<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Build Your Dreams &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/build-your-dreams/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Wed, 17 Jun 2026 13:50:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>Build Your Dreams &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Denza Masih Merana di Indonesia, Penjualan Ritelnya Selama Januari – Mei 2026 Anjlok 57,4 Persen</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/denza-masih-merana-di-indonesia-penjualan-ritelnya-selama-januari-mei-2026-anjlok-574-persen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Jun 2026 09:00:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Build Your Dreams]]></category>
		<category><![CDATA[BYD]]></category>
		<category><![CDATA[Denza]]></category>
		<category><![CDATA[Denza Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Mobil Denza]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[MPV listrik]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Denza 2026]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=28294</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Fakta data berbicara, sebelumnya di...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Fakta data berbicara, sebelumnya di periode Januari hingga April 2026, total penjualan ritel mobil listrik merek mewah milik Build Your Dreams (BYD) itu sudah ambles 59,1 persen dibanding periode sama di tahun 2025.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (17/6/2026) menunjukkan di periode empat bulan pertama atau di rentang waktu Januari – April 2026, total penjualan eceran mobil Denza dari dealer ke konsumen (penjualan ritel) hanya sebanyak 1.294 unit. Jumlah tersebut anjlok hingga 59,1 persen dibanding periode sama di tahun 2025.’</p>
<p>Pada saat yang sama, total penjualan grosir dari pabrik ke dealer (<em>wholesales</em>) mobil Denza, ternyata juga telah anjlok. Besaran anjloknya penjualan grosir itu mencapai 35,6 persen dibanding periode sama di tahun lalu, totalnya 2.149 unit.</p>
<p>Sementara, sebulan kemudian atau di periode Januari – Mei 2026, kinerja penjualan grosir atau<em> wholesales</em> Denza di Indonesia masih merana. Totalnya 2.359 anjlok 40,5 persen dibanding total <em>wholesales</em>-nya pada kurun waktu yang sama di tahun 2025.</p>
<figure id="attachment_22633" aria-describedby="caption-attachment-22633" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/02/Denza-salah-satu-merek-mobil-yang-baru-masuk-Indonesia-dan-akan-ikut-pameran-IIMS-2025-dok.Mobilitas-e1738741025965.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-22633" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/02/Denza-salah-satu-merek-mobil-yang-baru-masuk-Indonesia-dan-akan-ikut-pameran-IIMS-2025-dok.Mobilitas-e1738741025965.jpg" alt="" width="700" height="502" /></a><figcaption id="caption-attachment-22633" class="wp-caption-text">Mobil listrik Denza D9 &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Sedangkan total penjualan ritel Denza di lima bulan pertama 2026 tersebut hanya 1.703 unit. Total penjualan eceran ke konsumen langsung itu anjlok 57,4 persen dibanding periode Januari – Mei 2025.</p>
<p>Padahal, pasar mobil di Indonesia di rentang waktu Januari – Mei 2026 itu tengah mekar. Total <em>wholesales</em> seluruh mobil (gabungan seluruh model dari semua merek yang ada) mencapai 359.015 unit. Jumlah ini meningkat 12,8 persen dibanding periode sama pada tahun 2025 lalu yang sebanyak 316.981 unit.</p>
<p>Adapun total penjualan ritelnya mencapai sebanyak 359.490 unit. Jumlah tersebut naik 8,8 persen dibanding penjualan selama periode sama di 2025 yang sebanyak 330.486 unit. (Swe/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BYD Luncurkan SUV Denza N8L PHEV 23 Juni, Punya Sederet Keunggulan Ini</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/byd-luncurkan-suv-denza-n8l-phev-23-juni-punya-sederet-keunggulan-ini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Jun 2026 05:00:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Model Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Build Your Dreams]]></category>
		<category><![CDATA[BYD]]></category>
		<category><![CDATA[Denza N8L PHEV]]></category>
