba-tiba mogok, kebetulan mobil tengah melintasi rel. (Jrr/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>LG Energy Luncurkan Pendeteksi Kondisi Baterai Mobil Listrik, Cepat dan Akurat</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/lg-energy-luncurkan-pendeteksi-kondisi-baterai-mobil-listrik-cepat-dan-akurat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Oct 2025 05:00:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mobility]]></category>
		<category><![CDATA[B.once]]></category>
		<category><![CDATA[baterai mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[detektor baterai]]></category>
		<category><![CDATA[LG Energy Solution]]></category>
		<category><![CDATA[LG Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=26140</guid>

					<description><![CDATA[Seoul, Mobilitas – Produsen baterai mobil listrik asal...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Seoul, Mobilitas</strong> – Produsen baterai mobil listrik asal Korea Selatan, LG Energy Solution, meluncurkan teknologi pendeteksi tingkat daya yang masih tersisa di dalam baterai.</p>
<p>Keterangan resmi LG Energy Solution yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (28/10/2025) menyebut teknologi bernama B.once itu bisa menentukan status baterai kendaraan, termasuk sisa kapasitas, voltase, hingga suhu, hanya dengan satu diagnosis dalam 5 menit.</p>
<p>&#8220;B.once terdiri dari Quick Scan dan Power Scan, tergantung pada metode diagnosis status baterai. Quick Scan dapat menentukan status baterai dalam 5 menit dengan menghubungkan perangkat diagnostik internal ke kendaraan listrik dan menyalakan mesin, &#8221; bunyi keterangan pabrikan tersebut.</p>
<p>LG Energy Solution menjelaskan teknologi itu bisa menganalisis kondisi baterai secara akurat dengan menggunakan data pengisian daya aktual dari 50 persen hingga 80 persen. Perangkat itu langsung menyajikan hasil analisanya dalam waktu 30 menit setelah pengisian daya selesai.</p>
<figure id="attachment_12759" aria-describedby="caption-attachment-12759" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/LG-Energy-Solution-dok.The-Wall-Street-Journal-e1686488662620.jpg"><img decoding="async" class="size-full wp-image-12759" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/LG-Energy-Solution-dok.The-Wall-Street-Journal-e1686488662620.jpg" alt="" width="700" height="514" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/LG-Energy-Solution-dok.The-Wall-Street-Journal-e1686488662620.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/LG-Energy-Solution-dok.The-Wall-Street-Journal-e1686488662620-300x220.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/LG-Energy-Solution-dok.The-Wall-Street-Journal-e1686488662620-150x110.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/LG-Energy-Solution-dok.The-Wall-Street-Journal-e1686488662620-696x511.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/LG-Energy-Solution-dok.The-Wall-Street-Journal-e1686488662620-572x420.jpg 572w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/LG-Energy-Solution-dok.The-Wall-Street-Journal-e1686488662620-80x60.jpg 80w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></a><figcaption id="caption-attachment-12759" class="wp-caption-text">LG Energy Solution &#8211; dok.The Wall Street Journal</figcaption></figure>
<p>&#8220;Hal ini memungkinkan informasi diagnostik yang lebih cepat dan akurat dibandingkan dengan kompetitor yang membutuhkan data berkendara minimal 5 hari setelah pengisian daya,&#8221; kata pabrikan.</p>
<p>Dengan penilaian yang cepat dan akurat berdasarkan big data baterai itu, sangat berharga bagi platform mobil bekas. Termasuk bagi pusat layanan yang melakukan pemerikasaan kendaraan dalam jumlah besar dengan cepat.</p>
<p>Data penelitian perusahaan riset pasar energi asal Korea Selatan – SNE Research – yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Kamis (16/10/2025) menunjukkan di periode Januari hingga Agustus 2025, LG Energy Solution meraup 9,7 persen pangsa pasar baterai dunia. Pabrikan ini menjual 67,4 GWh baterai, menanjak 13,3 persen dibanding periode sama di tahun 2024.<br />
