<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>BPH Migas &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/bph-migas/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Fri, 10 Jun 2022 11:35:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>BPH Migas &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Beli Pertalite Harus Lewat Aplikasi MyPertamina, Ini Alasannya</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/beli-pertalite-harus-lewat-aplikasi-mypertamina-ini-alasannya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Jun 2022 11:33:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mobility]]></category>
		<category><![CDATA[BBM bersubsidi]]></category>
		<category><![CDATA[BBM Pertalite]]></category>
		<category><![CDATA[BPH Migas]]></category>
		<category><![CDATA[harga pertalite]]></category>
		<category><![CDATA[harga Pertamax]]></category>
		<category><![CDATA[penggunaan Pertalite]]></category>
		<category><![CDATA[penggunaan Pertamax]]></category>
		<category><![CDATA[Pertalite]]></category>
		<category><![CDATA[SPBU Pertamina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=6970</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Pemerintah melalui Badan Pengatur Hilir...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Pemerintah melalui Badan Pengatur Hilir (BPH) Migas akan menerapkan aturan baru bagi masyarakat yang akan membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi Pertalite dan Dexlite. Selain melarang mobil-mobil kategori mewah untuk membelinya, proses pembelian bagi yang berhak pun harus menggunakan aplikasi MyPertamina.</p>
<p>Pengaturan seperti ini, kata Kepala BPH Migas Erika Retnowati, bertujuan untuk menghindarkan salah sasaran dalam penyaluran BBM bersubsidi. Aturan itu, didasari oleh Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014.</p>
<p>“Perpres tersebut tengah dalam proses direvisi untuk disesuiakan dengan kondisi maupun kebutuhan yang ada saat ini. Draft hasil revisi sudah disampaikan Pak Menteri (Menteri ESDM Arifin Tasrif) kepada Bapak Presiden, dan nantinya akan kami bahas dengan Presiden untuk kemudian kami bahas dengan Sekretariat,” papar Erika saat dihubungi <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Jumat (10/8/2022).</p>
<figure id="attachment_696" aria-describedby="caption-attachment-696" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-696" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Mengisi-BBM-mobil-dok.Istimewa-e1620542503363.jpg" alt="" width="700" height="500" /><figcaption id="caption-attachment-696" class="wp-caption-text">Mengisi BBM mobil &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Menurut Erika, hingga 31 Mei kemarin, oenyaluran Pertalite sudah mencapai 11,69 juta kilo liter (KL). Jumlah itu setara dengan 50,74 persen dan melebihi dari jatah yang semestinya selama lima bulan pertama.</p>
<p>“Penyaluran itu melonjak setelah BBM jenis Pertamax harganya naik. Sementara di masyarakat terjadi banyak kekurangan Pertalite di SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum). Ini terjadi, disinyalir karena banyak pemilik mobil yang semestinya bukan sasaran penyaluran Pertalite beralih ke BBM jenis itu. Bahkan, ada juga mobil mewah. Karena itu akan kita larang mobil mewah ini,” papar Erika.</p>
<p>Salah satu instrumen untuk mengendalikan pembelian dengan tujuan agar tetap sasaran, digunakan aplikasi MyPertamina. Dengan aplikasi itu nantinya akan diketahui orang yang membeli Pertalite dengan jumlah yang berlebih, atau mereka yang bukan berhak.</p>
<figure id="attachment_6295" aria-describedby="caption-attachment-6295" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-6295" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/04/Petugas-SPBU-Pertamina-dok.Istimewa-e1650695834571.jpg" alt="" width="700" height="492" /><figcaption id="caption-attachment-6295" class="wp-caption-text">Ilustrasi, Petugas SPBU Pertamina akan mengisikan BBM jenis Pertamax ke mobil pelanggan &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>“Sebab, dengan aplikasi itu akan diketahui jenis mobil dan kategori kelasnya. Sebab, nantinya akan kami tetapkan mobil yang masuk kategori mewah itu. Saat ini akan dibahas dengan melibatkan sejumlah perguruan tinggi. Mudah-mudahan pada Agustus atau September sudah bisa dilaksanakan,” imbuh Erika. (Jap/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mobil Mewah Bakal Dilarang Beli Pertalite, Ini Kriterianya</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/mobil-mewah-bakal-dilarang-beli-pertalite-ini-kriterianya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Jun 2022 15:21:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mobility]]></category>