		<category><![CDATA[Mobil Denza]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[mobil PHEV]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=28267</guid>

					<description><![CDATA[Shenzhen, Mobilitas &#8211; Setelah pada Maret lalu memperkenalkannya...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Shenzhen, Mobilitas</strong> &#8211; Setelah pada Maret lalu memperkenalkannya ke publik, kini Build Your Dreams (BYD) dikabarkan akan meluncurkan SUV Plug-in Hybrid Electric Hybrid (PHEV) merek mewahnya, Denza &#8211; yakni Denza N8L  PHEV &#8211; tanggal 23 Juni 2026 nanti.</p>
<p>Laporan IT Home yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Senin (15/6/2026) menyebut SUV PHEV enam kursi ini berdimensi ukuran panjang 5.258 milimeter (mm). Kemudian lebarnya 2.030 mm, tinggi 1.830 mm, serta berjarak sumbu roda 3.125 mm.</p>
<p>&#8220;Dia dibangun dengan dasa platform e3 milik BYD dan berbaterai blade generasi kedua, sehingga menjadikan mobil ini mampu menempuh jarak hingga 430 kilometer. Baterai ini mengusung teknologi pengisian daya dengan cepat. Untuk pengisian hingga 80 persen cukup 5 menit. Sementara jika sampai penuh cukup 9 menit,&#8221; tulis media itu.</p>
<p>Menariknya, mobil ini dilengkapi fitur kokpit cerdas berbasis teknologi AI generasi terbaru. Dengan teknologi itu, dia mengusung sistem penggerak Eye of the Gods 5.0.</p>
<p>Sistem tersebut memungkinkan mobil ini memiliki sistem kemudi ekstrem untuk putar balik. Bahkan mampu bermanuver seperti langkah kepiting, serta sistem stabilisasi ketika mobil melibas permukaan basah, plus fitur keselamatan parkir cerdas.</p>
<p>Sementara itu sistem dapur pacunya super hybrid 2.0T, yakni mesin bensin 1,995 liter dan tiga motor listrik. Sehingga total semburan tenaganya 925 hp.</p>
<figure id="attachment_28269" aria-describedby="caption-attachment-28269" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2026/06/Tampilan-kokpit-Denza-N8L-dok.CarNewsChina-e1781514725982.jpg"><img decoding="async" class="size-full wp-image-28269" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2026/06/Tampilan-kokpit-Denza-N8L-dok.CarNewsChina-e1781514725982.jpg" alt="" width="700" height="503" /></a><figcaption id="caption-attachment-28269" class="wp-caption-text">Tampilan kokpit Denza N8L &#8211; dok.CarNewsChina</figcaption></figure>
<p>Semburan tenaga itu memungkinkan Denza N8L mampu berakselerasi dari 0-100 km/jam hanya dalam tempo kurang dari 3 detik. Fitur keren lainnya adalah sistem kontrol bodi udara cerdas YunNian-A dengan sokongan suspensi udara, peredam kejut variabel kontinyu.</p>
<p>&#8220;Menariknya lagi, mobil juga mampu memprediksi permukaan jalan dan melakukan penyesuaian terhadap ketinggian secara cerdas,&#8221; tulis Sino Auto.</p>
<p>Sedangkan di bagian kabinnya terdapat layar kontrol sentral 17,3 inci, layar hiburan untuk penumpang 13,2 inci, dan panel instrumen 13,2 inci. SUV Denza teranyar ini ilengkapi dengan HUD 50 inci yang besar.</p>
<p>Bagian per bagian di interior ini menggunakan material premium, termasuk trim kayu asli, tombol logam, dan atap suede. Lebih kerennya, jahitannya menggunakan pola berlian yang eksklusif.</p>
<p>Dengan serangkaian keunggulan tersebut, di periode <em>pre-sales</em> sekarang, mobil PHEV itu dibanderol 350.000 &#8211; 400.000 yuan. Harga itunsetara dengan Rp 921 juta &#8211; Rp 1 miliar. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BYD Makin Menjadi-jadi di Eropa, Kini Berencana Bikin Pabrik Kedua</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/byd-makin-menjadi-jadi-di-eropa-kini-berencana-bikin-pabrik-kedua/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Jun 2026 05:00:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[BEV]]></category>
		<category><![CDATA[Build Your Dreams]]></category>
		<category><![CDATA[BYD]]></category>
		<category><![CDATA[BYD ERopa]]></category>
		<category><![CDATA[BYD Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[EV]]></category>
		<category><![CDATA[mobil BYD]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[Pabrik BYD Eropa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=28255</guid>