(Swe/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bikin Mobil Listrik Lebih Aman , Hyundai dan Kia Kolaborasi dengan Tiga Produsen Baterai Ini</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/bikin-mobil-listrik-lebih-aman-hyundai-dan-kia-kolaborasi-dengan-tiga-produsen-baterai-ini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 Aug 2025 23:40:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mobility]]></category>
		<category><![CDATA[baterai mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Motor Company]]></category>
		<category><![CDATA[Kia Motor Corporation]]></category>
		<category><![CDATA[LG Energy Solution]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Kia]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung SDI]]></category>
		<category><![CDATA[SK On]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=25379</guid>

					<description><![CDATA[Seoul, Mobilitas – Hyundai Motor Company dan Kia...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Seoul, Mobilitas</strong> – Hyundai Motor Company dan Kia Motor Corporation mengumumkan kerjasama dengan tiga pabrikan baterai lokal – yakni LG Energy Solution, Samsung SDI, dan SK On – pada 22 Agustus 2025.</p>
<p>Laporan laman Business Korea yang mengutip keterangan dua pabrikan mobil tersebut dan dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Senin (25/8/2025) menyebut, pengumuman dimulinya kerjasama antara Hyundai dan Kia dengan tiga pabrikan baterai tersebut merupkan tindak lanjut dari usulan mereka ke tiga pabrikan baterai itu.</p>
<p>&#8220;Pada Agustus tahun 2024 lalu Hyundai Motor dan Kia mengusulkan pembentukan Tim Gugus Tugas Penjaminan Keselamatan Baterai (TFT) yang terdiri dari personel penelitian dan pengembangan, proses produksi, kualitas, dan paten. Ketiga perusahaan baterai tersebut merespons secara positif, yang menghasilkan kolaborasi selama setahun, &#8221; tulis laman itu.</p>
<figure id="attachment_19239" aria-describedby="caption-attachment-19239" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/07/Kia-EV9-Earth-diluncurkan-di-GIIAS-2024-dok.Mobilitas-e1721373185544.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-19239" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/07/Kia-EV9-Earth-diluncurkan-di-GIIAS-2024-dok.Mobilitas-e1721373185544.jpg" alt="" width="700" height="502" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/07/Kia-EV9-Earth-diluncurkan-di-GIIAS-2024-dok.Mobilitas-e1721373185544.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/07/Kia-EV9-Earth-diluncurkan-di-GIIAS-2024-dok.Mobilitas-e1721373185544-180x130.jpg 180w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /></a><figcaption id="caption-attachment-19239" class="wp-caption-text">Mobil listrik Kia EV9 Earth &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Tujuan pembentukan tim yang bersifat kolaboratif itu adalah untuk meningkatkan kualitas dan keselamatan baterai. Mereka bersepakat berbagi hasil kolaborasi mereka selama setahun dan mengumumkan rencana kerja sama di masa mendatang.</p>
<p>Terkait paten keselamatan, mereka berbagi teknologi paten keselamatan yang telah mereka kembangkan masing-masing, seperti pencegahan kebakaran. Hasilnya dalam satu tahun terakhir, TFT telah menghasilkan paten bersama untuk teknologi seperti pencegahan hubungan singkat (anti korsleting) dan berencana untuk berbagi daftar paten baru lainnya di masa mendatang. (Swe/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penemuan Universitas Korea Ini Bikin Mobil Listrik Ngacir 1000 KM Sekali Cas Baterai</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/penemuan-universitas-korea-ini-bikin-mobil-listrik-ngacir-1000-km-sekali-cas-baterai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Mar 2024 01:12:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mobility]]></category>
		<category><![CDATA[baterai]]></category>
		<category><![CDATA[baterai mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[daya baterai mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[pengecasan mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi terkini baterai mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Pohang Korea Selatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=17033</guid>