		<category><![CDATA[BBM]]></category>
		<category><![CDATA[BBM bersubsidi]]></category>
		<category><![CDATA[BBM Pertalite]]></category>
		<category><![CDATA[BBM Pertamax]]></category>
		<category><![CDATA[BPH Migas]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[mobil mewah konsumsi Perlaite]]></category>
		<category><![CDATA[penggunaan BBM Pertalite]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=6939</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Badan Pengatur Hilir Minyak dan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) akan melarang pengguna mobil kategori mewah untuk membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite atau RON 90. Hal itu didasari tujuan agar subsidi yang diberikan pemerintah benar-benat tepat sasaran dalam penyalurannya.</p>
<p>Aturan tersebut akan didasari Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 191 Tahun 2014 (tentang tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran) yang telah direvisi.</p>
<p>“Saat ini proses revisi masih dalam proses finalisasi. Dan kami harapkan Agustus atau September nanti peraturan ini sudah berjalan atau sudah bisa dilaksanakan,” tutur Anggota Komite BPH Migas, Saleh Abdurrahman, saat dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (7/6/2022).</p>
<p>Menurut Saleh, dalam beberapa bulan terakhir terjadi peningkatan permintaan BBM jenis Pertalite setelah harga BBM jenis Pertamax atau RON 92 mengalami kenaikkan. Setelah dilakukan pengkajian, ternyata banyak mobil-mobil yang sebelumnya menggunakan BBM RON 92 itu beralih ke Pertalite.</p>
<figure id="attachment_6941" aria-describedby="caption-attachment-6941" style="width: 708px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-6941" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/06/Ilustrasi-SPBU-Pertamina-dok.Pertamina-e1654615204940.jpg" alt="" width="708" height="500" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/06/Ilustrasi-SPBU-Pertamina-dok.Pertamina-e1654615204940.jpg 708w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/06/Ilustrasi-SPBU-Pertamina-dok.Pertamina-e1654615204940-300x212.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/06/Ilustrasi-SPBU-Pertamina-dok.Pertamina-e1654615204940-150x106.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/06/Ilustrasi-SPBU-Pertamina-dok.Pertamina-e1654615204940-696x492.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/06/Ilustrasi-SPBU-Pertamina-dok.Pertamina-e1654615204940-595x420.jpg 595w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/06/Ilustrasi-SPBU-Pertamina-dok.Pertamina-e1654615204940-100x70.jpg 100w" sizes="(max-width: 708px) 100vw, 708px" /><figcaption id="caption-attachment-6941" class="wp-caption-text">Ilustrasi, SPBU Pertamina &#8211; dok.Pertamina</figcaption></figure>
<p>“Padahal, semestinya merek bukan konsumen BBM RON 90 itu. Sehingga anggaran subsidi pun membengkak. Tentu ini akan membebani anggaran, yang ironisnya anggaran itu tidak dinikmati oleh kelompok masyarakat yang semestinya dituju,” ujar Saleh.</p>
<p>Sedangkan kriteria mobil mewah yang dimaksud aturan itu, nantinya merujuk pada besaran kubikasi (cc) mesin mobil yang bersangkutan.</p>
<p>“Tetapi ini masih dalam pembahasan ya. Karena ada usulan juga selain kapasitas mesinatau kubikasi mesin juga harga mobil. Karena kan ada mobil yang CC-nya tergolong kecil, namun dilengkapi teknologi canggih sehingga harganya juga mahal. Nah, ini nanti akan dibahas,” sebut Saleh.</p>
<figure id="attachment_696" aria-describedby="caption-attachment-696" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-696" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Mengisi-BBM-mobil-dok.Istimewa-e1620542503363.jpg" alt="" width="700" height="500" /><figcaption id="caption-attachment-696" class="wp-caption-text">Mengisi BBM mobil &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Selain itu, mobil yang diharamkan membeli Pertalite adalah mobil dinas TNI dan Polri, serta kendaraan milik BUMN. Nantinya, BPH Migas akan bekerja sama dengan kepolisian untuk melakukan pengawasan penerapan aturan ini.</p>
<p>“Termasuk, dalam pembahasan finalisasi revisi Perpres Nomor 14 Tahun 2014 itu adalah sanksi yang akan diterapkan bagi pelanggarnya,” tandas Saleh. (Jap/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