					<description><![CDATA[Berlin, Mobilitas – Meski sejumlah srumber menyebut pabrikan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Berlin, Mobilitas</strong> – Meski sejumlah srumber menyebut pabrikan Build Your Dreams (BYD) itu kemungkinan besar bukan dibangun dari nol, melainkan disewa atau diakuisisi dari pabrikan yang telah ada di sana. Salah satu pabrikan yang menawarkan pabriknya adalah Stellantis Group, dan pabrik itu kemungkinan besar di Spanyol.</p>
<p>Laporan Reuters dan The Maaal al-Arabiya yang dikutip<em> Mobilitas</em> di Jakarta, Sabtu (13/6/2026) menyebut rencana itu diungkap oleh Wakil Presiden Eksekutif BYD, Stella Li, dalam sebuah acara di Berlin, Jerman di sela peluncuran BYD Dolphin G.</p>
<p>Menurut Stella, menambah pabrik di Eropa merupakan bagian dari strategi BYD untuk memperkuat kehadirannya di pasar Eropa. Langkah ini bersamaan dengan rencana pabrikan asal Shenzhen, Guangdong, Republik Rakyat Cina itu untuk memulai produksi di pabrik pertamanya di Eropa yaitu di Hongaria pada kuartal terakhir tahun 2026 ini.</p>
<p>“Kehadiran pabrik baru akan memberikan kecepatan pengiriman pesanan pelanggan sekaligus memberikan daya saing yang lebih kuat. Ini sekaligus memberikan jawaban atas antusiasme pelanggan, ” ungkap Stella.</p>
<figure id="attachment_22796" aria-describedby="caption-attachment-22796" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/02/Logo-BYD-dok.Mobilitas-e1739497972491.jpg"><img decoding="async" class="size-full wp-image-22796" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/02/Logo-BYD-dok.Mobilitas-e1739497972491.jpg" alt="" width="700" height="500" /></a><figcaption id="caption-attachment-22796" class="wp-caption-text">Logo BYD &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Faktanya, seperti disebut dalam laporan The Financial yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Sabtu (13/6/2026) sepanjang tahun 2025 kemarin di wilayah Eropa berhasil menjual mobilnya sebanyak187. 897 unit. Jumlah itu meroket hingga 270 persen.<br />
Sementara di thun 2026 ini, selama kurun waktu Januari – Mei, BYD telah mengantongi angka penjualan sebanyak 100.000 unit lebih.</p>
<p>&#8220;Memproduksi kendaraan listrik di Eropa akan membantu BYD menghindari tarif tambahan yang dikenakan Uni Eropa (UE) untuk kendaraan listrik yang diimpor dari Cina. Sehingga produk BYD yng dikenal memiliki keungggulan teknologi, fitur, desain tetapi berharga terjangkau itu akan tetap terjangkau daya saingnya, &#8221; ujar Analis Industri di London Stock Exchange, Oliver E. Johnson.</p>
<p>Menurut Johnson, selama bertahun-tahun, industri otomotif Eropa telah menghadapi kelebihan kapasitas produksi, khususnya di Eropa Barat, selain kejenuhan pasar mobil konvensional juga karena biaya tenaga kerja dan energi tinggi. Sehingga, banyak pabrikan yang menutup pabrik, dan ini menjadi keuntungan bagi BYD untuk mendapatkan pabrik untuk diakuisi. (Jrr/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tantangan Berat Menghadang, Penjualan BYD di Jerman Januari – Mei 2026 Masih Mengembang</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/tantangan-berat-menghadang-penjualan-byd-di-jerman-januari-mei-2026-masih-mengembang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Jun 2026 05:00:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Build Your Dreams]]></category>
		<category><![CDATA[BYD]]></category>
		<category><![CDATA[BYD di Jerman]]></category>
		<category><![CDATA[BYD Jerman 2026]]></category>
		<category><![CDATA[mobil BYD]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=28223</guid>

					<description><![CDATA[Berlin, Mobilitas – Build Your Dreams (BYD) secara...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Berlin, Mobilitas</strong> – Build Your Dreams (BYD) secara resmi masuk ke pasar mobil penumpang Jerman pada Oktober 2022 setelah mengumumkan kehadirannya pada Agustus 2022 melalui kemitraan distribusi dengan Hedin Mobility Group.</p>
<p>Namun sebelum itu, pabrikan besutan Wang Chuanfu ini telah menjual kendaraan komersial bus listriknya di Negeri Panzer itu pada tahun 2020. Kala itu BYD mengirimkan bus listrik murni untuk operator transportasi umum di Rhine Utara-Westphalia.</p>