					<description><![CDATA[Pohang, Mobilitas – Persoalan utama mobil listrik di...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pohang, Mobilitas</strong> – Persoalan utama mobil listrik di mata calon konsumen selama ini adalah daya dukung baterai bagi mobil yang terbatas, sehingga dianggap akan merepotkan jika melakukan perjalanan jauh.</p>
<p>Namun, kekhawatiran seperti itu nampaknya tidak akan terjadi lagi. Setidaknya, anggapan mobil listrik bakal merepotkan akan sirna dengan sendiri, jika temuan Pohang University of Science and Technology baru-baru ini telah dilakukan untuk produksi massal baterai.</p>
<p>Keterangan resmi universitas yang dilansir di laman resaminya dan dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Jumat (8/3/2024) itu menyebut para peneliti universitas di kota Pohang, Gyeongbuk, Korea Selatan itu telah menambahkan bahan baru di komposisi bahan unsur pembuat baterai listrik. Bahan itu mampu menyimpan dana energi listrik lebih banyak dan lebih bertahan lama.</p>
<p>“Tim peneliti dari universitas telah menemukan bahan silikon dengan partikel berukuran 1.000 kali lebih besar dari ukuran nano, dan menggunakan gel polimer elektrolit,” bunyi keterangan tersebut.</p>
<figure id="attachment_4227" aria-describedby="caption-attachment-4227" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-4227" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/11/Ilustrasi-pengecasan-baterai-mobil-listrik-dok.Istimewa-via-Arthur-D-Little-e1637810451878.jpg" alt="" width="700" height="509" /><figcaption id="caption-attachment-4227" class="wp-caption-text">Ilustrasi, pengecasan baterai mobil listrik &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Para peneliti menggunakan tembakan elektron untuk mengikat secara kimia gel polimeter tersebut, agar ukuran baterai tidak membesar. Sebab, gel yang dalam menyerap daya ketika baterai dicas atau diisi daya, bisa fleksibel mengembang dan mengempis tanpa membesar melebihi ukuran yang ditetapkan.</p>
<p>Sealin itu, hasilnya lebih joss, densitas energi di dalam baterai tersebut 40 persen lebih banyak (daya yang tersimpan 40 persen lebih banyak) ketimbang baterai berukuran yang sama.</p>
<p>“Kami menggunakan anoda mikro-silikon yang membuat daya di dalam baterai tetap stabil. Hasilnya, baterai yang menggunakan campuran bahan ini setara dengan baterai listrik ion-lithium jenis berdensitas tinggi,” ujar kepala peneliti universitas itu, Prak Soojin.</p>
<p>Dengan ramuan itu, menjadi baterai mampu menyokong mobil berjalan hingga 1.000 kilometer tanpa henti. Menariknya, hal itu hanya dalam sekali cas atau isi daya baterai. (Anp/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Produsen Baterai Listrik Cina Masih Rajai Pasar Dunia, CATL Urutan Pertama</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/produsen-baterai-listrik-cina-masih-rajai-pasar-dunia-catl-urutan-pertama/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Jul 2023 15:05:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[baterai mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[CATL]]></category>
		<category><![CDATA[mobil lidstrik]]></category>
		<category><![CDATA[pabrik baterai listrik terbesar di dunia]]></category>
		<category><![CDATA[penjual baterai listrik terbanyak di dunia]]></category>
		<category><![CDATA[produsen baterai listrik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=13110</guid>

					<description><![CDATA[Seoul, Mobilitas – Sepanjang Januari hingga Mei tahun...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Seoul, Mobilitas</strong> – Sepanjang Januari hingga Mei tahun ini, konsumsi baterai listrik di dunia melonjak 50 persen lebih.</p>
<p>Data perusahaan riset pasar asal Korea Selatan, SNE Research, yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Jumat (7/7/2023), menunjukkan selama lima bulan pertama itu total konsumsi baterai listrik di dunia mencapai 237,6 GigaWatt Jam (GWh). Jumlah konsumsi ini melonjak 52,3 persen dibanding jumlah konsumsi baterai listrik sepanjang Januari – Mei 2022.</p>
<p>“Peningkatan konsumsi sejalan dengan peningkatan produksi dan penjualan kendaraan listrik. Terutama di Cina dan Eropa yang mencatatkan pertumbuhan yang sangat impresif. Selain itu di sejumlah negara di Asia lainnya,” bunyi keterangan lembaga itu.</p>