<p>Setelah itu, perlahan tapi pasti, BYD terus menembus berbagai kota di Jerman dan memperluas penetrasi pasar kendaran listrik di negeri itu. Meski, tantangan yang dihadapi pabrikan asal Shenzhen, Republik Rakyat Cina itu tak ringan.</p>
<p>Seperti disebut The Financial, pasar otomotif Jerman sangat didominasi oleh pabrikan lokal seperti Volkswagen, Mercedes-Benz, dan BMW. Di sisi lain segmen kendaraaan elektrifikasi pertumbuhannya tak mulus.</p>
<figure id="attachment_27700" aria-describedby="caption-attachment-27700" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2026/04/Logo-BYD-dok.Car_-e1777388767834.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-27700" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2026/04/Logo-BYD-dok.Car_-e1777388767834.jpg" alt="" width="700" height="500" /></a><figcaption id="caption-attachment-27700" class="wp-caption-text">Logo BYD &#8211; dok.Car</figcaption></figure>
<p>&#8220;Insentif dari pemerintah yang kompleks ditambah ketergantungan pada mobil berbahan bakar bensin yang masih kuat menyebabkan penjualan mobil listrik tidak serta merta meluas. Transisi penuh ke kendaraan listrik menjadi lambat,&#8221; tulis media itu.</p>
<p>BYD masih membukukan tren penjualan yang positif. Data Otoritas Transportasi Federal (KBA) Jerman yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Kamis (11/6/2026) menunjukkan, selama tahun 2024, BYD membukukan penjualan ritel sebanyak 2.891 unit. Kemudian di tahun 2025, penjualan eceran ke konsumen mobil merek ini meroket 708 persen menjadi 23.306 unit.</p>
<p>Sementara, di tahun 2026 ini, pada periode Januari – Mei, BYD mecetak angka penjualan ritel di Jerman sebanyak 6.497 unit. Jumlah tersebut melonjak 32,2 persen dibanding periode sama di tahun 2025.</p>
<p>Sedangkan total penjualan ritel mobil (berbagai jenis model dari seluruh merek) di lima bulan pertama 2026 itu sebanyak 401.549 unit. Jumlah tersebut naik 3,9 persen dibanding periode sama di tahun 2025. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ekspor Mobil BYD Melesat, Januari – Mei 2026 Meningkat Nyaris Dua Kali Lipat</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/ekspor-mobil-byd-melesat-januari-mei-2026-meningkat-nyaris-dua-kali-lipat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Jun 2026 04:00:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Build Your Dreams]]></category>
		<category><![CDATA[BYD]]></category>
		<category><![CDATA[BYD Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor BYD 2026]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=28142</guid>

					<description><![CDATA[Shanghai, Mobilitas – Fakta memperlihatkan lonjakan ekspor hingga...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Shanghai, Mobilitas</strong> – Fakta memperlihatkan lonjakan ekspor hingga 80 persen lebih mobil elektrifikasi atau NEV – yang terdiri dari mobil listrik baterai, hingga plug-in hybrid – terj di pad bulan Mei.</p>
<p>Laporan laman Gasgoo dan data Asosiasi Mobil Penumpang Cina (CPCA) yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Jumat (5/6/2026) menyebut, di kurun waktu Januari – Mei 2026, Build Your Dreams (BYD) berhasil mengekspor NEV-nya sebanyak 614.470 unit. Jumlah ini meroket hampir dua kali lipat dibanding periode sama di tahun 2025 yang sebanyak 374.217 unit.</p>
<p>Fakta data juga berbicara, di rentang waktu lima bulan pertama 2026 tersebut, lonjakan ekspor NEV BYD melonjak fantastis terjadi di bulan Mei. Totalnya mencapai 160.177 unit, melonjak 80,7 persen dibanding periode Mei di tahun sebelumnya.</p>
<p>“Pencapaian ekspor tersebut merupakan rekor ekspor baru bagi perusahaan. Hal ini menjadi bukti transformasi pesat BYD dari produsen domestik menjadi kekuatan otomotif global,” ungkap Analis Industri di Bursa Saham Hong Kong, Matthew Hui, yang di kutip The Financial.</p>
<figure id="attachment_24443" aria-describedby="caption-attachment-24443" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/05/BYD-Atto3-terbaru-varian-warna-ski-white-dok.BYD-Motor-Indonesia-e1748270309647.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-24443" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/05/BYD-Atto3-terbaru-varian-warna-ski-white-dok.BYD-Motor-Indonesia-e1748270309647.jpg" alt="" width="700" height="505" /></a><figcaption id="caption-attachment-24443" class="wp-caption-text">BYD Atto 3 Advanced STD &#8211; dok.BYD</figcaption></figure>