<p>Fakta yang terungkap dari hasil penelitian SNE Research itu memperlihatkan ada lima pemain besar yang paling dominan di pasar baterai listrik dunia. Namun, dua yang teratas adalah pabrikan asal Cina yakni Contemporary Amperex Technology Co. Limited (CATL) dan Build Your Dream (BYD).</p>
<figure id="attachment_13112" aria-describedby="caption-attachment-13112" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-13112" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/07/Pabrik-baterai-listrik-milik-BYD-di-Cina-dok.AutomotiveNews-Europe-e1688742300634.webp" alt="" width="700" height="502" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/07/Pabrik-baterai-listrik-milik-BYD-di-Cina-dok.AutomotiveNews-Europe-e1688742300634.webp 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/07/Pabrik-baterai-listrik-milik-BYD-di-Cina-dok.AutomotiveNews-Europe-e1688742300634-300x215.webp 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/07/Pabrik-baterai-listrik-milik-BYD-di-Cina-dok.AutomotiveNews-Europe-e1688742300634-150x108.webp 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/07/Pabrik-baterai-listrik-milik-BYD-di-Cina-dok.AutomotiveNews-Europe-e1688742300634-696x499.webp 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/07/Pabrik-baterai-listrik-milik-BYD-di-Cina-dok.AutomotiveNews-Europe-e1688742300634-586x420.webp 586w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-13112" class="wp-caption-text">Ilustrasi, pabrik milik BYD di Cina &#8211; dok.AutomotiveNews Europe</figcaption></figure>
<p>CATL, pabrikan yang didirikan pada tahun 2011 di Ningde, Cina, itu selama lima bulan pertama tahun ini menjual baterai sebanyak 82,2 GWh (dengan pangsa pasar 36,3 persen. Jumlah ini melonjak 59,6 persen dibanding jumlah baterai yang dijual CATL selama periode sama di tahun lalu, yang sebanyak 54 GWh.</p>
<p>Pada saat yang sama, BYD melego baterai listrik produksinya sebanyak 38,1 GWh (dengan pangsa pasar 16,1 persen). Jumlah baterai yang berhasil dilego ini meroket 107,8 persen dibanding lima bulan pertama 2022, yang masih sebanyak 18,4 GWh.</p>
<p>Adapun urutan ketiga, keempat, dan kelima adalah LG Energy Solution 33,0 GWh (pangsa pasar 13,9 persen). Lalu Panasonic dengan pangsa pasar 8 persen, dan SK On Korea Selatan dengan pangsa pasar 5,2 persen. (Swe/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lima Bulan Pertama, 2,33 Juta Mobil Listrik Terjual di Cina</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/lima-bulan-pertama-233-juta-mobil-listrik-terjual-di-cina/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ananta Putera]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Jun 2023 23:33:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[baterai mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[BYD]]></category>
		<category><![CDATA[CPCA]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik BMW di Cina]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik di Cina]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik VW di Cina]]></category>
		<category><![CDATA[Nio]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[subsidi mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[Xpeng]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=12636</guid>

					<description><![CDATA[Beijing, Mobilitas – Mobil elektrifikasi yang paling banyak...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Beijing, Mobilitas</strong> – Mobil elektrifikasi yang paling banyak terjual di negara ini adalah mobil listrik baterai (BEV).</p>
<p>Data Asosiasi Mobil Penumpang Cina (CPCA) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Minggu (4/5/2023) menunjukkan sepanjang Januari (hingga 28 Mei), mobil elektrifikasi (yang terdiri dari mobil hybrid dan listrik murni atau listrik baterai) yang terjual di Cina mencapai 2,33 juta unit.</p>
<p>Jumlah penjualan mobil ke konsumen (ritel) ini melonjak 43 persen dibanding periode sama di 2022.</p>
<p>Fakta memperlihatkan dari total penjualan mobil berteknologi elektrifikasi tersebut 70 persen lebih merupakan BEV. Analis di Bursa Saham Shanghai, Liu Zihan, yang dikutip <em>Asia Business Insight </em>menyebut popularitas kendaraan listrik di masyarakat tidak lepas dari subsidi konsumsi yang diberikan pemerintah pusat maupun daerah di Cina.</p>
<figure id="attachment_9058" aria-describedby="caption-attachment-9058" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-9058" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/10/Tesla-Model-Y-versi-terbaru-mobil-listrik-terlaris-di-dunia-dok.Teslarati-e1665454619308.jpg" alt="" width="700" height="503" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/10/Tesla-Model-Y-versi-terbaru-mobil-listrik-terlaris-di-dunia-dok.Teslarati-e1665454619308.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/10/Tesla-Model-Y-versi-terbaru-mobil-listrik-terlaris-di-dunia-dok.Teslarati-e1665454619308-300x216.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/10/Tesla-Model-Y-versi-terbaru-mobil-listrik-terlaris-di-dunia-dok.Teslarati-e1665454619308-150x108.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/10/Tesla-Model-Y-versi-terbaru-mobil-listrik-terlaris-di-dunia-dok.Teslarati-e1665454619308-696x500.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/10/Tesla-Model-Y-versi-terbaru-mobil-listrik-terlaris-di-dunia-dok.Teslarati-e1665454619308-584x420.jpg 584w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-9058" class="wp-caption-text">Tesla Model Y versi terbaru, mobil listrik terlaris di dunia termasuk di Cina &#8211; dok.Teslarati</figcaption></figure>
<p>&#8220;Apalagi, selama Mei ada Festival bulan Mei yang menjadi ajang promosi bagi pabrikan. Sehingga masyarakat lebih antusias,” papar dia.</p>
<p>Fakta berbicara, sepanjang Mei (sampai tanggal 28) total mobil elektrifikasi yang terjual mencapai 483.057 unit. Jumlah ini meroket 82 persen dibanding jumlah penjualan yang dibukukan pada bulan yang sama pada 2022.</p>
<p>CPCA juga mencatat selama lima bulan pertama tahun ini, jumlah mobil penumpang yang terjual di Negeri Tirai Bambu mencapai 7,29 juta unit. Jumlah ini naik tipis, 2 persen dibanding periode sama pada tahun lalu. (Aa/Anp)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cina, Pemilik Kapasitas Produksi Baterai Lithium-Ion Terbesar Dunia</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/cina-pemilik-kapasitas-produksi-baterai-lithium-ion-terbesar-dunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 31 Mar 2023 06:50:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[baterai ion-lithium]]></category>
		<category><![CDATA[baterai mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[Cina produsen baterai listrik terbesar dunia]]></category>
		<category><![CDATA[CTAL]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan baterai litihium ion]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil listrik Cina]]></category>
		<category><![CDATA[produsen baterai lithium ion]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=11646</guid>

					<description><![CDATA[Shanghai, Mobilitas – Lembaga riset S&#38;P Global Market...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Shanghai, Mobilitas</strong> – Lembaga riset S&amp;P Global Market Intelligence menyebut sepanjang 2022 lalu total produksi baterai lithium-ion di dunia mencapai 966 gigawatt (GWh).</p>
<p>Keterangan resmi lembaga tersebut yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Jumat (31/3/2023) menyebut jumlah tersebut menanjak 36,83% dibanding produksi tahun sebelumnya yang mencapai 706 GWh. Menariknya, ternyata Cina menjadi negara dengan kapasitas produksi terbanyak.</p>
<p>Negeri Tirai Bambu itu memiliki kapasitas produksi sebanyak 718 GWh. Kemudian Polandia, dengan total kapasitas produksi 54 GWh, disusul Jerman 52 GWh, dan Amerika Serikat 51 GWh.</p>
<p>Berikutnya Hungaria, dengan total kapasitas produksi 37 Gwh. Korea Selatan 18 GWh, dan Jepang dengan kapasitas produksi 17 Gwh. Sementara, Swedia 14 GWh, dan negara-negara lain 5 GWh.</p>
<p>Adapun pabrikan baterai di Cina yang memiliki kapasitas produksi terbesar sekaligus sebagai raja produsen baterai dunia adalah CATL. Data Saur Energy pabrikan ini memiliki kapasitas produksi hingga 96,7 GWh per tahun.</p>