<p>Menurut dia, total ekspor BYD di Januari – Mei 2025 telah meroket 112 persen dibanding jumlah ekspor yang dibukukannya selama periode sama di tahun 2024 yang masih sebanyak 176.409 unit. Sementara, total ekspor di lima bulan pertama 2024 itu juga sudah melejit hingga176.71 persen dibanding periode sama di tahun 2023 yang sebanyak 81.598 unit.</p>
<p>“Ekspor BYD di di Januari – Mei 2023 itu menandai fase pertumbuhan kritis bagi ekspansi internasional produsen mobil itu. Meski akhirnya mencapai total 242.765 unit di sepanjang tahun 2023,” jelas Hui.</p>
<p>Hui menyebut tren perjalanan kineja ekspor BYD itu juga diikuti wilayah pasar tujuan ekspor, yang tidak hanya di Asia-Pasifik saja, tetapi juga di Eropa, Timur Tengah, dan bahkan ke Afrika. Penerimaan konsumen di wilayah tujuan ekspor selain karena keungggulan teknologi, fitur, desain, juga aspek keberlanjutan bisnis atau dalam hal ini layanan purna jual y ang membuat konsumen nyaman. (Anp/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kejar Toyota, Penjualan Mobil BYD Januari – Mei 2026 Terlaris Kedua di Australia</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/kejar-toyota-penjualan-mobil-byd-januari-mei-2026-terlaris-kedua-di-australia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Jun 2026 05:00:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Build Your Dreams]]></category>
		<category><![CDATA[BYD]]></category>
		<category><![CDATA[BYD Australia]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Australia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=28138</guid>

					<description><![CDATA[Sidney, Mobilitas – Produsen mobil asal Shenzhen, Republik...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sidney, Mobilitas</strong> – Produsen mobil asal Shenzhen, Republik Rakyat Cina – Build Your Dreams alias BYD &#8211; resmi masuk ke pasar Australia pada tahun 2022 dengan meluncurkan model BYD Atto 3, yang kemudian diikuti BYD Dolphin dan BYD Seal.</p>
<p>Penjualan merek ini terus merangkat naik dan bahkan melesat. Terbukti, di tahun 2025, sepanjang tahun 2025 BYD membukukan penjualan sebanyak 52.415 unit. Penjualan tersebut sekaligus menempatkan merek besutan Wang Chuanfu itu di posisi kedelapan dalam daftar merek mobil terlaris.</p>
<p>Kini di tahun 2026, khususnya di periode Januari – Mei, pencapaian BYD lebih dahsyat lagi. Dia menjadi merek mobil terlaris kedua di Negeri Kanguru itu, persis di belakang Toyota.</p>
<p>Data Kamar Dagang Industri Otomotif Federal (FCAI) Australia yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Kamis (4/6/2026) menunjukkan selama lima bulan pertama 2026 tersebut, BYD menjual mobilnya sebanyak 33.454 unit. Jumlah ini meroket 120,1 persen dibanding periode sama di tahun 2025.</p>
<figure id="attachment_14602" aria-describedby="caption-attachment-14602" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/09/Ilustrasi-Toyota-dok.Istimewa-via-NoCamels-e1695878872349.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-14602" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/09/Ilustrasi-Toyota-dok.Istimewa-via-NoCamels-e1695878872349.jpg" alt="" width="700" height="501" /></a><figcaption id="caption-attachment-14602" class="wp-caption-text">Ilustrasi, Toyota &#8211; dok.Istimewa via NoCamels</figcaption></figure>
<p>Sementara, Toyota di saat yang sama, menjuala mobilnya sebanyak 76.017 unit di negeri itu. Total penjualan mobil asal Jepang itu anjlok 24,6 persen dibanding periode Januari – Mei 2025.</p>
<p>Sekadar informasi, seluruh atau 100 persen mobil yang dijual di Australia berasal dari impor. Mereka buatan pabrikan Eropa, Amerika, dan Asia khususnya dari Jepang, Korea, dan Cina.</p>
<p>Negeri berpenduduk 29 juta jiwa itu tercatat juga sebagai negara dengan peraturan yang ketat dalam produk otomotif. Dan di periode Januari – Mei 2026, jumlah mobil yang terjual di Australia sebanyak 491.523 unit, menciut 1 persen dibanding periode sama di tahun 2025. (Anp/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Di Cina Januari &#8211; April 2026 Penjualan Mobil BYD Anjlok, di Indonesia Denza Jeblok</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/di-cina-januari-april-2026-penjualan-mobil-byd-anjlok-di-indonesia-denza-jeblok/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 May 2026 02:00:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Build Your Dreams]]></category>