<figure id="attachment_10523" aria-describedby="caption-attachment-10523" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-10523" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/01/Mobil-Listrik-Nio-ET5-di-Cina-dok.Istimewa-via-TechNode-e1674257356171.jpg" alt="" width="700" height="509" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/01/Mobil-Listrik-Nio-ET5-di-Cina-dok.Istimewa-via-TechNode-e1674257356171.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/01/Mobil-Listrik-Nio-ET5-di-Cina-dok.Istimewa-via-TechNode-e1674257356171-300x218.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/01/Mobil-Listrik-Nio-ET5-di-Cina-dok.Istimewa-via-TechNode-e1674257356171-150x109.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/01/Mobil-Listrik-Nio-ET5-di-Cina-dok.Istimewa-via-TechNode-e1674257356171-696x506.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/01/Mobil-Listrik-Nio-ET5-di-Cina-dok.Istimewa-via-TechNode-e1674257356171-578x420.jpg 578w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/01/Mobil-Listrik-Nio-ET5-di-Cina-dok.Istimewa-via-TechNode-e1674257356171-324x235.jpg 324w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-10523" class="wp-caption-text">Ilustrasi, mobil Listrik Nio ET5 di Cina &#8211; dok.Istimewa via TechNode</figcaption></figure>
<p>Analis industri di Bursa Saham Hong Kong, Peter Chen, yang dikutip Asia Business Insight belum lama ini mengatakan, tingginya kapasitas produksi baterai di Cina dikarenakan negara itu terus mendorong perusahaan dalam negeri melakukan ekspansi eksplorasi dan eksploitasi sumber bahan baku baterai. Tak hanya di dalam negeri saja, tetapi juga ke luar negeri.</p>
<p>“Kebijakan itu memberikan dampak positif berupa terjaminnya jejaring rantai produksi baterai di dalam negeri Cina. Ini bisa dimaklumi karena pemerintah juga sangat berkepentingan untuk mewujudkan netral karbon di 2050, sehingga baterai yang merupakan komponen utama dan vital bagi kendaraan listrik harus terjamin keberadaannya dan terjangkau harganya,” papar Chen.</p>
<p>Sekadar informasi, data Asosiasi Produsen Mobil Cina (CAAM) yang dinukil <em>Mobilitas</em>, Jumat (31/3/2023) memperlihatkan, sejak 2015 hingga akhir 2022 di Cina telah terdapat 6,5 juta kendaraan elektrifikasi (kendaraan listrik baterai maupun hybrid). Dimana 30% dari total populasi itu adalah kendaraan listrik murni atau listrik baterai.</p>
<p>Adapun di 2023 ini, pada Januari total penjualan kendaraan elektrifikasi di negara itu mencapai 408.103 unit. Lalu di Februari naik menjadi 525.076 unit. (Din/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gegara Pengalaman Ganti Baterai, Keluarga Ini Kapok Beli Mobil Listrik</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/gegara-pengalaman-ganti-baterai-keluarga-ini-kapok-beli-mobil-listrik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Nov 2022 08:27:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mobility]]></category>
		<category><![CDATA[baterai mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[harga baterai mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik di RI]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Ford]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Wuling]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil listrik bekas]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman buruk beli mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[Wuling Air EV]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=9458</guid>

					<description><![CDATA[Miami, Mobilitas – Selain harganya lebih mahal ketimbang...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Miami, Mobilitas</strong> – Selain harganya lebih mahal ketimbang harga mobil, ternyata baterai itu tak diproduksi lagi.</p>
<p>Kekagetan keluarga di Florida, Amerika Serikat itu bermula ketika Avery Siwinski dibelikan mobil listrik Ford Focus bekas model 2014 oleh mendiang ayahnya. Mobil yang tercatat telah menempuh jarak sejauh 96.000 kilometer ini awalnya tak menunjukkan masalah apapun selama enam bulan pertama dimiliki.</p>
<p>Namun, seperti dilaporkan <em>Fox Business</em> belum lama ini, Avery mengaku mulai mendapatkan masalah setelah enam bulan. “Awalnya, saya suka mobil ini karena kecil, imut, tenang, dan nyaman. Hingga suatu ketika, saat saya akan menuju bengkel tiba-tiba lampu indikator di dashbor berkedip. Mobil pun tiba-tiba berhenti,” ungkap gadis 17 tahun itu.</p>
<p>Singkat cerita, karena ayahnya telah meninggal, Avery pun menhubungi kakeknya, Ray. Sang kakek pun datang. Setelah menelitinya, Ray mengetahui baterai mobil itu harus diganti karena sudah soak.</p>
<p>Namun, betapa terkagetnya mereka saat mengetahui harga baterai mobil itu mencapai US$ 14.000, jauh di atas harga mobil itu saat dibeli yang sebesar US$ 11.000.</p>
<figure id="attachment_9460" aria-describedby="caption-attachment-9460" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-9460" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Mobil-listrik-Ford-Focus-milik-sebuah-keluarga-di-Florida-Amerika-Serikat-ditinggalkan-karena-biaya-penggantian-baterai-lebih-mahal-ketyimbang-harga-mobil-baru-dok.Istimewa-via-Vehicle-Suggest-e1667636802232.webp" alt="" width="700" height="500" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Mobil-listrik-Ford-Focus-milik-sebuah-keluarga-di-Florida-Amerika-Serikat-ditinggalkan-karena-biaya-penggantian-baterai-lebih-mahal-ketyimbang-harga-mobil-baru-dok.Istimewa-via-Vehicle-Suggest-e1667636802232.webp 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Mobil-listrik-Ford-Focus-milik-sebuah-keluarga-di-Florida-Amerika-Serikat-ditinggalkan-karena-biaya-penggantian-baterai-lebih-mahal-ketyimbang-harga-mobil-baru-dok.Istimewa-via-Vehicle-Suggest-e1667636802232-300x214.webp 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Mobil-listrik-Ford-Focus-milik-sebuah-keluarga-di-Florida-Amerika-Serikat-ditinggalkan-karena-biaya-penggantian-baterai-lebih-mahal-ketyimbang-harga-mobil-baru-dok.Istimewa-via-Vehicle-Suggest-e1667636802232-150x107.webp 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Mobil-listrik-Ford-Focus-milik-sebuah-keluarga-di-Florida-Amerika-Serikat-ditinggalkan-karena-biaya-penggantian-baterai-lebih-mahal-ketyimbang-harga-mobil-baru-dok.Istimewa-via-Vehicle-Suggest-e1667636802232-696x497.webp 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Mobil-listrik-Ford-Focus-milik-sebuah-keluarga-di-Florida-Amerika-Serikat-ditinggalkan-karena-biaya-penggantian-baterai-lebih-mahal-ketyimbang-harga-mobil-baru-dok.Istimewa-via-Vehicle-Suggest-e1667636802232-588x420.webp 588w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Mobil-listrik-Ford-Focus-milik-sebuah-keluarga-di-Florida-Amerika-Serikat-ditinggalkan-karena-biaya-penggantian-baterai-lebih-mahal-ketyimbang-harga-mobil-baru-dok.Istimewa-via-Vehicle-Suggest-e1667636802232-100x70.webp 100w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-9460" class="wp-caption-text">Mobil listrik Ford Focus milik Avery &#8211; dok.Istimewa via Vehicle Suggest</figcaption></figure>
<p>“Yang membuat kami lebih kaget dan kecewa, ternyata baterai itu sudah tak diproduksi lagi. Sehingga, kalau pun ingin mendapatkannya ada yang menyediakan dengan harga dua kali lipat,” ungkap Avery seperti dilaporkan Vehicle Suggest, yang dikutip <em>Mobilitas</em>, Sabtu (5/11/2022).</p>
<p>Baik Avery maupun Ray mengaku menyesal membeli mobil listrik. Ray bahkan mengaku kapok dan meminta orang untuk berpikir ulang membeli mobil listrik.</p>
<p>“Jika Anda membeli yang baru, Anda harus menyadari bahwa tidak ada pasar barang bekasnya. Sebab, saat ini pabrikan tidak mendukung mobil tersebut,” tandas Ray.</p>
<p>Kabarnya, Ford bersedia membeli kembali Ford Focus listrik bekas itu tetapi dengan harga yang sangat rendah.(Swe/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pabrikan Cina Kuasai Pasar Baterai Mobil Listrik Dunia</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/pabrikan-cina-kuasai-pasar-baterai-mobil-listrik-dunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Oct 2022 04:51:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[bahan baku baterai listrik]]></category>
		<category><![CDATA[baterai mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[Cina kuasai pasar baterai listrik]]></category>
		<category><![CDATA[CTAL]]></category>
		<category><![CDATA[harga baterai listrik]]></category>
		<category><![CDATA[harga baterai listrik dunia]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[LG Solution]]></category>
		<category><![CDATA[pabrikan baterai listrik]]></category>
		<category><![CDATA[Panasonic]]></category>
		<category><![CDATA[penguasa pasar baterai listrik]]></category>