		<category><![CDATA[BYD]]></category>
		<category><![CDATA[BYD Cina]]></category>
		<category><![CDATA[BYD Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Denza]]></category>
		<category><![CDATA[Denza Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=28036</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Bahkan di bulan April saja,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Bahkan di bulan April saja, penjualan mobil penumpang Build Your Dreams (BYD) itu anjlok untuk kedelapan kalinya selama delapan bulan berturut-turut.</p>
<p>Data Asosisi Mobil Penumpng Cina (CPCA) yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (26/5/2026), menunjukkan di bulan April 2026 itu, jumlah mobil penumpng BYD yang terlego di negerinya sendiri – Republik Rakyat Cina – sebanyak 314.100 unit. Jumlah tersebut anjlok 15,7 persen dibandng total penjualannya di bulan yang sama pada tahun 2025.</p>
<p>Sementara itu, total penjualannya di periode Januari – April 2026, sebanyak 1.003.039 unit. Jumlah penjualan secara kumulatif selama empat bulan pertama 2026 tersebut anjlok hingga 26,4 persen dibanding periode yang sama di tahun 2025 lalu.</p>
<p>Kini, pabrikan mobil asal Shenzhen, Cina, ini terus agresif memperluas pasarnya di luar negeri untuk menggenjot penjualan sebagai ganti di pasar Cina yang merosot. Termasuk di Indonesia.</p>
<figure id="attachment_22439" aria-describedby="caption-attachment-22439" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/01/Denza-D9-dibanderol-Rp-950-juta-dok.Istimewa-e1737555380485.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-22439" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/01/Denza-D9-dibanderol-Rp-950-juta-dok.Istimewa-e1737555380485.jpg" alt="" width="700" height="514" /></a><figcaption id="caption-attachment-22439" class="wp-caption-text">Denza D9 &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Pabrikan besutan besutan Wang Chuanfu itu, mematok target penjualan di luar Cina sepanjang tahun 2026 ini sebanyak 1,5 juta unit. Jumlh itu termasuk kendaraan komersial truk dan bus.</p>
<p>Namun, itu tidak termasuk merek mewahnya, Denza. Sedangkan di Indonesia, mobil merek Denza penjualannya selama periode Januari – April 2026 anjlok.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip Mobilits di Jakarta, Selasa (26/5/2026) memperlihatkan di periode empat bulan pertama 2026, penjualan grosir Denza dari pabrik ke dealer (wholesales) sebanyak 2.149 unit. Jumlah tersebut anjlok 35,6 persen dibanding empat bulan pertama 2025.</p>
<p>Sementara penjualan ecerannya dari dealer ke konsumen alias penjualan ritel mobil ini – di saat yang sama hanya 1.294 unit. Jumlah itu anjlok 59,1 persen dibanding periode sama di 2025. (Jrr/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hingga Januari – April 2026, Penjualan Ritel Denza di Indonesia Masih Anjlok 59,1 Persen</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/hingga-januari-april-2026-penjualan-ritel-denza-di-indonesia-masih-anjlok-591-persen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 May 2026 02:00:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Build Your Dreams]]></category>
		<category><![CDATA[BYD]]></category>
		<category><![CDATA[BYD Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Denza]]></category>
		<category><![CDATA[Denza D9]]></category>
		<category><![CDATA[MPV listrik Denza]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Denza 2026]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=27927</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Merek mobil mewah milik Build...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Merek mobil mewah milik Build Your Dreams (BYD) itu sepanjang periode Januari hingga April 2026 membukukan anjloknya penjualan, baik secara grosir dari pabrik ke dealer (wholesales) maupun secara eceran dari dealer ke konsumen alias penjualan ritel.</p>