		<category><![CDATA[produksi baterai mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[SK On]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=8951</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Tren penggunaan baterai listrik meningkat...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Tren penggunaan baterai listrik meningkat seiring tumbuhnya pasar mobil dan motor listrik.</p>
<p>Data SNE Reasearch yang dinukil <em>Mobilitas</em>, Selasa (4/10/2022) menunjukkan, sepanjang Januari – Juli tahun ini penggunaan baterai listrik di dunia mencapai 240,8 gigawatt-hour (GWh). Jumlah ini meroket 76% dibanding jumlah penggunaan selama periode sama di tahun 2021 lalu, yang sebanyak 136,8 GWh.</p>
<p>Pabrikan asal Cina, Contemporary Amperex Technology Co. Limited (CATL) tercatat sebagai pabrikan yang terbanyak memasok baterai ke pasar dunia. Jumlahnya, di tujuh bulan pertama itu, mencapai 83,6 GWh.</p>
<p>LG Energy Solutions, pabrikan asal Korea Selatan, bertengger di posisi kedua setelah memasok 34,3 GWh. Dia disusul pabrikan asal Cina lainnya, yakni BYD, yang memasok 30,3 GWh.</p>
<p>Lalu, Panasonic – pabrikan asal Jepang – berada di urutan ke keempat setelah memasok sebanyak 20,8 GWh. Berikutnya terdapat SK On dengan pasokan 15,8 GWh, Samsung SDI yang memasok 12,2 GWh.</p>
<p>Berada di urutan keenam ada CALB (asal Luoyang, Cina) dengan pasokan 10 GWh. Dan di urutan ketujuh Guoxuan (Cina), yang memasok GWh.</p>
<figure id="attachment_6916" aria-describedby="caption-attachment-6916" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-6916" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/06/Cina-telah-membangun-lebih-dari-20-juta-stasiun-pengisian-daya-baterai-mobil-listrik-untuk-memperkuat-ekosistem-mobil-setrum-di-negerinya-dok.Protocol.com_-e1654511024908.webp" alt="" width="700" height="496" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/06/Cina-telah-membangun-lebih-dari-20-juta-stasiun-pengisian-daya-baterai-mobil-listrik-untuk-memperkuat-ekosistem-mobil-setrum-di-negerinya-dok.Protocol.com_-e1654511024908.webp 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/06/Cina-telah-membangun-lebih-dari-20-juta-stasiun-pengisian-daya-baterai-mobil-listrik-untuk-memperkuat-ekosistem-mobil-setrum-di-negerinya-dok.Protocol.com_-e1654511024908-300x213.webp 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/06/Cina-telah-membangun-lebih-dari-20-juta-stasiun-pengisian-daya-baterai-mobil-listrik-untuk-memperkuat-ekosistem-mobil-setrum-di-negerinya-dok.Protocol.com_-e1654511024908-150x106.webp 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/06/Cina-telah-membangun-lebih-dari-20-juta-stasiun-pengisian-daya-baterai-mobil-listrik-untuk-memperkuat-ekosistem-mobil-setrum-di-negerinya-dok.Protocol.com_-e1654511024908-696x493.webp 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/06/Cina-telah-membangun-lebih-dari-20-juta-stasiun-pengisian-daya-baterai-mobil-listrik-untuk-memperkuat-ekosistem-mobil-setrum-di-negerinya-dok.Protocol.com_-e1654511024908-593x420.webp 593w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/06/Cina-telah-membangun-lebih-dari-20-juta-stasiun-pengisian-daya-baterai-mobil-listrik-untuk-memperkuat-ekosistem-mobil-setrum-di-negerinya-dok.Protocol.com_-e1654511024908-100x70.webp 100w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-6916" class="wp-caption-text">Ilustrasi, pengecasan daya baterai mobil listrik &#8211; dok.Protocol.com</figcaption></figure>
<p>“Permintaan baterai listrik dunia tumbuh seiring dengan meluasnya pasar dan meningkatnya penjualan kendaraan listrik di berbagai negara,” bunyi keterangan SNE Research.</p>
<p>Sementara, data EV Market Research yang dikutip <em>Mobilitas</em>, Selasa (4/10/2022) menunjukkan dengan pertumbuhan rata-rata tahun 59% sejak 2015, sampai dengan Juni 2022 jumlah mobil elektrifikasi (hybrid, plud-in hybrid, dan listrik murni atau BEV) di dunia mencapai 21 juta lebih.</p>
<p>“Hampir setengah atau 47% lebih mobil elektrifikasi itu berada di Cina,” tulis lembaga tersebut.</p>
<p>Fakta data juga berbicara, selama Januari – Juni 2022, kendaraan elektrifikasi menyumbang 1,7% dari total penjualan mobil dunia. Di periode sama 2021, porsi penjualannya masih 1,3%. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