<p>Namun, dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip<em> Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (19/5/2026) memperlihatkan besaran anjloknya penjualn MPV listrik Denza di empat bulan pertama 2026 tersebut sudah sedikit menyusut l dibanding periode Januari – Maret 2026. Kemersotan penjualan – baik <em>wholesales</em> maupun ritel – di dua periode itu dibanding periode sama di tahun 2025.</p>
<p>Fakta data Gaikindo berbicara, selama kurun waktu Januari hingga Maret alias kuartal pertama 2026, total <em>wholesales</em> Denza sebanyak 1.117 unit. Jumlah itu anjlok 55,7 persen dibanding periode yang sama pada 2025.</p>
<p>Di saat yang sama penjualan ritelnya sebanyak 867 unit. Total penjualan eceran ke konsumen itu anjlok hingga 62,6 persen dibanding total penjualan eceran yang dicetaknya selama kurun waktu yang sama di tahun 2025.</p>
<figure id="attachment_22440" aria-describedby="caption-attachment-22440" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/01/Denza-D9-diluncurkan-di-Indonesia-dok.Mobilitas-e1737555502579.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-22440" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/01/Denza-D9-diluncurkan-di-Indonesia-dok.Mobilitas-e1737555502579.jpg" alt="" width="700" height="501" /></a><figcaption id="caption-attachment-22440" class="wp-caption-text">Denza D9. MPV listrik premium yang merupakan bagian dari BYD &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Sedangkan di periode Januari hingga April 2026 atau sebulan setelahnya, ternyata penjualan Denzaa di Indonesia masih ambruk. Terbukti, total <em>wholesales</em>-nya 2.149 unit, anjlok 35,6 persen dibanding periode sama di tahun 2025.</p>
<p>Sementara, total penjualan ecerannya ke konsumen alias penjualan ritelnya di kurun waktu emapat bulan pertama 2026 itu sebanyak 1.294 unit, anjlok 59,1 persen dibanding empat bulan di tahun lalu.</p>
<p>Selama bulan April saja, total penjualan ritel yang dibukukan Denza Indonesia hanya sebanyak 427 unit. Jumlah tersebut anjlok 49,6 persen dibanding total penjualan ritelnya pada bulan yang sama di 2025. (Anp/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>10 Merek Mobil Terlaris di RI Januari – April 2026: BYD Kelima Kudeta Honda, Wuling Tergusur</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/10-merek-mobil-terlaris-di-ri-januari-april-2026-byd-kelima-kudeta-honda-wuling-tergusur/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 May 2026 05:00:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[10 Merek Mobil Terlaris 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Build Your Dreams]]></category>
		<category><![CDATA[BYD]]></category>
		<category><![CDATA[HPM]]></category>
		<category><![CDATA[PT Honda Prospect Motor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=27916</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Fakta data berbicara, selama periode...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Fakta data berbicara, selama periode catur wulan pertama atau dari Januari hingga April 2026 tersebut, Honda yang diageni oleh PT Honda Prospect Motor (HPM) tak lagi masuk dalam lima besar merek berpenjualan eceran dari dealer ke konsumen (penjualan ritel) terbanyak.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Senin (18/5/2026) menunjukkan di periode Januari hingga April 2026 itu Honda berada di urutan ke-6 di daftar 10 merek mobil dengan penjualan ritel terbanyak di RI Januari – April 2026. Total penjualan ritelnya di kurun waktu empat bulan pertama 2026 itu 16.516 unit, anjlok 43,5 persen dibanding total penjualan ritelnya selama periode sama di tahun 2025.</p>
<p>Posisinya di urutan kelima ditempati alias dikudeta oleh Build Your Dreams (BYD) yang di periode itu menjual mobilnya ke konsumen sebanyak 16.539 unit. Total penjualan ritel merek asal Shenzhen, Negeri Panda, itu meroket 86 persen dibanding kurun waktu yang sama  pada 2025.</p>
<p>Sementara itu, nasib tragis dialami kolega BYD yakni Wuling. Mobil yang dipasarkan Wuling Motors Indonesia itu di empat bulan pertama itu hanya meraup angka penjualan ritel sebanyak 5.221 unit, anjlok 22,3 dan bertengger di urutan ke-12 (padahl sebelum-sebelumnya merek ini selalu masuk ke daftar 10 besar.</p>
<figure id="attachment_24035" aria-describedby="caption-attachment-24035" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/04/Wuling-Cloud-di-IIMS-2025-dok.Mobilitas-e1745656515596.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-24035" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/04/Wuling-Cloud-di-IIMS-2025-dok.Mobilitas-e1745656515596.jpg" alt="" width="700" height="501" /></a><figcaption id="caption-attachment-24035" class="wp-caption-text">Wuling Cloud di IIMS 2025 &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Berikut data selengkapnya 10 merek mobil dengan penjualan ritel terbanyak alias terlaris di RI Januari – April 2026, berikut penjualannya dibanding periode sama di tahun 2025:</p>
<p>Toyota: 87.424 unit (naik 0,6 persen)<br />
Daihatsu: 46.953 unit (naik 0,5 persen)<br />
Suzuki: 24.991 unit (melonjak 33,8 persen)<br />
Mitsubishi: 23.601 unit (melonjak 9,4 persen)<br />
BYD: 16.539 unit (meroket 86 persen)<br />
Honda: 16.516 unit (anjlok 43,5 persen)<br />
Mitsubishi Fuso: 11.456 unit (melejit 52,8 persen)<br />
Jaecoo: 10.936 unit (pendatang baru)<br />
Isuzu: 8.077 unit (menanjak 14,3 persen)<br />
Hino: 6.606 unit (menurun 12,4 persen)<br />
<em>Sumber: Gaikindo, 2026</em>. (Swe/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BYD Membara di Korea, Januari – April 2026 Penjualannya Meroket 983,4 Persen</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/byd-membara-di-korea-januari-april-2026-penjualannya-meroket-9834-persen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 May 2026 04:00:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Build Your Dreams]]></category>
		<category><![CDATA[BYD]]></category>
		<category><![CDATA[BYD di korea]]></category>
		<category><![CDATA[BYD Indonesai]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik BYD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=27835</guid>

					<description><![CDATA[Seoul, Mobilitas – Build Your Dreams (BYD) mulai...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Seoul, Mobilitas</strong> – Build Your Dreams (BYD) mulai masuk ke pasar Korea Selatan dengan menggelar konferensi pers di Incheon pada 17-18 Januari 2025 untuk mengumumkan kehadiran mobil penumpang, namun mulai menjual mobilnya pada Februari tahun itu. Padahal menembus pasar Korea yang memiliki industri otomotif yng kuat dan masyarakat dengan literasi teknologi yang besar plus kritis tidaklah mudah.</p>
<p>Namun, ternyata, sejak saat itu penjualan mobil BYD di Negeri Ginseng itu terus melaju. Data Asosiasi Importir dan Distributor Mobil Korea (KAIDA) dan Asosiasi Dealer Mobil Korea (KADA) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (12/5/2026) menunjukkan sejak Februari – Desember 2025, BYD membukukan penjualan sebanyak 6.064 unit mobilnya.</p>
<p>Sementara, di tahun 2026 ini, sepanjang Januari – Maret alias kuartal pertama 2026, pabrikan mobil asal Shenzhen, Republik Rakyat Cina, itu mencetak total penjualan sebanyak 3.968 unit. Sehingga, total penjualan mobil BYD di negeri yang memiliki industri mobil dengan merek yang kuat – antara lain Hyundai, Kia, dan Ssangyong – itu secara kumulatif dari Februari 2025 – Maret 2026 mencapai 10.032 unit.</p>
<figure id="attachment_24003" aria-describedby="caption-attachment-24003" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/04/Bendera-negara-Korea-dok.Istimewa-via-Apa-AZ-e1745470008416.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-24003" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/04/Bendera-negara-Korea-dok.Istimewa-via-Apa-AZ-e1745470008416.jpg" alt="" width="700" height="515" /></a><figcaption id="caption-attachment-24003" class="wp-caption-text">Ilustrasi, bendera negara Korea &#8211; dok.Istimewa via Apa AZ</figcaption></figure>
<p>Sementara, di bulan April 2026, BYD mencetak jumlah penjualn sebanyak 2.023 unit. Jumlah mobil BYD yang terjual di bulan keempat ini meroket hingga 272,6 persen dibanding total penjualannya di bulan April 2025.</p>
<p>Dengan total penjualan di bulan April itu, maka total penjualan pabrikan besutan Wang Chuanfu di Korea selama Januari – April 2026, mencapai 5.991 unit. Total penjuala selama empat bulan pertama 2026 itu meroket 983,4 persen dibanding total penjualannya selama periode sama di 2025. (Jrr/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
